Connect with us

Wisata

Malang Tuan Rumah Gowesata, Dukung Pariwisata Indonesia Bangkit

Diterbitkan

,

Malang Tuan Rumah Gowesata, Dukung Pariwisata Indonesia Bangkit
Ketua PHRI Kota Malang Agoes Basuki, Project Director Gowesata Hendri Wijaya, Kepala Disporapar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni. (Foto : Carep-04)

 

KABARMALANG.COMKota Malang menjadi tuan rumah event gowes nasional Gowesata. Event ini start dari Bhumi Ngalam 25 Maret mendatang.

Perhelatan dari Wijaya Fun Holiday itu menargetkan 16 ribu peserta. “Untuk Malang sendiri, 1000 peserta,” kata Hendri Wijaya, Project Director Gowesata di The Shalimar Boutique Hotel Jalan Cerme, Jumat (29/1).

Baca Juga : Mall Pariwisata Kota Batu Beroperasi 2021.

Selain Malang, ada sejumlah kota yang menggelar Gowesata. Misalnya, Yogyakarta, Lombok, Jakarta, Surabaya, Solo, Bandung dan Makassar.

Selanjutnya, Banyuwangi, Denpasar, Semarang, Medan dan Bogor. Serta, Palembang, Padang, Madiun, dan Ponorogo.

Baca juga : Bentuk BTM, Kota Batu Miliki Pusat Informasi Pariwisata.

Gowesata sendiri berlangsung selama tiga hari, berakhir 28 Maret. Sementara, pendaftarannya mulai 16 Februari sampai 6 Maret 2021.

Rute totalnya di 17 kota mencapai 480 kilometer. Ada 240 tempat wisata yang ditargetkan terlibat juga.

Sehingga, Gowesata dengan Malang sebagai tuan rumah harapannya bukan hanya sekadar gowes. Tetapi, sekaligus membangkitkan pariwisata di Indonesia. Khususnya di Malang.

Baca Juga : Kunjungan Wisatawan Terjun Bebas, Target Pajak Pariwisata Dikoreksi.

Sebelum itu, Gowesata bakal melakukan kampanye Pariwisata Bangkit. Yaitu, eksplorasi wisata, UMKM dan hotel.

Pariwisata Bangkit Gowesata bakal mulai 7 sampai 13 Februari. Pada tanggal 7 Februari, Wali Kota Malang Sutiaji bakal terlibat. Dia akan ikut bersepeda bersama keliling Kota Malang.

Setelah itu, Gowesata bergeser ke Surabaya 8 Februari. Gowesata Surabaya, akan bertemu Gubernur Jatim. Tujuannya, menyerahkan undangan Grand Opening Gowesata.

Setelah ini, kampanye Pariwisata Bangkit bergeser ke timur. Yaitu menuju Bondowoso dan Banyuwangi.

Serta, menyeberang ke pulau Bali. Karena, closing ceremony Gowesata ditarget terhelat di Bali.

Wisatawan Tak Pakai Masker, Siap-Siap Ditegur Tim Hunter Pariwisata.

Kadisporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mendukung. Dia berharap Gowesata bisa mendongkrak event pariwisata Kota Malang.

“Kami sangat mendukung. Karena, kalender event Kota Malang baru mulai April. Dengan ini, Gowesata menjadi event pariwisata pertama Kota Malang,” tandasnya kepada Kabarmalang.com.

Agoes Basuki, Ketua PHRI Kota Malang pun sepaham. Dengan protokol kesehatan, dia berharap event ini sukses. Sehingga, mampu mendukung peningkatan kunjungan wisata Kota Malang.(carep-04/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wisata

Jasa Yasa Tambah Playground Di Balekambang Untuk Tarik Wisatawan

Diterbitkan

,

Jasa Yasa Tambah Playground Di Balekambang Untuk Tarik Wisatawan
Pantai Balekambang. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Perusahaan Daerah (PD) Jasa Yasa terus berupaya untuk meningkatkan wisatawan pada hari raya Idul Fitri mendatang.

Sebab, bagi mereka hari raya Idul Fitri ini bisa menjadi kesempatan untuk memperbaiki jumlah pengunjung di banding hari-hari sebelumnya pada masa pandemi covid-19.

Direktur Utama PD (Perusahaan Daerah) Jasa Yasa, Ahmad Faiz Wildan membenarkan. Dia mengatakan kawasan wisata pantai Balekambang, Ngliyep dan pemandian Metro menambah beberapa destinasi, seperti playground.

“Itu sebagai pengiring wisata bagi anak-anak,” ungkapnya, Selasa (11/5).

Wildan mengaku tetap optimis kunjungan wisata bakal meningkat, meski tidak terlalu membanggakan seperti sebelum pandemi covid-19.

“Apalagi, saat ini akses jalan menuju Balekambang rusak parah di wilayah Desa Srigonco akibat proyek Jalur Lintas Selatan,” tuturnya.

“Nah, akibat kerusakan akses jalan itu, penurunan kunjungan wisata sangat signifikan. Mungkin bisa mencapai 80 persen,” ujarnya.

Kerusakan jalan itu juga terjadi pada akses menuju pantai Ngliyep. Di sana, menurut Wildan juga banyak yang bolong.

Meski jalur itu tidak separah pada akses jalan menuju pantai Balekambang.

“Jadi praktis, akses yang masih bagus adalah akses menuju pemandian Metro,” tutupnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Wisata

Geliatkan Pariwisata Lokal, Disporapar Usung Tagar #dimalangaja

Diterbitkan

,

Geliatkan Pariwisata Lokal, Disporapar Usung Tagar #dimalangaja
Kadisporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni (Foto: Dokumentasi Kabarmalang.com)

 

KABARMALANG.COM – Disporapar Kota Malang geliatkan wisatawan nusantara untuk menggerakkan pariwisata lokal yang sedang lesu di masa pandemi ini.

Kadisporapar Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni membenarkan. Dia mengusung tagar #dimalangaja, tujuannya mengajak masyarakat agar berwisata di Malang Raya saja.

Terlebih pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan larangan mudik mulai tanggal 6 Mei hingga 17 Mei 2021.

“Dengan telah adanya penyekatan yang mulai pada tanggal 6-17 Mei 2021 nanti, jadi kita yang di Malang cukup rekreasi di Malang saja #dimalangaja,” ucap Ida Ayu, Jumat (30/4).

Kabar Lainnya : Kunjungan Lesu, Selecta Batu Target 700 Ribu Wisatawan.

“Jangan kemana-mana. Ini imbauan yang harus masyarakat taati. Karena pemerintah tidak main-main dengan pandemi ini,” sambungnya.

Malang Raya memang punya daya pikat pariwisata yang luar biasa. Mulai dari wisata kuliner, wisata edukasi, wisata sejarah, wisata alam, hingga wisata kampung tematik.

Berwisata di kampung tematik di Kota Malang bisa menjadi pilihan masyarakat sebagai upaya geliatkan pariwisata lokal. Sebab, wisata kampung tematik tetap beroperasi.

“Kampung tematik tetap berjalan. Ada kunjungan tapi tidak banyak. Jadi sasaran utama yang ramai saat Ramadan ini yang ke hotel dan resto,” terangnya.

Kabar Lainnya : Geliatkan Wisata Budaya, Sendra Tari Siap Guna.

Ia menambahkan bahwa okupansi kunjungan wisatawan yang datang ke Kota Malang untuk menginap di hotel hanya berada di angka sekitar 30 persen.

“Kunjungan ke hotel selama ramadan ini hanya sekitar 30 persen. Terjadi penurunan sampai setengahnya jika kita bandingkan dengan tahun 2020 lalu yang sampai 70 persen,” bebernya.

Menurutnya, penyebab terjadinya penurunan tersebut karena pandemi covid-19 serta adanya  larangan mudik lebaran tahun 2021 ini.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Wisata

Pandemi, Kunjungan Sumber Sirah Gondanglegi Malang Naik Turun

Diterbitkan

,

Wahana kolam renang Sumber Sirah. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Mayoritas kunjungan wisata mengalami penurunan selama masa pandemi covid-19. Tetapi, wisata air Sumber Sirah Gondanglegi malah cenderung stabil.

“Kalau turun, tidak. Namun, meski tidak terlalu stabil, tapi fluktuatif. Kadang turun, kadang naik,” ungkap Direktur Bumdes Barokah, Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, Zainul Roziqin, Sabtu (3/4).

Hal itu, selain akibat PSBB dan PPKM, juga akibat cuaca yang tidak menentu.

“Kalau masa New Normal jumlah kunjungan cenderung naik, meski tidak terlalu signifikan. Sekarang meski masih masa PPKM Mikro jumlah kunjungannya mulai meningkat lagi,” ujarnya.

Zainul merinci, jumlah kunjungan terbilang stabil. Wisatawan yang datang ke sana mencapai kurang lebih 200 orang. Sedangkan pada masa weekend dan hari libur wisatawan bisa mencapai 500 oraang.

“Kalau pada masa PSBB dan awal PPKM kemarin rata-rata 150 orang saja. Sekarang mulai meningkat lagi,” tegasnya.

Saat ini, pengelola Sumber Sirah mengaku bakal menambah wahana lagi. Yakni kolam renang khusus untuk anak.

“Di sisi timur ada sumber lagi, tapi tidak terlalu dalam. Nah, di sana kita berencana akan membangun kolam renang khusus anak-anaknya,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Sumber Sirah adalah salah satu wahana kolam renang berbasis di Kecamatan Gondanglegi. Wahana itu mulai mendapat operasi tahun 2015 lalu.

Untuk masuk dan menikmati keindahan wahana kolam renang tersebut, pengunjung cukup membayar Rp 5 ribu rupiah per orang.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com