Serba Serbi
PVMBG : Ada Potensi Letusan Freatik Gunung Bromo

KABARMALANG.COM – Pusat Vulkanologi, Mitigasi, Bencana Gunung Api (PVMBG) merekomendasikan adanya bahaya letusan freatik Gunung Bromo. Aktifitas dalam radius 1 kilometer dari kawah pun dilarang. Apa maksud letusan freatik itu ?.
Kepala Bidang Gunung Api PVMBG, Hendra Gunawan mengatakan, letusan freatik adalah letusan uap air. Letusan itu, tidak secara langsung diakibatkan oleh naiknya magma menuju permukaan sebuah gunung berapi.
“Letusan freatik itu adalah letusan uap air, jadi letusan yang tidak secara langsung diakibatkan oleh naiknya magma menuju permukaan,” jelas Hendra kepada Kabarmalang.com, Rabu (21/10/2020).
Menurut Hendra, pada kondisi tersebut, magma masih berada pada kedalaman dan tidak bergerak naik.
Akan tetapi panas magma dapat memanaskan lapisan air tanah di kedalaman 1 sampai 2 kilomter dibawah kawah.
“Sehingga lama-lama air di kedalaman tersebut akan mempunyai tekanan tinggi dan berakibat letusan freatik,” bebernya.
PVMBG telah merekomendasikan agar masyarakat menghindari aktifitas radius 1 kilometer dari kawah Gunung Bromo.
Tujuannya, mengantisipasi terjadinya letusan freatik (yang biasanya berupa letusan kecil).
“Maka yang berada diluar radius 1 kilometer akan relatif aman,” kata Hendra.
Sementara letusan freatik, lanjut Hendra, dapat hanya berupa uap air putih saja. Namun, bisa juga letusan disertai material lama yang berada pada dinding lubang kawah ikut terbawa uap air.
“Sehingga kemudian berwarna abu keputihan saat letusan terjadi,” pungkas Hendra.
Meski demikian, kata Hendra, aktifitas Gunung Bromo belum menunjukkan aktifitas secara signifikan.
Hanya saja, dengan status Waspada level II, direkomendasikan jarak aman diluar radius 1 kilometer dari kawah.
Selain, adanya potensi letusan freatik secara tiba-tiba.
“Tremor bersifat menerus (terekam setiap hari), tapi energi tremornya masih kecil (amplitudo tremor rata-rata hanya 1 mm). Bandingkan dengan amplitudo tremor menjelang atau saat erupsi yang mencapai amplitudo rata-rata 25 mm,” paparnya.
Laporan PVMBG per 20 Oktober 2020 mencatat, aktifitas Gunung Bromo secara visual cukup jelas hingga kabut 0-III.
Asap kawah bertekanan lemah teramati berwarna putih dengan intensitas tipis hingga sedang dan tinggi 50-300 meter di atas puncak kawah pada gunung berketinggian 2329 mdpl itu.
Tercatat juga gempa tremor menerus yang terekam dengan amplitudo 0.5-1 mm (dominan 1 mm).
PVMBG menyatakan, status Gunung Bromo adalah Waspada Level II. Dengan merekomendasikan masyarakat di sekitar Gunung Bromo dan pengunjung atau wisatawan tidak memasuki kawasan dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif.
Masyarakat di sekitar Gunung Bromo, baik itu pedagang, wisatawan, pendaki, dan pengelola wisata agar mewaspadai terjadinya letusan freatik yang bersifat tiba – tiba dan tanpa didahului oleh gejala-gejala vulkanik yang jelas.
Sebelumnya, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mengumumkan hingga saat ini wisata Gunung Bromo belum dapat dikunjungi wisata.
Selain mencegah penyebaran Covid-19, pembatasan kunjungan wisatawan berdasarkan rekomendasi Pusat Vulkanologi, Mitigasi, Bencana Gunung Api (PVMBG) terkait bahaya aktifitas Gunung Bromo. (rjs/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara




































