Connect with us

Edukasi

Dr. Wahyu Hidayat Alumnus ITN Dilantik Sekda Kabupaten Malang

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Alumnus Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) ITN Malang Dr. Ir. Wahyu Hidayat, MM, resmi dilantik menjadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang. Pelantikan dilakukan Bupati Malang, Drs. H M Sanusi MM di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (20/07/2020).

Rektor ITN Malang, Dr.Ir. Kustamar, MT mengatakan, Wahyu Hidayat memang layak menjabat sekretaris daerah. Pasalnya mantan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) tersebut memiliki banyak pengalaman.

Wahyu Hidayat sebelumnya pernah menjabat sebagai kepala di beberapa dinas di lingkungan Pemkab Malang.

“Pengalaman Pak Wahyu sudah banyak. Dengan pengalamannya yang sudah ada, masyarakat akan percaya Pak Wahyu bisa dan sudah siap mengkoordinir dinas-dinas yang ada di Kabupaten Malang,” ujar rektor saat ditemui Humas ITN Malang di ruangannya, Senin (20/07/2020).

Dikatakan rektor, Waktu Hidayat merupakan sosok yang rajin dan serius. Itu terlihat ketika selama ini Wahyu Hidayat menjadi Dosen Luar Biasa di Program Studi PWK ITN Malang.

Pak Wahyu itu kalau mengajar juga total, apa yang dibutuhkan oleh mahasiswa dilayani. Dia (Wahyu Hidayat) juga bersedia membimbing tugas akhir. Ya, harapan institusi Pak Wahyu meskipun sudah menjabat sekda, nanti masih bisa terus mengajar di ITN Malang.

“Dengan catatan tidak sampai mengganggu jadwalnya berdinas sebagai ASN dan mendapat ijin dari atasan,” terang Kustamar.

Rektor selama ini selalu terkesan dengan loyalnya Wahyu Hidayat kepada almamaternya ITN Malang. Seperti saat Prodi PWK mendapat akreditasi A secara khusus Wahyu Hidayat memberi ucapan kepada institusi. Bahkan tatkala diminta hadir sebagai alumnus PWK saat ada asesor dari BAN PT, Wahyu Hidayat juga berkenan hadir.

“Harapan ke depannya akan ada sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan ITN Malang. Kerjasama akan lebih luas lagi terkait perencanaan wilayah dan tidak hanya pada kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan keahlian PWK, namun juga di bidang lainnya,” imbuh lulusan doktoral UB ini.

“Nanti, selain melibatkan dosen juga bisa melibatkan mahasiswa. Sehingga mahasiswa paham terhadap permasalahan dan solusi yang harus diambil saat di lapangan,” sambungnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Prodi PWK, Dr. Agung Witjaksono, ST, MT mengucapkan selamat atas dilantiknya Wahyu Hidayat sebagai Sekda Kabupaten Malang. Di mata Agung, Wahyu Hidayat merupakan sosok yang ulet.

Terbukti alumnus angkatan pertama PWK tahun 1985 ini selalu meng-upgrade keilmuwannya hingga mencapai gelar doktoral.

“Ini sebagai bukti Pak Wahyu tidak pernah berhenti belajar dan selalu amanah dalam mengemban tugas, hingga ia mendapat amanah menjadi Sekda Kabupaten Malang,” ujarnya.

“Semoga dengan menjabat sekda, Pak Wahyu bisa mengangkat pembangunan di Kabupaten Malang dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang secara umum,” harap Agung saat dihubungi melalui sambungan whatsapp.

Menurut Agung, capaian Wahyu Hidayat menjabat sekda juga menjadi keberhasilan bagi Prodi PWK. Pangkalnya, sekda merupakan jabatan cukup tinggi di instansi pemerintahan. Dengan begitu menjadi salah satu tolak ukur bagi Prodi PWK ITN Malang untuk bisa mengantarkan alumninya sukses dimanapun berada.

Sebagai Dosen Luar Biasa PWK, Wahyu Hidayat diharapkan masih bisa mengajar dan konsisten dalam mentransfer ilmunya ke mahasiswa. Memberikan kajian dari sisi birokrasi pemerintahan terkait teori-teori ke-planologian yang disajikan dengan contoh yang nyata dari tugas-tugas-tugas yang dihadapi Wahyu Hidayat.

“Kami berharap, Pak Wahyu bisa membuka wacana bagi calon-calon mahasiswa yang ingin masuk ke PWK ITN Malang. Bahwa alumni PWK bisa berkontribusi dan berkompetisi untuk meraih kedudukan yang strategis di pemerintahan,” pungkas Agung. (ary/fir)

Edukasi

Ospek Daring Program Pendidikan Vokasi UB Ramah Difabel

Diterbitkan

||

Oleh

Ketua Pelaksana PKKMB Program Pendidikan Vokasi UB 2020, Harnan Maliki Abdullah

 

KABARMALANG.COM – Ospek di Kampus Universitas Brawijaya dikenal dengan istilah Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru Universitas Brawijaya (PKKMB UB). Untuk tahun ajaran 2020/2021, karena sedang masa pandemi, maka proses PKKMBnya dilaksanakan secara daring.

Khusus di PKKMB UB Program Pendidikan Vokasi, tahun ini diikuti oleh 1119 mahasiswa baru. Dari total jumlah tersebut, ada sekitar seratusan mahasiswa baru yang difabel atau berkebutuhan khusus.

“Vokasi termasuk yang banyak, karena lebih ke keterampilan, seperti di programing di teknologi informasi, kita sediakan untuk isyarat dan penerjemahnya, jumlahnya ada sekitar seratusan mahasiswa difabel,” ujar Ketua Pelaksana PKKMB Vokasi UB 2020, Harnan Maliki Abdullah, Senin (21/09/2020).

Abdul menambahkan, beberapa yang bisa disebutkan adalah pendertia tuna rungu. Diberikan layanan difabel seperti di TV, ada penerjemah isyarat di pojok layar.

Untuk keterangan tambahan, dari total 1119 mahasiswa baru Program Pendidikan Vokasi UB 2020 terdiri dari program studi keuangan perbankan, program studi administrasi bisnis, program studi perhotelan, dan program studi desain grafis. (fat/fir)

 

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Mahasiswa UB buat gel dari Asam Jawa untuk Pemutih Gigi Alami

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM – Tiga mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), Ririn Lutvita Sari (FKG), Afina Muti’ah Tuhepaly (FKG), dan Kharisma Ghanyysyafira (FT) membuat gel dari Asam Jawa yang berguna untuk memutihkan gigi secara alami.

Salah satu mahasiswa, Ririn Lutvita Sari mengatakan gigi yang mengalami perubahan warna secara ekstrinsik, sulit dihilangkan dengan cara menggosok gigi ataupun scalling, dan salah satu cara yang selama ini dilakukan adalah dengan pemutihan gigi atau Bleaching.

Namun, bahan pemutih gigi itu memberikan efek meningkatnya porositas atau penurunan kekuatan gigi, sehingga menurunkan kekerasan enamel.

Oleh karena itu, Ririn dan kawan-kawan mencoba memaksimalkan potensi asam jawa sebagai bahan pemutih gigi.

Ia menjelaskan, bahan alami yang mempunyai kemampuan untuk merubah warna gigi atau menghilangkan noda gigi yaitu asam malat (malic acid).

Dan, salah satu buah yang mengandung asam malat (malic acid) adalah buah asam jawa (Tamarindus indica L.).

Ririn, kemudian mengubah Asam Jawa menjadi gel untuk menjadi produk pemutih gigi, dan bisa diaplikasikan ke gigi selama kurang lebih 10-20 menit dan dilakukan 2-3 kali dalam satu hari.

Produk pemutih gigi berbentuk gel dari asma jawa lebih efektif dan aman karena memiliki ukuran nanopartikel, dan menggunakan bahan-bahan alami.

Sedangkan Asam Malat sendiri memiliki berat molekul sangat rendah sehingga mampu berdifusi ke dalam email dan dentin, dan dapat mengoksidasi permukaan email gigi dengan cara melepaskan oksigen yang bebas pada ikatan rangkap dari senyawa organik dan anorganik dalam gigi.

“Dalam proses bekerjanya akan terjadi proses oksidasi melibatkan oksigen dan hilangnya hidrogen. Pada proses oksidasi terjadi pemecahan rantai zat chromofor pada gigi yang sebelumnya berikatan pada pelikal, sehingga menyebabkan warna gigi menjadi lebih gelap dan terjadi reaksi reduksi yang membuat warna gigi menjadi lebih terang,” kata Ririn dalam keterangan resminya, Senin (21/9/2020).

Dosen pembimbing, Feni Istikharoh, drg menjelaskan hampir 90% material kedokteran gigi merupakan produk impor, sehingga tidak heran jika material kedokteran gigi saat ini relatif mahal.

“Kita tahu bahwa Sumber Daya Alam di Indonesia sangatlah melimpah, salah satunya adalah asam jawa. Asam jawa memiliki kandungan asam malat dan asam oksalat yang cukup tinggi,” beber Feni terpisah.

Adanya penelitian mengenai asam jawa yang nantinya dikembangkan menjadi produk nanogel, dapat berpotensi untuk digunakan sebagai produk material pemutih gigi yang aman, serta memiliki kemampuan untuk memutihkan gigi yang tidak kalah dengan produk luar negeri,” sambungnya.

Feni berharap melalui produk tersebut dokter gigi tidak perlu mengimport material pemutih gigi dari luar negeri lagi.

“Jika kita dapat mengolah sumber daya alam kita yang begitu melimpah, kedepan harapannya kita dapat mengurangi ketergantungan untuk mengimport material kedokteran gigi,” Feni Istikharoh menambahkan. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca

Edukasi

Kreatif, Mahasiswa UB Membuat Kasa dari Sarang Tarantula

Diterbitkan

||

Oleh

Ilustrasi Kasa dari Sarang Tarantula, Buatan Mahasiswa UB

 

KABARMALANG.COM – Lima mahasiswa UB lintas fakultas membuat desain kasa dari sarang telur Laba-laba Tarantula atau KASPRO.

Rizky Senna salah satu anggota tim mengatakan selama ini sarang telur tarantula dipandang sebelah mata oleh sebagian besar masyarakat Indonesi. Padahal di balik itu semua sarang telur tarantula menyimpan berjuta manfaat yang jarang diketahui.

“Kandungan protein fibroin atau fibrinoin yang tinggi pada sarang telur tarantula mampu membantu mempercepat penghentian darah serta penyembuhan pada luka terbuka,” kata Rizky.

Dia menambahkan, luka terbuka yang dibalut dengan kasa akan mengalami regenerasi karena jumah sel fibroblas, sintesis kolagen, kekuatan tensile, kontraksi luka dan periode epitelisasi.

“Penyembuhan luka Kasa Kaspro melalui kandungan protein yang ada di dalamnya. Cara kerjanya sama seperti kasa biasanya, hanya saja penyembuhan bisa lebih cepat,” lanjut Rizky.

Anggota tim lain sekaligus Manajer Produksi, Yushidayah menjelaskan sarang telur tarantula didapat dari hasil pembudidayaan selama sekitar dua bulan sebelum sarang telur tarantula dipanen.

Pembudidayaan tersebut , lanjut Yushidayah, dilakukan dengan bekerjasama dengan mitra pecinta/kolektor tarantula yang ada di Indonesia.

Ming Cu, salah satu pemilik sekaligus mitra tarantula terbesar di Indonesia mengungkapkan desain inovasi Kasa Sarang Tarantula sangat menarik karena lebih efektif dalam penyembuhan luka dibandingkan dengan kasa konvensional.

Selain itu limbah dari sarang telur tarantula memang jarang digunakan atau diolah kembali menjadi bahan/produk yang bermanfaat.

“Ya, sangat menarik ya, inovasi dari temen-temen ini bagus sekali, apalagi limbah tarantula jarang juga digunakan atau diolah kembali menjadi bahan/barang yang bermanfaat,” ungkap Ming Cu. (fat/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com