Hukrim
Tekan Sebaran COVID-19, Polresta Malang Kota Bagikan Ribuan Masker

KABARMALANG.COM – Polresta Malang Kota membagikan ribuan masker kepada masyarakat. Langkah ini sebagai upaya laju penyebaran Covid-19 di Kota Malang.
Bagi-bagi masker gratis dilakukan oleh Polresta Malang Kota. Untuk hari ini menyasar pengguna jalan yang melintas di simpang tiga Jalan Letjen Sutoyo, Kota Malang, Jumat (3/7/2020), sore.
Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata menyampaikan pembagian masker meneruskan instruksi Presiden Joko Widodo bahwa dari hasil penelitian hampir 70 persen masyarakat Jawa Timur tidak mengenakan masker.
“Sehingga kemudian Bapak Kapolda Jawa Timur menginisiasi melakukan pembagian masker secara serentak. Beliau menyatakan ada dua juta masker kemarin. Dan kita hari ini, dari Polri, Polda dan juga dari jajaran Polres melakukan kegiatan yang sama yakni membagikan ribuan masker kepada masyarakat,” ujar Leonardus kepada wartawan ditemui disela pembagian masker.
Kapolresta menambahkan, setidaknya seribu masker dibagikan dalam satu hari. Titik sasarannya, bukan hanya pengguna jalan, melainkan tempat-tempat keramaian serta pasar tradisional.
Menurut Leonardus, pembagian masker ini untuk mendorong terwujudnya Jatim Bermasker Jatim Sehat. Selain mengedukasi masyarakat bahwa melindungi diri dari sebaran COVID-19 adalah hal penting untuk dilakukan. Dan masker adalah bagian dari alat pelindung diri.
“Dari pantauan kami, memang masih banyak masyarakat tak menggunakan masker. Ada yang sudah menggunakan tetapi tidak dipakai secara sempurna. Padahal masker wajib dan penting untuk menjaga diri agar tidak tertular COVID-19,” tutur Leonardus.
Leonardus menilai perlu juga diterapkan penegakkan disiplin terhadap masyarakat yang melanggar atau tak memakai masker. Entah sanksinya, berupa kerja sosial atau melakukan kegiatan-kegiatan olahraga.
“Sanksi sangat perlu agar masyarakat benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan, meskipun tidak berupa denda. Supaya ada pengingat, bahwa menggunakan masker hal penting untuk saat ini. Seperti dulu saat diterapkan wajib memakai helm, awalnya sulit tetapi dengan gencar sosialisasi pada akhirnya masyarakat mematuhi aturan itu,” tegasnya.
Leonardus mengingatkan kembali bahwa Kota Malang masih dalam fase transisi new normal belum masuk pada new normal. Maka dari itu, masih sangat wajib bagi masyarakat menerapkan protokol kesehatan demi mencegah penularan COVID-19. “Kita ini masih fase transisi, belum new normal,” pungkas Leonardus.
Berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Malang per 2 Juni 2020 tercatat jumlah OTG sebanyak 761 orang bertambah 27 dari hari sebelumnya. Sedangkan untuk warga terkonfirmasi COVID-19 telah mencapai 217 orang, bertambah 5 dari hari sebelumnya. (rjs/fir)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara




































