Connect with us

Wisata

Boonpring, Eco Wisata Berbasis Kehijauan Bambu di Sanankerto Turen

Diterbitkan

,

Boonpring Andeman, Desa Sanankerto, Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Suasana perkotaan acapkali bikin gerah. Ada baiknya menyisihkan waktu ke pedesaan untuk menyejukkan pikiran.

Banyak wisata alam di Kabupaten Malang yang cocok untuk ngadem. Salah satunya adalah Eco Wisata Boonpring Andeman. Lokasinya di Desa Sanankerto, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Di sana pemandangan hijau bamboo tersuguh untuk pengunjung. Pun berbagai wahana, seperti kolam renang, perahu gayung, dan cafe.

Baca Juga : Meski Ditengah Pandemi, Unggas Eco Green Park Masih Jadi Prioritas.

Meski di tengah pandemi covid-19, pengunjung tidak perlu khawatir. Penerapan protokol kesehatan di sana ketat.

Pasalnya, seluruh area Eco Wisata Boonpring menydiakan perlengkapan prokes, Yaitu, tempat cuci tangan beserta maskernya.

“Semua penerapan protokol kesehatan kami sediakan. Sebagaimana petunjuk Satgas Covid-19 Kabupaten Malang,” ungkap Direktur Administrasi Direktur Administrasi Bumdes Kertoraharjo, Desa Sanankerto, Dian Agus Sukarno.

Biaya masuk Eco Wisata Boonpring juga cukup terjangkau. Dengan 50 ribu, pengunjung bisa memboyong seluruh keluarganya berwisata.

“Biaya masuk Rp 10 ribu untuk dewasa. Rp 5 ribu untuk anak-anak. Sedangkan, biaya wahananya berbeda. Perahu bebek Rp 10 hingga 20 ribu saja. Itu bisa menampung 2 hingga 3 orang,” rincinya.

Sementara, akses menuju wisata Boonpring juga sangat mudah. Jaraknya sekitar 33,1 kilometer dari jantung kota Malang. Dengan waktu tempuh sekitar 1 jam.

“Bagi pengunjung yang dari arah Kota Malang. Bisa menuju arah Kecamatan Bululawang. Sampai pertigaan pabrik gula Krebet belok kiri,” tuturnya.(im/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Wisata

Mural 3D Siap Hiasi Kampung Heritage Kayutangan Kota Malang

Diterbitkan

,

Mural berbentuk 3 dimensi di sejumlah sudut Kampung Kayutangan Heritage (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Sejumlah sudut Perkampungan Heritage Kayutangan di kawasan Kauman Kota Malang bakal tampak terlihat estetik. Sekaligus menjadi spot foto favorit warga Kota Malang.

Karena, kawasan perkampungan Heritage Kayutangan mulai terbangun. Beberapa dinding rumah warga juga terdapat mural berbentuk tiga dimensi.

Misalnya, ada salah satu mural menyuguhkan gambaran bangunan kuno. Terlihat indah dan juga realistik, sehingga tampak nyata.

Konsultan Proyek Kayutangan Malang Heritage, Alif Riwidya membenarkan. Mural-mural tersebut bagian dari proyek kampung heritage, dan atas seizin masyarakat.

“Semi-semi 3 dimensi seperti yang terlihat di Widodaren 1 dan pedestrian. Yang jelas setiap tembok yang terkesan kumuh atas seijin yang punya rumah kita beri mural,” ujar Alif kepada wartawan, Selasa (2/2).

Selain itu, Alif mengatakan di dalam kampung heritage juga akan ada taman. Pengerjaannya hampir rampung, tinggal penataan taman dan bangkunya.

“Ada taman dan bangku bangku kita tata nanti. Cuma ini belum ketata bangkunya yang di dalam. Kalau yang di koridor Basuki Rahmat sudah terpasang bangku,” tambahnya.

Dia menerangkan pengerjaan koridor luar dan koridor dalam sudah hampir selesai. Tinggal finishing akhir di beberapa titik.

“Sampai hari Minggu kemarin sudah 96 persen. Sebenarnya hanya kurang finishing, furnishing, welding atau pengelasan dan lain sebagainya. Karena kita tidak mungkin ngecat dalam situasi hujan seperti kemarin,” ujarnya.

“Seperti kemarin baru bisa ngecat Cornwood di hanging pedestrian Kauman. Karena enam tahap itu pelapisannya,” tambahnya.

Proyek Kayutangan Heritage seharusnya telah melewati batas deadline pada akhir Februari lalu.

Hanya saja penggarap mendapat perpanjangan waktu dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PU Republik Indonesia.

“Sudah ada perpanjangan dari PPK 40 hari sampai 1 April. Jadi total 340 hari. Untuk pos polisi ya harus sebelum 1 April itu,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Tes GeNose Stasiun Malang Kota Baru Hari Pertama, 4 Positif

Diterbitkan

,

Tes GeNose Stasiun Malang Kotabaru Hari Pertama, 4 Positif
Salah satu calon penumpang yang Tes GeNose C19 di Stasiun Kotabaru Malang, hasilnya negatif (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Tes GeNose C19 sudah tersedia di Stasiun Kota Baru Malang. Mulai Minggu (28/2), penumpang jarak jauh wajib GeNose.

