Connect with us

Pemerintahan

Dinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Layanan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak

Diterbitkan

,

IMG 20260330 072602
Langkah intervensi intensif yang diusung Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang ini merespons tren peningkatan laporan kasus (istimewa)

KABARMALANG.COM – Dinsos P3AP2KB Kota Malang terus memperkuat layanan penanganan serta perlindungan bagi perempuan dan anak korban kekerasan.

Langkah intervensi intensif yang diusung Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang ini merespons tren peningkatan laporan kasus yang masuk ke UPT PPA.

Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Muhamad Sailendra, mengonfirmasi pada Rabu, 23 September 2026, bahwa pemetaan wilayah dan perluasan edukasi hingga tingkat kelurahan terus digencarkan untuk memutus mata rantai kekerasan dalam rumah tangga maupun lingkungan masyarakat.

Tren Laporan Kasus dan Pemetaan Wilayah di Kota Malang

​Berdasarkan data statistik UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, terjadi pergeseran pola dan jumlah kasus kekerasan yang dilaporkan:

Evolusi Jumlah Kasus: UPT PPA menangani 120 kasus pada tahun 2024, meningkat menjadi 185 kasus di tahun 2025, dan telah menerima 121 laporan kasus hingga akhir Agustus 2026.

Perubahan Dominasi Korban: Pada periode 2023–2024 kasus didominasi oleh anak-anak, sedangkan hingga Agustus 2026 terjadi pembalikan tren di mana korban kekerasan terbanyak adalah perempuan (selisih 16 kasus dibanding anak).

Persebaran Kasus per Kecamatan: Kecamatan Kedungkandang mencatat angka tertinggi dengan 39 kasus, disusul Sukun, Blimbing, Lowokwaru, dan posisi terendah berada di Kecamatan Klojen dengan 7 kasus.

Bentuk Kekerasan: Meliputi kekerasan fisik, psikis, seksual, hingga penelantaran yang menimpa perempuan dan anak.

Faktor Pemicu Utama dan Strategi Pencegahan Berbasis Masyarakat

​Tim analisis UPT PPA mengidentifikasi sejumlah akar masalah yang menjadi pemantik aksi kekerasan dalam keluarga:

Faktor Pemicu Konflik: Tekanan ekonomi, konflik rumah tangga, perceraian, maraknya judi online, hingga persoalan perselingkuhan.

Edukasi Tingkat Kelurahan: Menjangkau lingkungan keluarga untuk meningkatkan kapasitas pola pengasuhan anak serta pemahaman mekanisme pengaduan resmi.

Kolaborasi Lintas Lembaga: Menggandeng lembaga sosial dan elemen masyarakat guna memperluas jejaring deteksi dini dan perlindungan korban.

Pendekatan Spesifik Wilayah: Penanganan disesuaikan dengan karakteristik persoalan dan kebutuhan mendesak korban di tiap kecamatan.

Keterangan Resmi Kepala Dinsos P3AP2KB Kota Malang

​“Di tahun 2026 sampai bulan Agustus ini terbalik. Lebih condong ke kasus kekerasan perempuan, mulai fisik, psikis dan seksual. Untuk wilayah, tertinggi dipegang Kedungkandang 39 kasus, kemudian Sukun, Blimbing, Lowokwaru dan terendah Klojen tujuh kasus.”

​“Penyebabnya biasanya masalah keluarga dan ekonomi, atau orang tuanya bercerai. Selain itu judi online dan perselingkuhan juga ditemukan sebagai pemicu. Insya Allah, kalau saya lihat edukasi ini efektif. Masyarakat semakin paham dan aware terhadap masalah kekerasan.” kata Muhamad Sailendra, Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang.

Tabel Rangkuman Data Penanganan Kasus UPT PPA Kota Malang

​Berikut rekapitulasi data laporan dan pemetaan kasus kekerasan perempuan dan anak di Kota Malang (Adv)

Parameter Laporan

Detail Informasi Penanganan

Instansi Pelaksana

UPT PPA Dinsos-P3AP2KB Kota Malang

Pimpinan Dinas

Muhamad Sailendra (Kepala Dinsos-P3AP2KB)

Data Kasus 2024

120 Kasus Terlaporkan

Data Kasus 2025

185 Kasus Terlaporkan

Data s.d. Agustus 2026

121 Kasus Terlaporkan (Dominasi Korban Perempuan)

Kecamatan Tertinggi

Kedungkandang (39 Kasus)

Kecamatan Terendah

Klojen (7 Kasus)

Faktor Utama Pemicu

Ekonomi, Konflik Keluarga, Perceraian, Judi Online, Perselingkuhan

Iklan
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Iklan

Terpopuler