Connect with us

Edukasi

Rektor UT Minta Maaf Server Ujian Down

Diterbitkan

,

Rektor UT Minta Maaf Server Ujian Down
Rektor Universitas Terbuka, Prof Ojat Darojat MBus PhD saat memberi keterangan soal server Take Home Exam. (Foto : Tangkapan layar)

 

KABARMALANG.COMRektor UT meminta maaf kepada seluruh mahasiswanya di Indonesia. Sebab, server ujian down di hari pertama penyelenggaraan.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya kepada mahasiswa dan pemangku kepentingan. Sabtu (5/12), terjadi kendala teknis Take Home Exam,” kata Rektor UT, Prof Ojat Darojat MBus PhD dalam keterangan terbukanya di media sosial, Senin pagi (7/12).

Baca juga : Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

Rektor UT menyebut, THE adalah skema baru evaluasi belajar. Skema ini menyesuaikan pembelajaran masa pandemi Covid-19.

Evaluasi belajar lainnya adalah ujian online berbasis web. Menurut Rektor UT, berbagai persiapan sudah dilakukan.

Pengembangan dan ujicoba aplikasi THE telah digeber. Supaya, pelaksanaan ujian skema baru berjalan sesuai SOP. Pun, memenuhi standar penjaminan kualitas UT.

“Namun demikian, terjadi kendala teknis dan jaringan di hari pertama. Ini di luar perhitungan kami,” tandas Ojat.

Sekarang, tim IT UT sedang memulihkan server ujian ini. Ojat berharap, THE mulai 8 Desember kembali normal.

“Kami berupaya layanan ujian skema THE dapat berjalan normal,” tambahnya.

Ojat mengakui, down-nya server ujian adalah pelajaran penting. Dia bakal memastikan layanan kepada mahasiswa tetap maksimal.

“Prinsipnya, kebijakan yang tidak merugikan mahasiswa, kami pegang teguh,” tuturnya.

Rektor UT menghargai perjuangan dan kerja keras para mahasiswanya. Karena itu, Ojat mengapresiasi masukan dari para mahasiswa.

Dia juga berterima kasih atas saran pemangku kepentingan. Rektor UT menerima masukan tersebut untuk meningkatkan kualitas kampus.

Seperti diberitakan Kabarmalang.com, server ujian UT down. Ratusan ribu mahasiswanya di seluruh Indonesia mengeluh.

Media sosial resmi UT banjir keluhan. Penghuni Senayan pun ikut merespon keresahan para mahasiswa tersebut.

Baca juga : Server Ujian UT Disorot DPR-RI

Anggota DPR-RI Ridwan Hisjam mendorong perbaikan server. Supaya, keresahan mahasiswa bisa berakhir.

 

Komisi X DPR-RI juga angkat bicara.

Baca juga : Komisi X Minta UT Perbaiki Kualitas Server

Anggota Komisi X, Ahmad Basarah mengapresiasi penundaan ujian THE.

Basarah meminta ada perbaikan server ujian UT.

Dia berharap UT menjaga reputasi pionir pembelajaran jarak jauh.(carep-04/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edukasi

Pancasila Landasan Bangsa, Harus Tersampaikan Dengan Gaya Milenial

Diterbitkan

,

Pancasila Landasan Bangsa, Harus Tersampaikan Dengan Gaya Milenial
Wali Kota Malang, Sutiaji (ketiga dari kiri) bersama para narasumber lainnya di Seminar Pancasila (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Pancasila menjadi landasan bangsa dan negara Indonesia. Filosofi berlambang garuda harus menjadi pegangan seluruh masyarakat Indonesia.

Wali Kota Malang, Sutiaji pun sepakat. Tetapi dia mengatakan perlunya inovasi kekinian milenial.

Sehingga, nilai Pancasila sebagai landasan bangsa tersaji apik. Supaya, seluruh lapisan masyarakat Indonesia tergerak.

Kabar Lainnya : Pancasila Sebagai Landasan Dasar Negara.

Sutiaji menegaskan ini saat menjadi narasumber seminar Pancasila. Tajuk seminarnya adalah ‘Pancasila Sebagai Pencegah Tindakan Korupsi’.

UMM dan BPIP menggelar seminar ini di GKB 4 UMM, Rabu (3/3).

“Bagaimana nantinya BPIP menggarap konten-konten media sosial,” ujar Sutiaji kepada wartawan, di GKB 4 UMM, Rabu (3/3).

“Sehingga ada narasi Pancasila sebagai landasan bangsa. Tetapi, visualisasinya berbentuk film animasi. Kemudian film pendek, dan YouTube juga bisa,” ujar nomor satu di Pemkot Malang tersebut.

Menurut Sutiaji, masyarakat Indonesia harus mengenal Pancasila sejak dini. Dari situ akan muncul rasa cinta terhadap dasar negara Indonesia tersebut.

“Sehingga, dari mana kita cinta kalau tidak mengenal. Mulai dari kalangan bawah sampai atas. Harusnya mulai tertanam sejak kecil. Nanti tinggal pengamalannya,” tutupnya.

Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd menambahkan. Seminar itu bentuk kerja sama BPIP dengan UMM. Tujuannya untuk sosialisasi tindakan preventif terhadap korupsi.

“Harapannya seminar ini mengedukasi peserta seminar dan masyarakat Indonesia. Jangan sampai ada kegiatan korupsi lagi,” ujar Fauzan.

Fauzan mengungkapkan seminar tersebut banyak membahas integritas moral.

“Ada korupsi yang sudah ketahuan dan tidak ketahuan. Itu berkaitan dengan integritas moral,” terangnya.

Menurut Fauzan, bangsa Indonesia harus memiliki integritas moral tinggi. Lalu komitmen berbangsa dan bernegara yang tinggi pula.

“Agar, bangsa Indonesia memiliki keadaban yang tinggi. Lewat peradaban yang tinggilah bangsa Indonesia akan maju. Bersanding dengan negara-negara besar yang lain,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Abraham Lomi Gantikan Kustamar Sebagai Rektor ITN Malang

Diterbitkan

,

Abraham Lomi saat sumpah pelantikan sebagai Rektor ITN Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE, resmi menjadi Rektor ITN Malang. Abraham menggantikan Prof Dr Ir Kustamar MT yang meninggal.

Pelantikan Abraham Lomi terhelat Rabu (3/3) pagi. Prosesi pelantikan tergelar di ITN Malang. Abraham juga menjabat periode 2021-2023.

Abraham menyebut bahwa tugas ini berat. “Ini tanggung jawab yang berat. Karena, ada 10 pakta integritas dari pendahulu saya. Yaitu pak Rektor almarhum Prof Dr Ir Kustamar MT,” ujar Abraham usai pelantikan.

Menurutnya, 10 visi Kustamar, menuntut ITN berlari cepat. Bahkan, dalam waktu 4 tahun, belum tentu program itu tercapai.

“Apalagi saya yang hanya 2 tahun. Tetapi, kita komitmen. ITN dan P2PUTN harus sinergi. Kita pikul visi ini bersama-sama, supaya seimbang,” ujar sabuk hitam bela diri Shorinji Kempo itu.

Abraham sendiri pernah menjadi rektor ITN 2003-2007 dan 2007-2011. Dia juga tetap mengajar di ITN setelah tak menjadi rektor.

“Saya pun terlibat dalam program-program pendahulu saya. Sehingga saya tahu persis perkembangan ITN,” ujarnya.

Dia pun siap, bekerja keras untuk ITN periode 2021-2023. Tetapi, dia pun berpesan agar semua pihak membangun sinergi.

“Kalau kami salah, tentu silakan tegur. Tetapi, ketika sukses, beri reward. Kami pun siap menjalankan tugas sesuai SOP,” ujarnya.

Rektor ITN Malang periode 2021-2023.

Menurut Abraham, ada tiga hal penting di masa jabatannya. Pertama, harus melaksanakan visi Rektor Kustamar dan tercapai.

“Kedua, bangun komunikasi terus dengan P2PUTN. Ketiga, pembinaan regenerasi,” sambungnya.

Menurutnya, ITN penuh dengan orang-orang muda. Saat jabatannya berakhir, dia ingin orang-orang muda ini menahkodai ITN.

“Mereka yang menjadi nahkoda ITN ke depan. Tentunya dengan inovasi dan kreativitas,” tutur Rektor ITN.

Kabar Lainnya : ITN Tawarkan Triple Helix Pembangunan Nasional.

Sejumlah pejabat menyaksikan pelantikan Rektor ITN. Dewan pengawas, perimbangan dan Senat ITN.

Selanjutnya Rektor UKWK Malang, Frater Dr Klemens Mere BHK. Kemudian LLDikti Jatim. Setelah itu perwakilan tiga kepala daerah.

Serta, beberapa tokoh dan aparat. Baik dari Kelurahan Sumbersari, Babinsa dan Babinkamtibmas.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Tenaga Pendidik Negeri Dapat Jatah Vaksin, Guru Swasta Gigit Jari

Diterbitkan

,

Tenaga Pendidik Negeri Dapat Jatah Vaksin, Guru Swasta Gigit Jari
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Tenaga pendidik sekolah swasta tampaknya harus bersabar. Karena, pencanangan vaksinasi guru, hanya bagi sekolah negeri.

Kadinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo tidak menampiknya. Dia mengatakan vaksinasi tenaga pendidik negeri masuk tahap kedua.

Vaksinasinya bersamaan dengan jajaran TNI dan Polri.

“Untuk guru yang bertugas di sekolah negeri. Jumlahnya sekitar 14-15 ribu orang,” ungkapnya, Selasa (2/3).

Pelaksanaan vaksinasinya, menurut Arbani sudah mulai Senin (1/3) kemarin. Sedangkan guru sekolah swasta harus gigit jari.

Karena, mantan Direktur RSUD Lawang belum tahu kapan vaksinasinya. Tetapi, Pemkab Malang sudah mengantongi data guru swasta tersebut.

“Kalau datanya sudah kami kantongi. Tetapi kalau pelaksanaanya belum tahu,” tuturnya.

Sebagai informasi, selain guru, pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini sasarannya adalah TNI dan Polri.

Untuk Polri jumlahnya sebanyak 1226 orang, TNI sebanyak 1227 orang, dan 3000 tenaga kesehatan yang belum mendapat jatah vaksinasi pada tahap pertama beberapa waktu lalu.

“Jumlah vaksin yang tersedia saat ini jumlahnya sebanyak 4060 Vial. Jumlah itu bisa disuntikkan bagi 20.300 Orang,” pungkas Arbani.

Sementara, data PGRI Kabupaten Malang menyebut ada 6021 guru. Mereka adalah guru honorer yang ada di Kabupaten Malang.

Kabar Lainnya : 2021 Bupati Malang Janjikan Gaji 2 Juta Per Bulan Guru Honorer.

Jumlahnya sebanyak 6.021 orang. Sekitar 4747 orang adalah guru honorer SD. Sementara, 1274 orang guru honorer SMP.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com