Connect with us

Edukasi

Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

Diterbitkan

,

Server Ujian Down, Mahasiswa UT Sambat

 

KABARMALANG.COM – Server Ujian Akhir Semester Universitas Terbuka down. Harusnya, mahasiswa masuk ke the.ut.ac.id untuk mengunduh soal.

Mahasiswa kesulitan mengakses sejak server dibuka jam 00.00. Padahal, Sabtu (5/12) ini adalah Take Home Exam perdana.

Para mahasiswa, mengeluh di Instagram dan Twitter resmi UT. Contohnya, @ian_sky yang mengeluhkan kesulitan login.

“Log-in aja ga bisa min. GImana bisa upload,” kicau akun tersebut. Senada, @susmitaikawati juga sambat soal server down.

“Pagi2 uda badmood. Buka webnya aja uda putus aja, muter2 doank, padahal speedtest aman. webnya down,” tandas mahasiswa UT itu.

Take Home Exam (THE) perdana memakai sistem unggah jawaban. Mahasiswa mengunduh soal di server ujian the.ut.ac.id.

Di dalam situs itu, juga ada lembar pernyataan akademik. Mahasiswa UT harus mengunggah jawaban UAS 6 jam setelah mengunduh.

Jika tidak diunggah 6 jam setelah download, nilainya kosong. Setelah down, UT mengumumkan bahwa jam upload diperpanjang.

“Selamat pagi mahasiswa UT. Sehubungan dengan adanya kendala teknis pada Aplikasi Take Home Exam (THE) pada laman the.ut.ac.id, terdapat perpanjangan waktu THE Ujian I.1,” kicau akun @UnivTerbuka.

Meski demikian, sampai sekarang, website tersebut belum bisa diakses. Twitter UT akhirnya penuh keluhan mahasiswa.

@ariya_savik menyebut sampai sekarang THE UT tidak terakses. “Saya buka aja masih belum bisa min. Kalau sampe 24 jam gabisa gimana min? saya tunggu dari jam 2 pagi sampe skrg belum bisa2,” kicaunya.

Sampai sekarang, mahasiswa UT se-Indonesia belum bisa mengakses UAS-nya. Belum ada keterangan resmi dari pejabat Universitas Terbuka.(carep-04)

Advertisement
8 Comments

8 Comments

  1. R

    5 Desember 2020 at 1:03 pm

    Apakah sudah ada solusi untuk permasalahan ini?

  2. Fatimah

    5 Desember 2020 at 3:06 pm

    ceritanya jam 6 pagi sudah unduh soal tapi kenyataannya sampai jam 4 sore gagal masuk ke aplikasihnya..ini benar2 menguras tenaga 1 harian dpn laptop..tangan terasa panas klik dan mengklik terus sampai nga terasa tertidur sejenak..pekerjaan yg lain jadi terbengkalai..suami mesti ekstra jaga anak seharian..

  3. Emi warni

    5 Desember 2020 at 3:50 pm

    Gimana lgi pak/buk Tidak ada satu pun Dari kami pokjar bawan yg bisa mengajar the.ut.ac.id..bagaimana dengan nilai kami.. Mohon solusi pak/buk

  4. SUMARDI 041108106

    5 Desember 2020 at 4:55 pm

    Bagaimana min.dari jam 00 wib sampai pukul17.54wib masih belum terbuka.mohon penjelasan

  5. Hendrika.

    5 Desember 2020 at 5:12 pm

    Sampai sekarang saya belum bisa kerjakan UAS.karena jaringan.. gimana solusinya

  6. Syafiuddin

    5 Desember 2020 at 6:03 pm

    Bapak ibu yang terhormat pengurus pusat UT. Kami selaku mahasiswa UT merasa tidak nyaman atas ujian sekarang take home exam Ujian yang secara bersamaan pastinya ada kendala mengingat musim hujan pastinya jaringan juga tidak akan setabil. Dan ujian THE Juga belum trial atau uji coba kepada kami. Kalau ujian selanjutnya seperti ini kejadiannya para mahasiswa tambah ngeluh insyALLAH ketidak nyamanan dan kecewa jangan sampai terulang kembali, waktu dan material yang akan jadi korban. Apalagi pada masa pandemi banyak yang harus diperhitungkan. Saran kami memaksimalkan LMS. soal dikirim lewat LMS sesuai dengan mata kuliah yang di Ampu dan hasil ujian juga dikirim lewat LMS. Hasilnya bisa dikirim ke pusat lewat UPBJJ daerah masing masing.kami cinta dan bangga kepada UT. Terimakasih

