Connect with us

Pemerintahan

Diskopindag Kota Malang Bikin Terobosan UMKM Masuk Mal

Diterbitkan

,

Diskopindag Kota Malang Bikin Terobosan UMKM Masuk Mal
Pemotongan pita untuk launching stand UMKM gratis di dalam Matos (Foto : Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Diskopindag Kota Malang mendorong UMKM berani berjualan di mal. Muhammad Sailendra, Kepala Diskopindag Kota Malang mengamini.

Tugasnya bukan hanya melatih UMKM membuat produk. Dia juga harus melatih mental UMKM agar tidak minder.

“UMKM tidak boleh minder asal punya inovasi. UMKM harus punya kreativitas dan kerumitan. Sehingga, produknya berbeda dan unik,” ujar Sailendra kepada wartawan, Kamis (1/4).

Kabar Lainnya : Mal Pelayanan Publik adalah Reformasi Kelembagaan.

Diskopindag baru saja berkolaborasi dengan Dekranasda Kota Malang, Bank Jatim dan Matos. Keempatnya melaunching stand gratis bagi UMKM. Co-branding Bank Jatim juga menerima stand di Matos.

“Ini kolaborasi pemerintah, UMKM dan swasta. Karena, kami ingin mengangkat UMKM Kota Malang,” ungkapnya.

Sailendra memfasilitasi 25 UMKM dalam kolaborasi lintas sektor ini. UMKM tersebut mendapatkan stand di lantai tiga Matos.

“Tetapi kita berupaya lebih banyak fasilitasi UMKM. Jenis UMKM-nya beragam, misalnya kuliner, fashion, dan kerajinan,” jelasnya.

Sailendra sangat mengapresiasi kolaborasi tersebut. Sebab, tidak banyak UMKM berminat membuka lapak di mal.

“Karena mungkin tidak semua UMKM bercita-cita jualan di mal. Biasanya mereka buka outlet di rumah atau ikutan pameran,” bebernya.

Menurutnya, ada anggapan biaya sewa dan operasional mal mahal. Berjualan dalam mal juga harus menyesuaikan kelas pembelinya.

Kelas di mal dan pasar tentu berbeda. Sailendra mengharap pelaku usaha mendukung program UMKM masuk mal.

“UMKM masuk mal bisa mendukung pelaku usaha lain. Ternyata, UMKM bisa jualan di mal. Sebenarnya produk UMKM punya daya saing tinggi,” ungkapnya.

Dalam kesempatan launching itu, Sailendra berkeliling mal. Dia melihat produk UMKM yang ter-display di setiap stand.

“Saya tadi lihat, secara kualitas packagingnya sudah oke.  Rasanya juga enak. Tinggal memang menata display dan layout. Harus lebih belajar lagi,” akhirnya.(fat/yds)

Pemerintahan

Semarakkan HUT RI ke-77, Pemkot Malang Gelar Lomba Baris Berbaris OPD

Diterbitkan

,

Oleh

Carep-01
Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar lomba baris berbaris yang di ikuti sebanyak 34 organisasi perangkat daerah. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menggelar lomba baris berbaris yang di ikuti sebanyak 34 organisasi perangkat daerah, Sabtu (13/8/2022).

Kegiatan lomba ini bertujuan untuk mendorong nilai nilai patriolisme agar lebih kuat, di laksanakan di depan halaman Balaikota Malang.

“Kita dorong nilai nilai patriolismenya agar lebih kuat untuk seluruh ASN yang ada di Pemkot Kota Malang,” ujar Wali Kota Malang, Drs H Sutiaji.

“Agar menjadi contoh terhadap masyarakat, bahwa kita bisa sampai di sini karena perjuangan para pahlawan,” sambungnya.

Dengan di adakan lomba baris berbaris
di kalangan ASN, kata Sutiaji, supaya lebih konsentrasi dalam bekerja, bersinergi menjaga kekompakan dalam melayani masyarakat.

“Ini yang kita pakai pakem, untuk membangun sebuah disiplin serta komitmen dalam bekerja apalagi ini ASN,” katanya.

Dan yang di tunjuk orang orang tertentu, maka yang lain hanya memberikan sport. Itu artinya, “Kita ini institusional bahwa tanggungjawab kita bukan personal, tapi emosional,” tegas Sutiaji.

“Yang tidak baris bisa mensport temannya, tentu ada nilai nilai bahagia, gembira. Bahwa kita telah merdeka, walaupun kita tidak boleh melupakan kemerdekaan tapi kita harus melalui proses, sehingga harus di pertahankan,” pungkas Sutiaji.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas
Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang, Slamet Kusaini mengatakan bahwa dirinya bisa mengikuti lomba baris baris bersama rekan-rekannya dalam satu regu dan mendapatkan nomor urut 1 dalam ajang lomba ini.

“Tentunya yang pertama terima kasih kepada Bapak Wali Kota dan Ketua PKK Kota Malang yang telah menyelenggaran lomba baris berbaris ini,” ujar Slamet.

Dalam pelaksanaan lomba baris berbaris, kata Slamet, ia sendiri selaku komandan penton Diskopindag, yang memimpin lomba berbaris berbaris di nomer peserta satu (1) dari 34 peserta OPD Pemkot Malang yang mengikuti.

“Kegiatan ini memupuk seluruh ASN agar dapat meningkatkan kedisiplinan dan wujud kerja sama tim, serta loyalitas ke pimpinan yang di praktekkan dalam menjalankan tugas keseharian ASN,” pungkas Slamet. (cdm/fir)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Hari Veteran Nasional, Wali Kota Batu Ajak Masyarakat Kuatkan Persatuan

Diterbitkan

,

Oleh

Firmansyah
Memperingati Hari Veteran Nasional tahun 2022, DPC LVRI Kota Batu menggelar peringatan di Graha Pancasila Balaikota Among Tani. (foto istimewa)

 

KABARBATU.COM – Memperingati Hari Veteran Nasional tahun 2022, DPC LVRI Kota Batu menggelar peringatan di Graha Pancasila Balaikota Among Tani, Kamis (11/08) pagi.

Hari Veteran Nasional tahun ini, mengambil tema “Membangun Indonesia yang Maju dan Sejahtera di dasari oleh Jiwa, Semangat dan Nilai-nilai Juang 45”.

Hal tersebut bermakna bahwa Veteran telah membawa Indonesia ke depan pintung gerbang kemerdekaan.

Wakil Ketua II DPD LVRI Jatim, Kolonel Mar (Purn) Gatot Suharyoso mengatakan, peringatan Hari Veteran Nasional menjadi bentuk penghargaan dan penghormatan dari pemerintah dan rakyat Indonesia kepada pahlawan yang berjuang dan membela kemerdekaan Republik Indonesia.

“Veteran telah merebut kembali kemerdekaan dari penjajah, saat ini generasi muda harus tetap mempertahankan nilai-nilai perjuangan,” ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Batu, Hj. Dewanti Rumpoko mengatakan jika perjuangan veteran di landasi dengan persatuan dan kesatuan.

Landasan itu harus terus di jaga generasi muda untuk terus mempertahankan kemerdekaan.

“Semangat veteran harus terus kita jaga untuk mengisi kemerdekaan, semoga veteran dapat terus berbuat baik,” ucapnya.

“Dan kita sebagai generasi muda harus terus memberikan perhatian kepada veteran,” pungkas Dewanti. (tik/fir)

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

DPUPRPKP Keruk Gunungan Sampah di Puntodewo Polehan

Diterbitkan

,

Oleh

Firmansyah
DPUPRPKP Kota Malang saat mengeruk tumpukan sampah di kawasan Jalan Puntodewo. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang mengeruk tumpukan sampah di kawasan Jalan Puntodewo.

Tumpukan sampah ini sempat meluber ke jalan raya. Oleh karena itu, DPUPRPK Kota Malang dengan sigap membersihkan dan mengangkat sampah tersebut agar tidak mengganggu lalu lintas.

Plt. Kepala DPUPRPKP, Ir. Diah Ayu Kusumadewi mengungkapkan sudah dua hari ini pihaknya melakukan pengerukan dan pembersihan sampah, urugan material yang di buang warga secara sembarangan di Jalan Puntodewo.

Hingga dua hari ini, sudah 35 dump truk berhasil dikeruk dan di pindahkan.

“Melihat masih banyaknya tumpukan sampah, material yang di buang warga kurang lebih hingga siang ini, bisa 50 dump truk yang bisa di singkirkan,” ujar Diah.

Ia kemudian menambahkan, setelah gundukan sampah yang hingga meluber ke jalan tidak begitu tinggi nantinya akan di dorong dengan alat berat.

Karena, jika tanah bongkaran dan sampah masih menggunung, tentunya akan sangat membahayakan jika hujan tiba.

“Kalau sampai hujan kemudian sampah membludak ke jalan tentu sangat membahayakan, jika sampah masuk got aliran air bisa buntu tentu akan timbul banjir,” sambungnya.

Persoalan ini, di duga karena ada oknum masyarakat yang membuang sampah dan material ke lokasi.

Kemungkinan, karena rendahnya kesadaran dan tidak adanya larangan buang sampah di tempat itu.

Dengan di anggap tanah kosong dan seperti tak bertuan itu kemudian di manfaatkan masyarakat untuk seenaknya membuang sampah.

“Terlebih lokasinya juga berseberangan dengan tempat pembuangan sampah dan kebun bibit di Polehan. Kemungkinan masyarakat menduga itu juga tempat sampah,” tambah Diah.

Setelah di lakukan pengerukan, pembersihan, dan perataan lokasi, ke depan tempat ini akan di berikan imbauan agar masyarakat jangan membuang sampah di tempat itu.

Jika masyarakat tetap bandel membuang sampah ke lokasi itu, tentu akan muncul gunungan sampah lagi yang sama.

Warga Jalan Puntodewo, Agus Sunardi mengungkapkan, tidak tahu tanah yang menjadi gunungan sampah itu milik siapa.

Tanah itu adalah tanah kosong yang tidak terurus dan tidak berpagar. Akibatnya banyak di jadikan masyarakat untuk membuang sampah dan material.

“Beberapa waktu yang lalu di tempat ini juga sempat heboh karena kebakaran, beruntung tidak ada korban. Alhamdulillah saat ini sudah di bersihkan oleh Pemerintah Kota Malang,” ujar Agus. (tik/fir)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com