Peristiwa
Kronologi Suami di Malang Tega Aniaya Istri dan Anaknya

KABARMALANG.COM – Seorang suami bernama Bayu Farid Junaedi warga Dusun Lemah Duwur, Desa Sitirejo Kecamatan Wagir tega melakukan penganiayaan dan penusukan terhadap istri dan anaknya
Terkait hal tersebut anak sulung dari korban menceritakan kejadian yang dialaminya.
Kronologinya itu, berawal pada saat mamanya LU (39) minta cerai kepada Bayu (ayahnya), karena ayahnya tidak bekerja.
“Ayah saya malas untuk bekerja,” ujar IL (21) saat ditemui Kabarmalang.com di RSUD Kepanjen, Jumat (1/7/2022) sore.
“Kalau tidak punya uang selalu minta saya, jika tidak dikasih marah marah,” sambungnya.
Pelaku (Bayu) selalu mengancam, kata IL, hal itulah yang membuat mama dan adik pulang kerumah kakeknya.
IL bersama ibu dan adiknya, sudah dua Minggu ini tinggal bersama kakeknya.
“Mama merasa takut setiap hari mau dibunuh, juga diancam,” tambahnya.
Tepat hari Selasa (28/6) sekira pukul 15.00 WIB, lanjut IL, pada saat pelaku datang ke rumah kakeknya.
“Saat itu posisi saya dan adik serta nenek, sedang tidur dan mama ada didalam ditoilet,” ceritanya.
Mengetahui korban berada didalam toilet, pelaku marah marah sambil membawa pisau kecil.
“Saya teriak dengan adik adik agar tak membunuh mama. Ayah mencekik leher adik INJ (16) serta mau menusuknya bersama saya dan mama,” terang IL.
Karena sudah tidak terkontrol, pelaku langsung menusuk LU berkali-kali dibagian perutnya.
Dan nahas bagi IL, saat berusaha melerai aksi penganiayaan tersebut justru turut ditusuk ayahnya sebanyak satu kali.
Usai menganiaya korban, pelaku kemudian melarikan diri.
‘”Saya meminta tolong pada warga sekitar untuk menolong mama dan adik untuk dilarikan ke Puskesmas Wagir dan melaporkan ke Polsek Wagir,” ungkapnya.
Melalui Kapolsek Wagir, AKP Fajar Rianu membenarkan adanya peristiwa penusukan yang dialami seorang perempuan tersebut.
“Iya benar, itu kejadiannya tanggal 28 Juni kemarin. Sekarang posisi korban dirawat di rumah sakit,” ujarnya, Jumat (1/7/2022).
Fajar mengaku, kasus KDRT ini telah dilimpahkan ke UPPA Polres Malang.
Korban sebelumnya dirawat di Puskesmas, lanjutnya, kemudian dirujuk ke RSUD Kanjuruhan karena luka tusuk yang dialami.
Polisi sendiri telah melakukan olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan dari sejumlah saksi terkait kejadian tersebut.
“Kasusnya ditangani PPA Polres, karena menyangkut KDRT. Untuk pelaku masih dilakukan pengejaran,” tegasnya. (cdm/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Peristiwa4 minggu yang laluKota Padang Dilanda Banjir Besar di 15 Titik Hari Ini 3 Agustus 2026: Fasilitas Kesehatan Terendam, BPBD Terjunkan Perahu Karet
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari





