Hal itu berdasarkan SE Kemenhub No 20 Tahun 2021. Yakni pelanggan jarak jauh wajib menunjukkan negatif GeNose C19. Atau Rapid Test Antigen atau RT-PCR.

Luqman Arif, Manajer Humas PT KAI Daop 8 Surabaya membenarkan. Layanan GeNose di Stasiun Kota Baru Malang buka 07.00 -16.00 WIB.

“Pelanggan bertiket dan lunas, bisa memanfaatkan layanan tersebut. Dari jam 7 pagi sampai 4 sore,” ujar Luqman kepada wartawan, di Stasiun Kotabaru, Minggu (28/2).

Kabar Lainnya : Kereta Tanpa Lokomotif Jalan Sendiri Dari Stasiun Malang Kota Baru.

Pada hari pertama layanan GeNose, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Sampai jam 11, ada 72 calon penumpang  ikut tes.

Dari 72 calon penumpang, ada empat yang positif. Luqman mengatakan ada beberapa tindakan merespons hal seperti itu.

Luqman Arif, Manajer Humas PT KAI  Daop 8 Surabaya. (Foto : Fathi)

“Misal ada yang positif. Pertama, tidak kami bolehkan naik ke kereta api,” terang Luqman.

“Tiket kereta api kami batalkan. Uang kita kembalikan 100 persen penuh. Kami kembalikan langsung tunai di lokasi setelah mengambil hasil,” tambahnya.

Luqman menyarankan bagi yang hasilnya positif untuk isolasi mandiri. Kemudian melakukan pengobatan lebih lanjut di puskesmas atau klinik.

Kabar Lainnya : Dampak Covid-19, Penumpang KA Anjlok 50 Persen.

“Kami juga sudah koordinasi dengan Dinkes Kota Malang. Kami sampaikan data penumpang tersebut (hasil positif) kepada mereka,” jelasnya.

Layanan tes GeNose Stasiun Malang Kotabaru terjangkau. Yakni Rp 20 ribu. Sementara tes rapid antigen Rp 105 ribu. Hasil tes GeNose juga lebih cepat keluar. Yaitu 3-5 menit saja.

“GeNose layanannya relatif lebih cepat. Tetapi kami tetap mengimbau masyarakat. Kalau mau tes jangan mepet-mepet jam keberangkatan kereta api,” pesannya.

“Antisipasinya kalau antre panjang. Risikonya ketinggalan jam keberangkatan kereta api. Seyogyannya kalau mau tes, bisa 3-5 jam sebelum keberangkatan. Bahkan mungkin satu hari sebelumnya,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

KAI Daop 8 Surabaya Tambah Stasiun Pemeriksaan GeNose

Diterbitkan

,

KAI Daop 8 Surabaya Tambah Stasiun Pemeriksaan GeNose
Layanan Stasiun Kota Baru Malang ketambahan pemeriksaan GeNose. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – KAI Daop 8 Surabaya menambah 2 stasiun pemeriksaan GeNose. Sebelumnya, layanan ini hanya tersedia di Stasiun Surabaya Pasarturi.

Sekarang dua stasiun KAI Daop 8 Surabaya melayani GeNose. Yaitu Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Kota Baru Malang.

“Penambahan stasiun pemeriksaan GeNose C19 merupakan peningkatan pelayanan. Dalam rangka pemenuhan persyaratan perjalanan kereta api,” ujar Manajer Humas Daop 8 Luqman Arif, Sabtu (27/2).

Kabar Lainnya : Daop 8 Selidiki Gerbong Kotalama Jalan Sendiri.

GeNose di Gubeng tersedia mulai pukul 07.00 sampai 18.00. Sementara, Stasiun Kota Baru menyediakan GeNose sampai 16.00. Layanan ini berlaku setiap hari dengan biaya Rp 20.000.

Layanan GeNose C19 merupakan hasil sinergi BUMN. Yakni antara KAI dan Rajawali Nusantara Indonesia. Serta Universitas Gadjah Mada.

Ini karena pelanggan jarak jauh wajib negatif GeNose C19. Atau rapid test antigen atau RT-PCR.

Sampelnya maksimal 3 x 24 jam sebelum jam keberangkatan. Sementara, keberangkatan saat libur panjang maksimal 1 x 24 jam.

Balita di bawah lima tahun tidak wajib GeNose. Syarat pemeriksaan GeNose di stasiun adalah memiliki tiket. Atau kode booking KA Jarak Jauh yang sudah lunas.

Calon penumpang juga pantang merokok, makan, dan minum. Ini untuk meningkatkan akurasi hasil pemeriksaan GeNose C19.

Saat pelaksanaan, calon penumpang harus meniup kantong hingga penuh. Kemudian, mengikuti arahan petugas atau petunjuk di lokasi pemeriksaan.

KAI memastikan pelanggan harus dalam kondisi sehat. Serta, memenuhi persyaratan sesuai ketentuan pemerintah.

Layanan Genose C19 memang terjangkau bagi masyrakat. Tetapi, KAI Daop 8 Surabaya juga menyediakan tes antigen. Dengan harga Rp 105.000.

“Jadi pelanggan bisa memilih. Ingin menggunakan layanan rapid test antigen atau GeNose C19,” pungkas Luqman.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com