Pemerintahan
Recovery Sektor Ekonomi, Pemkot Gelar Malang Batik Festival 2021

KABARMALANG.COM – Pemkot Malang melalui Diskopindag dan Dekranasda menggelar event Malang Batik Festival 2021 sebagai upaya recovery sektor ekonomi.
Event itu terhelat Gedung Kartini Kota Malang, Rabu-Kamis, 7-8 April 2021. Berbagai kegiatan ada di dalamnya, yakni lomba fashion show, lomba desain, lomba desain masker, pameran UMKM dan workshop.
Wali Kota Malang, Sutiaji membenarkan. Tujuan event tersebut dalam rangka recovery sektor ekonomi Kota Malang.
“Kita ingin menggerakkan (UMKM), sekarang sudah mulai sesuai dengan komitmen kita. Bahwa recovery ekonomi harus kita kuatkan,” uajr Sutiaji kepada wartawan di Gedung Kartini, Rabu (7/4).
Sutiaji sangat mengapresiasi Diskopindag Kota Malang. Begitu juga OJK, BI dan bank-bank lainnya yang berupaya membangkitkan ekonomi Kota Malang.
Dia sangat berharap untuk ke depannya batik khas Kota Malang bisa bersaing di pasar lokal hingga pasar global.
“Karena saat ini, batik selain menjadi ciri khas Indonesia, negara-negara lain juga ikut menggemarinya. Jadi saya kira itu merupakan peluang yang kita miliki,” tutupnya.
Muhammad Sailendra, Kepala Diskopindag Kota Malang mengamini. Dia berharap melalui event tersebut, UMKM batik Kota Malang bisa bangkit lagi.
“Mulai bangkit dan semangat lagi UMKM-nya, terutama UMKM yang di bidang batik. Itu bisa beraktifitas dan produksi lagi,” terangnya.
Terlebih, jika keadaan sudah normal kembali, sekolah, instansi pemerintahan, dan perusahaan bisa menggunakan batik Malangan sebagai dress code.
Sailendra mengatakan event Malang Batik Festival akan terus ada di tahun-tahun berikutnya.
“Akan kita teruskan, mudah-mudahan bisa kita tingkatkan ke tingkat provinsi bahkan nasional,” akhirnya.
Kabar Lainnya : Bentuk Satgas Recovery Ekonomi Daerah, Ini Harapan Walikota Sutiaji.
Ketua Dekranasda Kota Malang, Widayati Sutiaji menambahkan. Esensi dari Dekranasda adalah 3 M. Yakni menggali, mengembangkan, dan melestarikan.
“Bentuk 3M dari kegiatan kali ini, tidak hanya fashion show saja yang kita laksanakan, tetapi juga ada pameran batik,” tuturnya.
Widayati optimis bahwa dunia fashion di Kota Malang tidak kalah dalam kancah nasional. Hal itu terlihat dalam agenda fashion show Malang Batik Festival.
Dia juga mengatakan agenda tersebut bentuk peningkatan para pelaku IKM dan UKM batik Kota Malang.
“Dari yang mikro nantinya bisa dari kecil ke menengah, sehingga harapannya mereka menjadi mandiri,” akhirnya.(fat/yds)
Olahraga4 hari yang laluKandidat Pelatih Timnas Indonesia: PSSI Kerucutkan Daftar Nama, Siapa Menukangi Skuad Garuda?
Peristiwa3 hari yang laluKecelakaan Maut di Tol Malang–Pandaan KM 84, Hiace Tabrak Truk Tronton: 2 Tewas, 9 Luka
Peristiwa2 hari yang laluCara Cek Status Penerima BSU Kemenag (Guru Non-ASN) via SIMPATIKA & SIAGA Pendis
Peristiwa1 minggu yang laluLedok Amprong: Menjajal River Tubing Ekstrem di Hulu Sungai Brantas Malang
Pemerintahan3 hari yang laluDiskopindag Malang Angkat Legenda Keramik Dinoyo Lewat Festival, Dorong Industri Kreatif Lokal Bangkit
Peristiwa3 minggu yang laluUPT PPA Malang Jamin Kerahasiaan Korban Kekerasan, Bertindak Cepat pada Kasus Perundungan
Olahraga3 hari yang laluKapolres Malang Cup 2025 Resmi Dibuka, Jadi Ajang Pembinaan Voli Antar Club Pertama di Malang
Pemerintahan3 minggu yang laluLaporan Kekerasan Anak dan Perempuan Malang Melonjak 48 Persen, Dinsos Apresiasi Keberanian Korban






























