Connect with us

Pemerintahan

Cek Lintas Malang-Bangil, KAI Antisipasi Gangguan Musim Penghujan

Diterbitkan

,

39ccb55f 66d7 47aa a281 0d9ed09a7ef1
Tim teknis KAI saat berangkat pengecekan lintasan dari Malang ke Bangil. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya melakukan persiapan dalam menghadapi musim penghujan.

Salah satunya dengan melakukan cek lintas dengan menggunakan lori dressin pada hari Rabu, 3 November, dari Stasiun Malang hingga Stasiun Bangil.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif mengabarkan, kegiatan cek lintas ini berfokus pada pengecekan prasarana.

Ini untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api menjelang musim penghujan.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mewujudkan perjalanan kereta api yang selamat, aman, nyaman dan sehat, bagi pelanggan kami,” terangnya.

Memasuki musim penghujan saat ini, Daop 8 Surabaya memetakan daerah rawan yang memiliki potensi mengganggu operasional KA.

“Saat ini, kami mencatat 16 titik yang memiliki potensi mulai dari luapan air, pohon tumbang, hingga rawan longsor,” jelasnya.

Luqman Arif menambahkan, pihaknya menyiagakan petugas di beberapa titik tersebut untuk melakukan penanganan jika terjadi gangguan.

Selain itu, KAI juga mempersiapkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS). Itu terdiri dari pasir, bantalan rel, h-beam (potongan besi), peralatan ringan petugas hingga alat berat Multi Tie Temper (MTT).

Semua peralatan itu berada pada titik potensi rawan gangguan.

Salah satu fokus dalam kegiatan lori dresin tersebut yakni melakukan pemantauan kanan dan kiri rel.

Ini juga sebagai antisipasi kemungkinan adanya pohon tumbang maupun luapan air hujan yang berpotensi mengganggu perjalanan KA.

“Manajemen memerintahkan para petugas untuk memantau daerah yang terdapat pohon tinggi dan berpotensi tumbang ke jalur KA. Kemudian, untuk selanjutnya agar segera ada penanganan,” kata Luqman.

Dari hasil pemeriksaan, jajaran manajemen KAI Daop 8 Surabaya meyakinkan kondisi jalur KA benar-benar dalam kondisi prima.

Meski demikan, pihaknya juga akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan pada beberapa titik yang berpotensi dapat mengganggu perjalanan kereta api.(carep-04/yds)

Iklan

Terpopuler