Connect with us

Pemerintahan

Tingkatkan Literasi Digital, Pemkot Malang Gelar Pelatihan Medsos

Diterbitkan

,

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji

 

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota Malang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika menggelar kegiatan pelatihan medsos.

Tema yang di usung dalam kegiatan tersebut “Bijak dan Produktif di Era Disrupsi Digital”.

Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji memberikan dukungan dan arahan pada 119 peserta pelatihan.

Ia berpesan agar para peserta dapat bijak dalam bermedia sosial.

Pola penyebaran informasi saat ini dapat di katakan berkiblat pada media sosial.

Media sosial dapat menyebarkan berita secara massif dan cepat, terlepas apakah konten berita tersebut benar atau tidak.

Masyarakat dapat membuat media online sendiri untuk menyuarakan opini mereka, membuat berita, entah berdasar sumber yang dapat di percaya atau hanyalah menuangkan opini belaka, bahkan sampai dalam taraf menyebarkan HOAX (berita bohong, palsu).

“Di tengah dua (2) disrupsi besar saat ini yaitu pandemi dan digitalisasi, pilihannya adalah kaku sehingga mundur dan tertinggal karena memandang perubahan sebagai ancaman,” ujar Wali Kota Sutiaji.

“Atau membuka diri, beradaptasi dan mengayuh maju dengan memandang perubahan sebagai peluang di mana identitas diri kita kuatkan,” ia melanjutkan.

Sutiaji memaparkan bahwa di Indonesia, ada 204,7 juta pengguna internet dengan 191,4 juta pengguna media sosial aktif yang setara dengan 68,9% populasi dengan rata-rata durasi penggunaan medsos harian yaitu 3 jam 17 menit.

Tren pemanfaatan internet dan media sosial di Indonesia ini semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Secara umum banyak indikator menunjukkan makin luasnya pemanfaatan internet dan media sosial serta pergeseran sejumlah kecenderungan platform dan pemanfaatannya.

“Indonesia menempati peringkat ke 62 dari 70 negara, atau merupakan 10 negara terbawah yang memiliki tingkat literasi rendah. Sehingga rentan terpapar dampak negatif digitalisasi, termasuk media sosial,” jelasnya.

Oleh karena itu, tambah Sutiaji, saya berharap kepada peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya, agar nantinya dapat memperoleh pemahaman tentang etika dalam menggunakan media sosial sehingga bijak dalam bermedsos.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang, Muhammad Nur Widianto menyampaikan tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan gambaran dan pemahaman kepada masyarakat.

Terhadap etika bermedia sosial serta Undang Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik).

“Serta untuk mewujudkan masyarakat yang produktif, inovatif dan memiliki etika dalam memproduksi informasi. Sehingga dapat mendorong peningkatan literasi digital khususnya melalui media sosial,” ungkapnya. (carep01/fir)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih