Connect with us

Olahraga

Arema FC Jajaki Ujicoba Madura United

Diterbitkan

||

Pelatih Carlos Oliveira saat melatih Arema FC. (Foto : Carep-04)

KABARMALANG.COM – Kendati nasib liga terombang-ambing, Arema FC tidak ambil pusing. Walau kepolisian tak satu kata, klub manut mayoritas saja.

Singo Edan pun bersedia melanjutkan liga. Sehingga, program persiapan langsung ditata. Agenda pertama adalah uji coba.

“Madura United ingin mengajak uji coba Arema. Ini sebagai ajang pemanasan sebelum kompetisi. Manajemen sudah sampaikan kepada pelatih, dan bersedia,” ujar General Manager Arema, Ruddy Widodo, Rabu (14/10) malam.

Klub dan pelatih masih diskusi soal tanggal uji coba. Berbagai teknis dibahas ketat.

Misalnya, apakah tanggal uji coba dipublikasikan. Karena, uji coba dua tim besar adalah magnet suporter.

Kerumunan suporter juga menjadi kekhawatiran. Walau tidak masuk tribun, mereka bisa berkerumun di luar.

Ini berbahaya dari sisi protokol kesehatan. Sehingga, tanggal pertandingan berpotensi tidak diumumkan.

“Tim pelatih sudah diberitahu manajemen. Tapi, masih dibahas teknisnya bagaimana. Rencananya pekan depan uji coba,” kata asisten pelatih Arema FC, Kuncoro.

“Manajemen sudah sampaikan kepada tim pelatih terkait uji coba ini. Tetapi, dikembalikan lagi nanti teknisnya seperti apa. Rencananya, pekan depan uji coba,” tambahnya.

Uji coba ini diharap tak memancing kerumunan. Sehingga, tim pelatih juga meminta pengertian suporter.

Apalagi, Arema memang membutuhkan uji coba. Dua pemain asing asal Brasil, butuh adaptasi.

Yaitu, Caio Ruan dan Bruno Smith. Cara tercepat menguji mereka, adalah uji coba.

“Kami tetap perlu lihat performa Caio dan Bruno. Khusus Bruno, kalau sudah negatif, baru kembali ke tim,” tambah Kuncoro.

Laga uji coba lawan Madura United sangat ditunggu. Karena, ini uji coba pertama Arema era Carlos Oliveira.

Sebelum Carlos datang, Arema sudah uji coba. Lawannya, Akademi Arema, PS Kaki Mas, dan PON Jatim.(carep-04/yds)

Klik untuk mengirimkan komentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Robert Rene Alberts Nyinyir, PSSI Berang

Diterbitkan

||

Robert Rene Alberts Nyinyir, PSSI Berang
Robert 'Rene' Alberts, pelatih Persib Bandung. (Foto : Instagram @robertrenealberts)

KABARMALANG.COM – Mulutmu harimaumu. Tampaknya, pepatah ini masih sangat berlaku bagi Robert Rene Albert. Yakni, mantan pelatih Arema, yang sekarang membesut Persib Bandung.

Komite Yudisial PSSI berang dengan pernyataan pelatih asal Belanda. Robert nyinyir bahwa PSSI dihuni orang-orang rakus.

Komentar Robert tersiar di media online, (30/10). Robert tak hanya menyebut orang PSSI rakus.

Dia juga menyebut orang PSSI hanya memikirkan kepentingan pribadi. Serta, mencari keuntungan dari sepak bola Indonesia.

Ketua Komite Disiplin PSSI, Erwin TPL Tobing turun tangan. Komdis PSSI akan mempelajari komentar Robert tersebut.

“Komentar Robert Alberts kami bawa ke Komdis PSSI. Pelatih tim besar tidak seharusnya berkomentar begitu,” ujar Erwin, dilansir PSSI, Sabtu (31/10).

Erwin TBL Tobing, Komdis PSSI

“Ada etika yang harus diperhatikan. Kami sayangkan statement tersebut,” tambahnya.

“Apa yang dimaksud dengan rakus dan mementingkan diri sendiri? Masa kepengurusan PSSI kapan yang dia maksud?,” tanya Erwin.

Menurut Erwin, kepengurusan PSSI sekarang baru setahun terbentuk. Tapi, langsung menghadapi pandemi Covid-19.

Sehingga aktivitas persepakbolaan memang harus dihentikan. Erwin balik mempertanyakan performa Robert saat menangani Persib.

“Apa yang sudah di buatnya? Coba dia fokus dan majukan dulu Persib,” terang Erwin.

“Belum paham tentang PSSI yang sekarang sudah berkomentar. Itupun ngambang, tanpa data dan bukti,” jelas Erwin.

Ketua Komite Etik PSSI, Bambang Usadi juga berkomentar.

Menurutnya, dia sudah terlalu kelewatan berkomentar. Serta, melebihi kapasitasnya sebagai pelatih Persib Bandung.

“Komentar tersebut akan kami bawa ke Komite Disiplin Etik. PSSI melalui Kesekjenan akan menyampaikan surat klarifikasi komentar itu,” kata Bambang Usadi.

Menurut Bambang, dia adalah seorang profesional. Sehingga, seharusnya menunjukkan kapasitas dan mentalitas sportif.

Robert harusnya berpikir sebelum berkata. Pun, kata-katanya harus dengan basis fakta dan realita.

Olahraga telah mengajarkan kita bagaimana bersikap bersadarkan bukti konkrit. Terlebih, sepak bola profesional. Permainan sepak bola menerapkan sanksi dengan bukti konkrit. Bukan mengada-ngada, rumor dan desas-desus,” terangnya.

