Connect with us

Peristiwa

Gus Nur Ditangkap 30 Polisi Bareskrim

Diterbitkan

,

Keluarga Benarkan Gus Nur Ditangkap Polisi
Muhammad Munjiat, putra kedua Gus Nur, saat menceritakan kronologi penangkapan ayahnya. (Foto : Rjs)

KABARMALANG.COM – Keluarga membenarkan penangkapan Gus Nur, Sabtu (24/10). Gus Nur ditangkap polisi di rumahnya. Yakni, Jalan Cucak Rawun 15L, Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang.

“Beliau ditangkap di rumah. Jam 00.00,” ujar Muhammad Munjiat, 21, putra kedua Gus Nur, kepada Kabarmalang.com, Sabtu siang (24/10).

Baca juga : Gus Nur Ditangkap di Rumah Pakis Malang

Sekitar jam 12 malam, rumah Gus Nur didatangi polisi. Jumlahnya 30 orang. Mereka mengendarai lima mobil.

Sekelompok polisi ini mengaku dari Bareskrim Polri. Disampaikan juga maksud kedatangan ke rumah itu.

Yakni, menangkap Gus Nur untuk dibawa ke Jakarta. Surat perintah penangkapan pun ditunjukkan.

Polisi langsung melakukan penggeledahan. Munjiat menyebut ada beberapa barang yang diambil.

“Laptop dan hard disk. Baju yang dipakai saat konten YouTube,” tambahnya.

Setelah penggeledahan, Gus Nur langsung dimasukkan mobil. Rombongan kendaraan juga langsung pergi.

“Jadi langsung masuk dan geledah. Barang bukti milik sini semua. Mereka menyampaikan dari Bareskrim Polri Jakarta,” tambahnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Gus Nur ditangkap polisi. Dia dituding menyebar ujaran kebencian via dunia maya.

Penangkapannya menggunakan pasal UU ITE.(carep-04/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Peristiwa

Kecelakaan Beruntun Terjadi Di Karangploso Akibat Sopir Mengantuk

Diterbitkan

,

Petugas Satlantas Polres Malang saat mengevakuasi korban kecelakaan beruntun di Karangploso, Senin (1/3).(Foto: Istimewa)

KABARMALANG.COM – Jika mengantuk saat menyetir, sebaiknya berhenti dan istirahat terlebih dahulu. Supaya tidak terjadi seperti pengalaman Dedi Hidayatulloh, 39, warga asal Ciamis.

Mobil Daihatsu Xenia yang kemudikannya mengalami kecelakaan di kawasan Jalan Raya Kertanegara, Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Peristiwa Senin (1/3) siang sekitar pukul 13.30 WIB.

Tragisnya, kecelakaan itu berimbas kepada 2 kendaraan lain yang sedang terparkir di pinggir jalan. Tak ayal, 7 orang mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

Kanit Laka Satlantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto merinci ketujuh orang tersebut. Yakni Fariz Fauzi, 24, warga Desa Banjarsari, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo mengalami luka dada.

Kemudian, Wijanarko, 19, warga asal Kalimantan Barat mengalami benturan pada dada. Setelah itu Ade Eti Ruhyati, 59, perempuan asal Ciamis mengalami benturan pada pinggang, dada serta kaki kiri.

Selanjutnya, Siti Hoeriah, 62, perempuan warga asal Pangandaran, Jawa Barat mengalami luka memar pada kaki.

Lalu, Eka Siti Nurazizah, 25, warga asal Garut, Jawa Barat mengalami benturan pada dada.

Pipih Sumarni, 21, perempuan asal Kabupaten Ciamis mengalami patah tulang jari kelingking tangan kiri. Dan Empatimah, 70 perempuan asal Kabupaten Ciamis mengalami memar di mata kiri.

“Mereka semua saat ini sedang menjalani perawatan di runah sakit Prasetya Husada, Kecamatan Karangploso,” ungkap Agus.

Kejadian itu gara-garanya Dedi Hidayatulloh mengantuk saat mengemudikan kendaraannya. Kemudian laju kendaraannya oleng ke sisi kanan jalan.

Alhasil, dua kendaraan Suzuki Carry Pick Up yang sedang parkir di bahu jalan sisi kanan tertabrak.

Padahal, di dalam salah satu dua mobil Suzuki Carry Pick Up itu ada dua orang. Yakni terdiri satu pengemudi dan kernetnya.

“Sedangkan penumpang mobil ada 6 orang. Dedi Hidayatulloh yang mengemudikan ini,” terang Agus.

Selain penumpang dalam mobil itu mengalami luka-luka. Ketiga mobil yang terlibat dalam kecelakaan itu mengalami kerusakan cukup parah.

