Connect with us

Peristiwa

Demo 20 Oktober, Lalin Sekitar DPRD Kota Malang Ditutup

Diterbitkan

,

IMG 20201019 WA0034

KABARMALANG.COM – Demonstrasi Omnibus Law rencananya akan kembali digelar, Selasa (20/10), besok. Arus lalin di sekitar gedung DPRD Kota Malang dan Kayutangan ditutup.

Skenario penutupan lalin menghadapi aksi demontrasi menolak UU Cipta Kerja oleh mahasiswa dan berbagai elemen buruh sudah dikeluarkan oleh Satlantas Polresta Malang Kota.

Sejumlah ruas jalan akan dilakukan penutupan adalah Jalan Basuki Rahmad, Jalan Semeru, dan Jalan Bromo. Selain tiga ruas jalan itu.

Penutupan lalin juga diberlakukan di Jalan Tugu, Jalan Majapahit, Jalan Kertanegara, Jalan Gajahmada, serta Jalan Suropati.

Sementara rekayasa jalan yang akan diterapkan adalah untuk kendaraan dari utara ke selatan :

1. Alternatif pertama : Jalan Jaksa Agung Suprapto-Simpang Trio 2-Jalan Buring-Jalan Ijen.
2. Alternatif kedua : Jalan Letjen Sutoyo-Simpang Empat Kaliurang-Jalan Mahakam-Jalan WR Supratman-Jalan Panglima Sudirman-Jalan Gatot Subroto.

Sedangkan untuk kendaraan dari selatan ke utara :

1. Altenatif pertama : Jalan Kawi-Jalan Ijen-Jalan Oro-Oro Dowo.
2. Alternatif kedua : Jalan Kawi-Jalan Merdeka Utara-Jalan Merdeka Timur-Jalan Agus Salim-Jalan Gatot Subroto-Jalan Panglima Sudirman.

“Kami menghimbau agar menghindari beberapa titik di Kota Malang mulai simpang Empat Rajabali, Tugu Balaikota Malang, dan sekitarnya,” tulis Satlantas Polres Malang Kota melalui akun instagramnya @lantasmalangkota, Senin (19/10/2020).

Direncanakan, mereka bakal menuju gedung DPRD Kota Malang lagi. Disinyalir, jumlah massa sekitar 3000 orang.

Kapolresta Makota, Kombespol Leonardus Simarmata tidak menolak demonstrasi. Dia tetap memberikan ruang untuk menyampaikan aspirasi.

“Monggo, silahkan, hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat,” terangnya, Senin (19/10).

Namun, Leo berpesan kepada massa aksi bahwa ada potensi provokasi. “Kami sudah ingatkan dan sampaikan. Bahwa aksi ini berpotensi diprovokasi,” tambahnya.

Leo menilai, aksi tidak tepat dilakukan di perempatan Kayutangan. Sebab, kawasan itu adalah area perkantoran dan jalan protokol. (rjs/yds)

 

Iklan

Terpopuler