“Ada dua hal yang perlu disoroti. Pertama tentang dia menuduh pengurus PSSI. Dan tentang siapa yang dimaksud dalam komentar tersebut,” jelas purnawirawan polisi berbintang dua tersebut.

Sebut PSSI Dipimpin Orang Rakus

Sebelumnya, Robert memang memberi pernyataan itu kepada wartawan. Awalnya dia bicara masa depan sepakbola Indonesia.

Robert menilai perlu ada perbaikan fasilitas dan peningkatan sarana. Setelah itu, dia bicara soal federasi sepakbola Indonesia.

Robert menilai sepakbola Indonesia butuh orang tepat.

“Bukan orang-orang rakus dan memikirkan kepentingan pribadinya. Bukan orang yang mencari keuntungan dari sepak bola Indonesia. Kalian lihat baru ada perubahan (pemimpin). Meski masih ada orang-orang yang tetap mencari keuntungannya sendiri,” katanya dilansir Tribunnews.com, (31/10).(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Kabar Batu

Pemkot Batu Support Penuh Ekosistem E-Sport

Diterbitkan

||

Kompetisi Valorant Piala Walikota KWB E-sport 2020 (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COMPemkot Batu mendukung penuh ekosistem e-sport. Ini dibuktikan dengan gelaran Piala Walikota KWB e-Sport 2020.

Kompetisi digelar sejak 23 Oktober sampai 1 November nanti. Total hadiah yang diperebutkan Rp 35 juta.

Euforia kompetisi ini berbeda dibandingkan lomba lokal lainnya. Ada 129 tim dari luar negeri.

Mereka meramaikan tiga kompetisi. Yaitu MLBB, PUBG, dan Valorant.

“Alhamdulillah cukup meriah. Ada dari Malaysia, Singapura, Pakistan, dan negara lainnya,” ungkap Ketua AVGI Kota Batu Alfi Nir Hidayat Rabu pagi (28/10).

Dari tiga perlombaan, baru Valorant yang memiliki pemenang. Kategori Valorant dimenangkan oleh XCN dari Indonesia. Mereka mendapatkan hadiah $500.

Sedangkan, juara kedua dimenangkan oleh Legion dari Indonesia. Mereka mendapatkan $350.

Juara ketiga dimenangkan oleh EAS dari Malaysia. Mereka mendapatkan $ 150.

“Ini juga merupakan ajang seleksi untuk persiapan PON 2021. Wadah ini digunakan sebagai sosialisasi dan pengertian kepada masyarakat. Bahwa video games merupakan sesuatu yang positif,” imbuh Kepala DPUPR Kota Batu tersebut.

Kompetisi oleh AVGI Batu ini mendobrak stigma negatif game. Karena, e-sport juga mampu mengharumkan nama bangsa. Bahkan, mampu menghasilkan pundi-pundi ekonomi yang besar. (arl/yds)

Lanjutkan Membaca

Olahraga

Menata Persilatan Kota Malang Ditengah Pandemi

Diterbitkan

||

H Parso, saat menerima panji Ipsi sebagai simbol tampuk kepemimpinan

 

KABARMALANG.COM – Kepengurusan IPSI Kota Malang berganti. Gerbong baru ini diharapkan bisa membawa dunia persilatan Kota Malang lebih berprestasi.

“Agenda ini mundur dari jadwal yang telah ditentukan, yaitu April 2020. Padahal panitia sudah dibentuk dan mulai bertugas Februari 2020,” ujar As’ad Munawir, Wakil Ketua I Koni Kota Malang, Sabtu (24/10/2020).

Sebulan sebelum pelaksanaan, Koni Kota Malang memutuskan menonaktifkan seluruh agenda. Termasuk latihan di setiap cabor, hingga kini. Akibat pandemi Covid-19.

Ada suasana beda di Aula Disdikbud Kota Malang. Karena Ketua Umum IPSI Kota Malang Ir Nono Suherno sekitar sebulan lalu meninggal dunia. Maka pembukaan muskot pun diawali dengan doa bersama bagi almarhum.

Muskot ini dihadiri lengkap 12 perguruan pencak silat anggota Ipsi kota. Antara lain: PSHT, Perisai Diri, Perisai Putih, Merpati Putih, Pamur, Pagar Nusa, Tapak Suci, PSHW, Nur Harias, Satria Tunggal, Asad dan inilah pemilik hak memilih dan dipilih.

Ketua Harian Ipsi H Parso, mewakili almarhum Nono menyampaikan Laporan Pertanggungjawaban.

Diterima anggota. Sidang dilanjutkan. Pengurus lama di-demisionerkan. Dilanjutkan pemilihan ketua dan formatur.

Penjaringan calon ketua diperoleh: Budi Utomo PSHT, Kusmadiono Tapak Suci dan H Parso Pamur. Melalui pemilihan, masing-masing mendapat suara 2, 7 dan 3. Maka H Parso menjadi Ketua Ipsi Kota Malang 2020-2024 terpilih.

“Prosedur selanjutnya, panitia Muskot akan melaporkan ke Ipsi Pengprov Jatim dan Koni. Agar segera di SK kan dan dilanjutkan dengan pelantikan,” ujar Anita Yuli Rahmawati, sekretaris panitia.

H Parso menyampaikan jika ke depannya tantangan Ipsi lebih berat. Karena pandemi belum berakhir.

“Karena itu, saya butuh dukungan dari semua anggota perguruan untuk menjalankan organisasi,” ujarnya. (Carep-3/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com