“Taksiran kerugian material atas kecelakaan itu berkisar Rp 20 juta,” tutup Agus.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Kabel Listrik Tersangkut Truk, Tumbangkan Pohon Patahkan Tiang

Diterbitkan

,

Kabel Listrik Tersangkut Truk, Tumbangkan Pohon Patahkan Tiang
Sebuah tiang listrik patah dan pohon tumbang akibat tersangkut truk bermuatan tinggi (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Sebuah truk muatan yang terlalu tinggi tersangkut kabel listrik. Akibatnya satu tiang listrik patah.

Satu pohon juga tumbang karena terseret truk. Peristiwa terjadi Minggu (28/2) di Jalan Raden Intan, Blimbing, Kota Malang.

Kanit Sabhara Polsek Blimbing, Ipda Heroe membenarkan. Insiden itu terjadi sekitar pukul 15.20 WIB. Tepatnya di depan Kantor Balai Keuangan Malang.

“Kan ada truk dari arah barat ke timur. Dia melintas lalu tersangkut kabel telepon. Kemudian, kabel listrik tersangkut truk sejauh 50 meter,” ujar Heroe kepada wartawan, Minggu (28/2).

Kabar Lainnya : Lagi, Korsleting Listrik Bikin Rumah Terbakar.

“Setelah kabel tertarik, pohon ikut tertarik. Tiang penerangan di tengah jalan ikut tertarik. Kabel PLN juga tertarik,” tambahnya.

Tak lama setelah kejadian, BPBD Kota Malang merapat. Polsek Blimbing dan Pihak PLN juga datang mengevakuasi.

Petugas memotong pohon dan menepikan kabel listrik yang putus.

Heriono, Kasie Manajemen Rekayasa Lalin Dishub Kota Malang mengamini. Kejadian tersebut juga sempat menimbulkan kemacetan arus lalu lintas.

Dishub dan Polsek Blimbing pun melakukan pengaturan lalu lintas. Ini untuk mencegah penumpukan kendaraan.

“Rekan seksi Dalops kebetulan di marko besar. Kita lalu turun tangan bersama jajaran Polsek Blimbing. Karena kantornya berdekatan dengan TKP,” ujarnya.

“Penanganan lalu lintas buka tutup. Ketika evakuasi kita tutup. Ketika antrean agak panjang kita buka. Seperti itu, sehingga tidak macet panjang,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Peristiwa

Dua Remaja Asal Wagir Hampir Tewas Tenggelam Di Balekambang

Diterbitkan

,

Dua Remaja Asal Wagir Hampir Tewas Tenggelam Di Balekambang
Petugas saat mengevakuasi dua remaja asal Wagir yang sempat terbawa arus di pantai Balekambang, Kecamatan Bantur. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Dua remaja asal Wagir, Kabupaten Malang hampir tewas tenggelam. Beruntung mereka selamat dari maut di Pantai Balekambang.

Sabtu (27/2), dua remaja itu nyaris hilang tertelan ombak. Peristiwa terjadi sekitar pukul 11.20 WIB.

Korban selamat pertama bernama M Ibnu, 16. Sementara, korban kedua Didik Nur Hamid, 16. Keduanya warga Petungsewu Wagir.

Kabar Lainnya : Mahasiswa Brawijaya Asal Bogor Hilang Terseret Ombak Pantai Watu Leter.

Keduanya sempat tenggelam di laut saat berenang. Beruntung, pengunjung pantai segera menolong kedua remaja tersebut.

Kabar yang terimpun, dua remaja itu sedang berlibur. Mereka asyik berenang di pinggiran Pantai Balekambang.

Saking asyiknya, keduanya tidak terasa terbawa arus ke tengah. Lantas, dua remaja asal Wagir kemudian panik.

Kabar Lainnya : Pasutri Wagir Ditemukan Tewas Bunuh Diri.

Sehingga mereka kesulitan berenang. Mereka juga semakin susah untuk naik ke permukaan laut.

Salah satu pengunjung kemudian langsung menyelamatkan keduanya. Anggota dan instruktur pelatihan SARDOG pun menolong. Karena, SARDOG sedang menjalani pelatihan di laut Balekambang.

“Korban selamat kedua-duanya dari laka laut. Saat ini di Puskesmas Bantur guna pertolongan lebih lanjut,” ungkap anggota SARDOG, Addhy Susanto.

Sementara itu, motor korban ada di Posko Kesehatan Balekambang. Petugas menunggu kedua remaja pulih sebelum menyerahkan motor.

Kanit Gakkum Satpolair Polres Malang, Iptu Yoni Pribadi membenarkan. Tetapi, dia tidak menerima informasi kejadian laka laut tersebut.

“Infonya tidak masuk ke Satpolair karena korban selamat,” katanya.

Tetapi, Yoni tetap mengimbau kepada masyarakat. Jangan melakukan aktifitas berenang di laut.

Karena, Malang sedang cuaca ekstrem. Sehingga mempengaruhi ombak laut.

“Pengunjung atau wisatawan pantai, jangan berenang di laut. Karena saat ini cuaca sedang tidak menentu. Seperti angin kencang dan ombak besar,” ungkapnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com