Hukrim
Karena Cemburu, Pria Singosari Gergaji Leher Istri

KABARMALANG.COM – Seorang perempuan berinisial AS (34), warga Dusun Bonjati, Desa Klampok, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, ditemukan terluka dengan luka pada bagian leher. Kuat dugaan AS menjadi korban penganiyaan oleh suaminya sendiri yakni KS (37). Motifnya adalah cemburu.
“Luka pada leher korban, karena perbuatan suami sendiri. Penganiayaan dilakukan dengan menggunakan gergaji,” kata Kapolsek Singosari AKP Farid Fathoni, Minggu (9/5/2020).
Petugas yang melakukan olah TKP menemukan sebuah gergaji dengan noda darah di lokasi kejadian. “Barang bukti gergaji berhasil kita amankan,” tegas Farid.
Farid mengungkapkan, jika sebelum penganiayaan terjadi, antara pelaku dan korban sempat terlibat pertengkaran di dalam rumah. Peristiwa itu didengar oleh kedua anak korban.
Sebelum kemudian pelaku mengambil gergaji kayu di ruang dapur dan kemudian menggorok leher korban. Peristiwa terungkap setelah warga mengetahui korban tak berdaya di ruang tengah. “Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit, sementara untuk pelaku juga dapat diamankan,” terang Farid.
Peristiwa2 minggu agoGeger Penemuan Jasad Bayi Laki-laki di Saluran Irigasi Sawah Sukonolo Bululawang, Polres Malang Buru Pelaku
Serba Serbi2 minggu agoPromo JSM Superindo Malang Hari Ini 3–5 Juli 2026: Ayam Segar dan Minyak Goreng Diskon Besar!
Pemerintahan3 minggu agoTekan Fenomena Fatherless di Momentum Harganas 2026, Pemkot Malang Gencarkan Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah
Serba Serbi2 minggu agoPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 5 Juli 2026: Dominasi Cerah Terik, Waspada Suhu Dingin Batu dan Kabut Malam Hari
Peristiwa2 minggu agoRampok Honda Jazz Putih di Sumberpucung, Pelaku Curas Viral Diringkus Polres Malang Saat Hendak Jual Mobil
Olahraga3 minggu agoHasil Piala Dunia 2026: Gol Telat Martinelli Bawa Brasil Menang Dramatis 2-1 dan Singkirkan Jepang di Babak 32 Besar
Serba Serbi2 minggu agoRamalan Zodiak Besok Jumat 3 Juli 2026: Cancer dan Capricorn Banjir Cuan, Sagitarius Wajib Waspada!
Serba Serbi2 minggu agoSitus Resmi BMKG Luncurkan Sistem Informasi Real-Time Terpadu: Antisipasi Dampak Puncak Kemarau 2026





































