Connect with us

Peristiwa

Niat Puasa Rajab Sekaligus Qadha Ramadhan: Hukum, Tata Cara, dan Bacaannya

Diterbitkan

,

IMG 20251221 051617
Menggabungkan niat puasa wajib (qadha) dengan puasa sunnah di bulan mulia seperti Rajab hukumnya di perbolehkan (istimewa)

KABARMALANG.COM – Bolehkah menggabungkan niat puasa Rajab dengan qadha Ramadhan?

Menurut mayoritas ulama, khususnya dalam madzhab Syafi’iyah, menggabungkan niat puasa wajib (qadha) dengan puasa sunnah di bulan mulia seperti Rajab hukumnya di perbolehkan.

​Dengan melakukan ini, Anda tidak hanya melunasi utang puasa wajib, tetapi juga mendapatkan keutamaan pahala sunnah bulan Rajab secara bersamaan.

Hukum Menggabungkan Niat Puasa

​Mengambil momentum bulan Rajab untuk membayar hutang puasa adalah langkah yang sangat di anjurkan.

Syekh Zainuddin al-Malibari dalam kitab Fathul Mu’in menjelaskan bahwa pahala sunnah tetap di dapatkan secara otomatis bagi seseorang yang berniat puasa wajib di hari-hari yang memiliki keutamaan sunnah.

Bacaan Niat Puasa Qadha di Bulan Rajab

​Penting untuk di ingat bahwa karena ini adalah puasa wajib, niat harus di lakukan di dalam hati pada malam hari (sebelum waktu Subuh tiba). Berikut adalah pilihan lafadz niatnya:

1. Niat Puasa Qadha Ramadhan (Umum)

​Anda cukup membaca niat qadha saja, maka pahala sunnah Rajab akan mengikuti secara otomatis:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan esok hari karena Allah Ta’ala.”

2. Niat Gabungan (Eksplisit)

​Jika ingin memantapkan hati dengan menggabungkan kedua niat secara spesifik:

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ قَضَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ وَصَوْمَ شَهْرِ رَجَبَ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an qadhā’i fardhi syahri Ramadhāna wa shauma syahri Rajaba lillāhi ta‘ālā.

Artinya: “Aku berniat untuk mengqadha puasa bulan Ramadhan dan puasa bulan Rajab esok hari karena Allah Ta’ala.”

Ketentuan Penting yang Harus Diperhatikan

​Untuk memastikan puasa Anda sah secara syariat, perhatikan poin-poin berikut:

Waktu Niat: Berbeda dengan puasa sunnah murni yang boleh di niatkan di pagi hari, puasa qadha wajib di niatkan pada malam hari (tabyit).

Prioritas Niat: Utamakan niat untuk membayar utang puasa (fardhu) agar kewajiban Anda gugur secara hukum agama.

Keutamaan Waktu: Berpuasa di bulan Rajab memiliki nilai lebih karena termasuk salah satu Al-Asyhurul Hurum (bulan-bulan yang di muliakan).

Kesimpulan

​Menggabungkan niat puasa Rajab dan qadha Ramadhan adalah solusi cerdas bagi umat Muslim yang ingin melunasi kewajiban sekaligus meraih keberkahan bulan Rajab.

Pastikan Anda berniat sejak malam hari dan menjaga rukun puasa dengan benar.

Advertisement

Terpopuler