  7. rhiyan

    6 Desember 2020 at 12:32 am

    iya saya jg g bs donlod soalnyaūüė≠

  8. Friyanto

    6 Desember 2020 at 12:44 am

    Kepada Yth. Babak/Ibu Kepala Pimpinan Universitas Terbuka. mohon kiranya dipertimbangkan dan diperhatikan untuk pelaksanaan Take Home Exam ini bagi kami diperdesaan yang jaringannya tidak memungkinkan sangat terkendala bagi kami dengan waktu yang telah ditetapkan apa lagi sekarang link tidak bisa dibuka pada hari pertama sedangkan kami suda jauh-jauh dari Desa ke Kota Kabupaten untuk mencari jaringan. Dan masuk hari ke Dua hari Minggu jam 00:01 tidak bisa juga dibuka, Mohon perhatiannya terimaksih.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Edukasi

Pancasila Landasan Bangsa, Harus Tersampaikan Dengan Gaya Milenial

Diterbitkan

,

Pancasila Landasan Bangsa, Harus Tersampaikan Dengan Gaya Milenial
Wali Kota Malang, Sutiaji (ketiga dari kiri) bersama para narasumber lainnya di Seminar Pancasila (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Pancasila menjadi landasan bangsa dan negara Indonesia. Filosofi berlambang garuda harus menjadi pegangan seluruh masyarakat Indonesia.

Wali Kota Malang, Sutiaji pun sepakat. Tetapi dia mengatakan perlunya inovasi kekinian milenial.

Sehingga, nilai Pancasila sebagai landasan bangsa tersaji apik. Supaya, seluruh lapisan masyarakat Indonesia tergerak.

Kabar Lainnya : Pancasila Sebagai Landasan Dasar Negara.

Sutiaji menegaskan ini saat menjadi narasumber seminar Pancasila. Tajuk seminarnya adalah ‘Pancasila Sebagai Pencegah Tindakan Korupsi’.

UMM dan BPIP menggelar seminar ini di GKB 4 UMM, Rabu (3/3).

“Bagaimana nantinya¬†BPIP menggarap konten-konten media sosial,” ujar Sutiaji kepada wartawan, di GKB 4 UMM, Rabu (3/3).

“Sehingga ada narasi Pancasila sebagai landasan bangsa. Tetapi, visualisasinya berbentuk film animasi. Kemudian film pendek, dan YouTube juga bisa,” ujar nomor satu di Pemkot Malang tersebut.

Menurut Sutiaji, masyarakat Indonesia harus mengenal Pancasila sejak dini. Dari situ akan muncul rasa cinta terhadap dasar negara Indonesia tersebut.

“Sehingga, dari mana kita cinta kalau tidak mengenal. Mulai dari kalangan bawah sampai atas. Harusnya mulai tertanam sejak kecil. Nanti tinggal pengamalannya,” tutupnya.

Rektor UMM, Dr. Fauzan, M.Pd menambahkan. Seminar itu bentuk kerja sama BPIP dengan UMM. Tujuannya untuk sosialisasi tindakan preventif terhadap korupsi.

“Harapannya seminar ini mengedukasi peserta seminar dan masyarakat Indonesia. Jangan sampai ada kegiatan korupsi lagi,” ujar Fauzan.

Fauzan mengungkapkan seminar tersebut banyak membahas integritas moral.

“Ada korupsi yang sudah ketahuan dan tidak ketahuan. Itu berkaitan dengan integritas moral,” terangnya.

Menurut Fauzan, bangsa Indonesia harus memiliki integritas moral tinggi. Lalu komitmen berbangsa dan bernegara yang tinggi pula.

“Agar, bangsa Indonesia memiliki keadaban yang tinggi. Lewat peradaban yang tinggilah bangsa Indonesia akan maju. Bersanding dengan negara-negara besar yang lain,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Abraham Lomi Gantikan Kustamar Sebagai Rektor ITN Malang

Diterbitkan

,

Abraham Lomi saat sumpah pelantikan sebagai Rektor ITN Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Prof Dr Eng Ir Abraham Lomi MSEE, resmi menjadi Rektor ITN Malang. Abraham menggantikan Prof Dr Ir Kustamar MT yang meninggal.

Pelantikan Abraham Lomi terhelat Rabu (3/3) pagi. Prosesi pelantikan tergelar di ITN Malang. Abraham juga menjabat periode 2021-2023.

Abraham menyebut bahwa tugas ini berat. “Ini tanggung jawab yang berat. Karena, ada 10 pakta integritas dari pendahulu saya. Yaitu pak Rektor almarhum Prof Dr Ir Kustamar MT,” ujar Abraham usai pelantikan.

Menurutnya, 10 visi Kustamar, menuntut ITN berlari cepat. Bahkan, dalam waktu 4 tahun, belum tentu program itu tercapai.

“Apalagi saya yang hanya 2 tahun. Tetapi, kita komitmen. ITN dan P2PUTN harus sinergi. Kita pikul visi ini bersama-sama, supaya seimbang,” ujar sabuk hitam bela diri Shorinji Kempo itu.

Abraham sendiri pernah menjadi rektor ITN 2003-2007 dan 2007-2011. Dia juga tetap mengajar di ITN setelah tak menjadi rektor.

“Saya pun terlibat dalam program-program pendahulu saya. Sehingga saya tahu persis perkembangan ITN,” ujarnya.

Dia pun siap, bekerja keras untuk ITN periode 2021-2023. Tetapi, dia pun berpesan agar semua pihak membangun sinergi.

“Kalau kami salah, tentu silakan tegur. Tetapi, ketika sukses, beri reward. Kami pun siap menjalankan tugas sesuai SOP,” ujarnya.

Rektor ITN Malang periode 2021-2023.

Menurut Abraham, ada tiga hal penting di masa jabatannya. Pertama, harus melaksanakan visi Rektor Kustamar dan tercapai.

“Kedua, bangun komunikasi terus dengan P2PUTN. Ketiga, pembinaan regenerasi,” sambungnya.

Menurutnya, ITN penuh dengan orang-orang muda. Saat jabatannya berakhir, dia ingin orang-orang muda ini menahkodai ITN.

“Mereka yang menjadi nahkoda ITN ke depan. Tentunya dengan inovasi dan kreativitas,” tutur Rektor ITN.

Kabar Lainnya : ITN Tawarkan Triple Helix Pembangunan Nasional.

Sejumlah pejabat menyaksikan pelantikan Rektor ITN. Dewan pengawas, perimbangan dan Senat ITN.

Selanjutnya Rektor UKWK Malang, Frater Dr Klemens Mere BHK. Kemudian LLDikti Jatim. Setelah itu perwakilan tiga kepala daerah.

Serta, beberapa tokoh dan aparat. Baik dari Kelurahan Sumbersari, Babinsa dan Babinkamtibmas.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Tenaga Pendidik Negeri Dapat Jatah Vaksin, Guru Swasta Gigit Jari

Diterbitkan

,

Tenaga Pendidik Negeri Dapat Jatah Vaksin, Guru Swasta Gigit Jari
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Tenaga pendidik sekolah swasta tampaknya harus bersabar. Karena, pencanangan vaksinasi guru, hanya bagi sekolah negeri.

Kadinkes Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo tidak menampiknya. Dia mengatakan vaksinasi tenaga pendidik negeri masuk tahap kedua.

Vaksinasinya bersamaan dengan jajaran TNI dan Polri.

“Untuk guru yang bertugas di sekolah negeri. Jumlahnya sekitar 14-15 ribu orang,” ungkapnya, Selasa (2/3).

Pelaksanaan vaksinasinya, menurut Arbani sudah mulai Senin (1/3) kemarin. Sedangkan guru sekolah swasta harus gigit jari.

Karena, mantan Direktur RSUD Lawang belum tahu kapan vaksinasinya. Tetapi, Pemkab Malang sudah mengantongi data guru swasta tersebut.

“Kalau datanya sudah kami kantongi. Tetapi kalau pelaksanaanya belum tahu,” tuturnya.

Sebagai informasi, selain guru, pelaksanaan vaksinasi tahap kedua ini sasarannya adalah TNI dan Polri.

Untuk Polri jumlahnya sebanyak 1226 orang, TNI sebanyak 1227 orang, dan 3000 tenaga kesehatan yang belum mendapat jatah vaksinasi pada tahap pertama beberapa waktu lalu.

“Jumlah vaksin yang tersedia saat ini jumlahnya sebanyak 4060 Vial. Jumlah itu bisa disuntikkan bagi 20.300 Orang,” pungkas Arbani.

Sementara, data PGRI Kabupaten Malang menyebut ada 6021 guru. Mereka adalah guru honorer yang ada di Kabupaten Malang.

Kabar Lainnya : 2021 Bupati Malang Janjikan Gaji 2 Juta Per Bulan Guru Honorer.

Jumlahnya sebanyak 6.021 orang. Sekitar 4747 orang adalah guru honorer SD. Sementara, 1274 orang guru honorer SMP.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com