Pemerintahan
Paslon Pilkada 5 Daerah Jalani Tes Kesehatan di RSSA

KABARMALANG.COM – Sebanyak 8 pasangan calon kepala dan wakil kepala daerah sudah mendaftar di Pilkada serentak 2020, hari ini menjalani tes kesehatan di RS dr Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.
Kasubag Humas RSSA Malang Dony Iryan Vebry Prasetyo menyatakan, hari ini pasangan calon (paslon) yang mengikuti tes kesehatan adalah, dua paslon dari Kabupaten Malang, Sanusi-Didik Gatot Subroto dan Latifah Shohib-Didik Budi Muljono.
Dua paslon dari Kabupaten Jember yakni Faida-Dwi Arya Nugraha Oktavianto, dua paslon asal Kabupaten Blitar yaitu Rijanto-Marhaenis dan Rini Syarifah-R Santoso.
Berikutnya adalah satu paslon dari Kota Blitar yaitu Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto, dan satu paslon dari Kabupaten Banyuwangi yakni Ipuk Festiandani Azwar Anas-Sugirah.
“Hari ini ada paslon dari 5 kota/kabupaten yang menjalani tes kesehatan. Yaitu Kabupaten Malang 2 paslon, Kabupaten Jember 2 paslon, Kabupaten Blitar 2 paslon, Kota Blitar 1 paslon saja, sebenarnya ada 2 paslon. Tapi kita bagi hari Kamis,” terang Doni saat dikonfirmasi, Selasa (8/9/2020).
Dikatakan, sebelumnya RSSA telah menandatangani kerjasama dengan 7 kota/kabupaten yang menggelar Pilkada untuk pemeriksaan kesehatan dan tes psikologi bagi paslon yang mendaftar ke KPU.
Ketujuh daerah itu adalah Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Kota Blitar, Kabupaten Malang, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, dan Kabupaten Banyuwangi.
“Dari 7 itu, hanya enam daerah yang sudah menyetorkan nama paslon. Satunya, ada Kediri. Tetapi, KPU meminta jadwal dimundurkan, karena hanya satu paslon yang mendaftar,” terang Doni.
Menurut Doni, paslon dijadwalkan tes kesehatan hari ini, datang sejak pukul 7 pagi. Tes kesehatan meliputi pengambilan sampel darah hingga foto torax dan jantung.
Besok, lanjut Doni, 8 paslon tersebut akan melanjutkan tes psikologi yang dilaksanakan bersama-sama di ruang Majapahit. “Besok semuanya bareng ikut tes psikologi,” tegasnya.
Karena masa pandemi, kata Doni, RSSA sudah mengeluarkan kebijakan wajib swab bagi para paslon. Beruntungnya, seluruh paslon mengikuti tes kesehatan hari ini, sudah menjalani swab dan hasilnya negatif.
“Saat mendaftar, KPU mewajibkan calon untuk jalani swab. Dan semuanya yang ikut tes kesehatan hari ini, hasilnya negatif atau non Covid-19,” beber Doni.
Tes kesehatan kali ini disebut berbeda dengan pelaksanaan Pilkada sebelum Pandemi. Paslon harus berbaur dengan masyarakat lain juga membutuhkan layanan kesehatan.
“Jika dulu pemeriksaan banyak dilakukan di IPU (instalasi pelayanan umum), tentu lebih nyaman dan ada privasi. Sekarang IPU sudah dijadikan in Covid, jadinya paslon harus berbaur dengan poli-poli umum,” pungkas Doni. (rjs/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi3 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar





































