Peristiwa
Densus 88 Sita Panah Dan Samurai Dari Terduga Teroris Di Pakis Malang

KABARMALANG.COM – Densus 88 menyita panah dan samurai dari terduga teroris BS. Yakni, pria yang tertangkap di Desa Sekarpuro, Pakis, Kabupaten Malang.
Sehari-harinya, BS memang gemar memanah. Istrinya berinisial A, membenarkan. Saat menemui pewarta, Selasa (2/3), istri BS mengaku bingung.
Karena, tiba-tiba Densus 88 datang menggeledah rumahnya. Densus juga membawa suaminya beserta barang-barang miliknya.
Kabar Lainnya : Modus Gusur Lapak, ‘ASN’ Gendam Handphone Penjual Buah.
“Saya tidak tahu betul permasalahannya apa. Suami saya juga tidak pernah cerita dengan saya,” ungkapnya.
Dia juga bingung kenapa mata pencaharian suaminya menjadi persoalan. Karena, menurutnya, suaminya memang perajin panah.
“Alat membuat kerajinan perlengkapan peralatan panah,” tuturnya saat menjelaskan barang sitaan Densus 88 dari rumahnya.
Kabar Lainnya : Janjikan Samurai, Warga Pujon Kuras Korban hingga 18 Miliar.
Densus membawa sejumlah barang bukti. Yakni 8 buah busur panah. Kemudian, 1 stel pakaian tactical.
Selanjutnya 1 lembar cek bank Danamon senilai 2,7 miliar rupiah. Setelah itu 1 buah handy talky.
Ada juga 3 buah pisau lipat. 1 buah borgol. 3 buah sarung anak panah. 5 buah pisau lempar. Satu buah samurai, dan 41 buah buku jihad.
Kabar Lainnya : Edarkan Obat Tanpa Izin, Dua Warga Gondanglegi Diamankan.
BS tidak hanya menjadi perajin peralatan panah. Menurut A, BS juga punya hobi memanah.
Di depan rumah kita ada lahan. Suami saya kerap olahraga panah,” tuturnya.
Sementara itu, Kabarmalang.com mendapatkan informasi dari narasumber terpercaya. Selain menangkap BS, Densus 88 juga menangkap terduga teroris lain.
Kabar Lainnya : KPK Sita Berbagai Dokumen Dari Pemkot Batu, Ini Respon MCW.
Tetapi, lokasinya ada di Kota Malang, Selasa (2/3) kemarin. Terduga teroris tertangkap di Sukun berinisial HS.
Meski demikian, polisi belum memberi keterangan terkait ini. Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Gatot Repli Handoko memberi komentar normatif.
“Lokasi yang di info (Densus 88 Antiteror) ada di tiga tempat. Yaitu di Surabaya, tepatnya di Kenjeran. Moro Krembangan, itu masuk wilayah Perak. Kemudian ada di Malang dan Bojonegoro,” kata Gatot lansiran detikcom, Selasa (2/3).(im/yds)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan3 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































