Pemerintahan
Kota Layak Anak, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Targetkan Naik Tingkat

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang menargetkan predikat Kota Layak Anak (KLA) naik tingkat menjadi predikat utama di tahun 2022.
Untuk mengejar target predikat KLA tingkat utama tahun 2022, Dinas Sosial akan melakukan beberapa pengembangan taman hingga pengembangan kegiatan di luar jam sekolah.
Hal ini disampaikan Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Penny Indriani usai membuka acara pembagian bantuan sosial kepada anak yatim akibat korban covid-19 di gedung Dinas Sosial Kota Malang.
“Jadi, nanti penilaiannya itu sekitar April-Mei. Kalau Januari sudah terpenuhi, sisa dua tiga bulan kekurangannya akan kami penuhi dan sudah ready. Doakan saja kita jadi (KLA predikat utama),” ungkap Penny.
Selain itu, Dinas Sosial juga mendorong DPRD Kota Malang bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Malang untuk segera menuntaskan peraturan daerah yang mengatur KLA di Kota Malang.
“Harapan saya perda KLA-nya segera diundangkan, segera didok. Agak lama perda ini, mungkin dalam antrean ya,” ujar Penny.
Dengan disahkannya perda Kota Malang yang mengatur KLA, nantinya komitmen untuk terus menjaga predikat KLA di Kota Malang dapat ternaungi dalam payung hukum yang jelas.
“Nantinya diatur apa sih anak itu, yang perlu dilakukan terhadap anak apa. Misalnya di angkutan kotanya harus terpenuhi keamanan anak. Taman-taman layak anak juga harus ada,” kata Penny.
Saat ini Kota Malang berada dalam predikat KLA dengan kategori nindya. Dengan raihan predikat KLA tingkat nindya, Kota Malang memiliki beberapa capaian. Di antaranya kelengkapan sekolah yang mendukung raihan predikat KLA karena sekolah menjadi salah satu ruang tumbuh kembang anak.
“Rata-rata anak sudah tidak stunting atau tidak kekurangan gizi. Dari KTP rata-rata sudah punya NIK, dari segi OPD lainnya juga sudah ada semuanya, tempat-tempat wisata juga sudah mendukung, jam kerja pendidikan di luar sekolah itu sudah ada latihan gamelan atau lainnya sudah ada semua,” jelas Penny.
Lebih lanjut, untuk taman-taman yang ada di Kota Malang juga sudah layak untuk mendukung peningkatan KLA. Dari 86 taman yang ada di Kota Malang, terdapat dua taman yang diajukan oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang.
“Kemarin yang saya orderkan memang Taman Mulyorejo sama alun-alun. Kan harus kami pilih. Saya milih yang sudah memenuhi kriterianya,” pungkas Penny. (carep-03/fir)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara































