Connect with us

Pemerintahan

Sarasehan TB Day, Wali Kota Sutiaji Ajak Masyarakat Mitigasi Infeksi TBC

Diterbitkan

,

Sarasehan Tuberkulosis (TB) Day Tahun 2022 digelar Dinas Kesehatan Kota Malang di Savana Hotel and Convention Malang (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Drs. H. Sutiaji mengutarakan perlunya membangun kesadaran masyarakat untuk memitigasi infeksi penyakit menular seperti TBC.

“Kesadaran masayarakat akan pentingnya kesehatan, terlebih mewaspadai penyakit-penyakit yang menular, perlu untuk di kuatkan,” ujar Wali Kota Sutiaji.

Pencegahan dan pengendalian tuberklulosis (TBC) terus menjadi atensi Pemerintah Kota (Pemkot) Malang.

Hal itu menjadi upaya mengeliminasi TBC pada tahun 2030 mendatang, sebagaimana telah di canangkan oleh pemerintah pusat.

Menurut Sutiaji, pola hidup sehat dan bersih (PHBS) menjadi penting untuk selalu diterapkan.

“Apabila pola hidup kita tidak pola hidup sehat, maka tidak menutup kemungkinan kita tertular penyakit. Karena abai dengan pola infeksi yang seharusnya bisa kita mitigasi,” ucap Sutiaji.

Karenanya, imbuh Sutiaji, penguatan mitigasi penyakit menular, penerapan PHBS, dan menjaga kesehatan harus selalu di kuatkan.

“Ini menjadi kekuatan kita bersama, sehingga masyarakat secara literatif sadar akan kesehatan,” terangnya.

Sutiaji menambahkan upaya mitigasi ini menjadi bagian dari membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.

Dengan demikian akan mendorong penigkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Pencegahan penyakit seperti tuberkulosis adalah bagian dari langkah untuk meningkatkan SDM yang berkualitas,” katanya.

Ini sambungnya, menjadi sejalan dengan misi pertama Kota Malang, menjamin akses dan kualitas pendidikan, kesehatan, dan layanan dasar lainnya bagi semua warga.

“Indikatornya di IPM (Indeks Pembangunan Manusia). IPM kita tertinggi kedua se-Jawa Timur, 82,04. Dalam rangka mendukung penguatan SDM itu semua, kami kuatkan dengan UHC (Universal Health Coverage) yang sudah mencapai 95,24 persen,” imbuh Sutiaji.

Terakhir, Kepala Dinas Kesehatan, dr. Husnul Muarif, bahwa kegiatan ini di gelar dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia pada 24 Maret 2022.

Gelaran ini juga di harapkan dapat membantu mewujudkan eliminasi TBC pada 2030 mendatang. Sejalan dengan itu, Husnul juga menjelaskan upaya penanggulangan TBC menjadi tanggung jawab bersama.

“Maksud di gelarnya kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran kita bersama, bahwa eliminasi TBC ini tidak semata menjadi tanggung jawab sektor kesehatan,” ujar Husnul.

 

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih