Connect with us

Olahraga

Dewa Kipas Vs GM Irene Bikin Tren Catur Kota Malang Meningkat

Diterbitkan

,

Dewa Kipas Vs GM Irene Bikin Tren Catur Kota Malang Meningkat
Tim Porprov Catur Kota Malang saat laga uji coba melawan Tim Catur PON Jawa Timur (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – Bukan Queen’s Gambit, melainkan Dewa Kipas Vs GM Irene yang membuat Indonesia demam olahraga catur.

Queen’s Gambit adalah serial Netflix yang menceritakan seorang pecatur wanita. Sementara, Dewa Kipas adalah sebutan bagi Dadang Subur, warga asal Kota Bandung.

Dia menggegerkan jagat maya usai mengalahkan pecatur online IM Levy Rozman atau Gotham Chess.

Kehebohan fenomena Dewa Kipas memuncak. Dewa Kipas beradu bidak catur vs pecatur andalan Indonesia, WGM Irene Kharisma.

Duel mereka berdua tayang secara live di channel youtube Deddy Corbuzier, Senin (22/3) lalu. Sebanyak 1,25 Juta penonton jadi saksi kemenangan telak skor 3-0 Irene atas Dewa Kipas.

Angka 1,25 juta orang menonton siaran langsung friendly match catur tentu jumlah yang fantastis. Fakta tersebut membuat dunia catur booming di mata masyarakat.

Iqra, Pelatih Porprov Catur Kota Malang mengamini. Tayangan Dewa Kipas vs GM Irene Kharisma memberi dampak positif bagi olahraga catur.

“Jelas mangangkat catur di mata dunia. Tetapi secara kemampuan, dengan adanya acara itu terbukti bahwa ketika Dewa Kipas mengalahkan Gotham Chess itu, dia terindikasi menggunakan mesin,” ujar Iqra kepada Kabarmalang.com, Senin (29/3).

Kabar Lainnya : Jelang Pilkada, Ratusan Polisi Batu Rapid Tes.

Menurutnya peminat olahraga catur bakal meningkat. Sebab, masyarakat yang awalnya awam dengan catur akhirnya mengetahui sisi-sisi lain dalam catur.

“Mereka akhirnya lebih mengenal catur. Misalnya ada jam catur, lalu ada engine, menggunakan wasit dan lain-lain. Itu jelas mengangkat dan bakal makin semarak,” jelasnya.

Begitu juga atensi catur di Kota Malang juga bakal lebih meningkat. Peminat catur di Kota Malang sendiri terbilang besar.

“Kalau peminat di Kota Malang itu tinggi, karena di sini (Kota Malang) ada 20 klub catur yang aktif,” tutupnya.

Thathit Budi Sucahyo, Ketua Percasi Kota Malang sepaham. Fenomena dewa kipas tanding dengan WGM Irene membuat atlet catur di Kota Malang makin bersemangat.

“Makanya itu adik-adik (atlet) bisa terpacu. Efek dari itu sendiri sponsor bisa tertarik. Bisa juga memotivasi orang tuanya atlet. Itu (dewa kipas) saja sudah bisa naik, apalagi dengan anak saya,” jelasnya.

Dia merinci tingginya minat cabor catur di Kota Malang. “Kita seleksi dari awal ada 385 atlet. Nanti akan kita kerucutkan jadi 6 putri dan 6 putra untuk Porprov 2022 nanti,” ringkasnya.

Budi, sapaannya, menyebut bahwa di Kota Malang belum memiliki Grand Master Catur. Namun, beberapa atlet catur sudah menjuarai kejuaraan internasional.

“Semoga ke depan atlet kita untuk Porprov Kota Malang mendapatkan hasil yang memuaskan. Adik-adik (atlet Kota Malang) juga bisa mewakili PON Jatim,” akhirnya.(fat/yds)

Iklan

Terpopuler