Pemerintahan
Santri Remaja Ikut Vaksinasi Merdeka Di PP Miftahul Ulum Gondanglegi

KABARMALANG.COM – Gerai vaksinasi serentak pesantren dan rumah ibadah masih bergulir di Kabupaten Malang.
Misalnya saja, Selasa, 7 September 2021, hari ini Polres Malang memberi pelayanan vaksinasi kepada santri remaja Pondok Pesantren Miftahul Ulum di Desa Ganjaran, Kecamatan Gondanglegi.
Kegiatan ini sebagai bentuk transformasi Polri yang presisi guna mendukung percepatan penanganan covid-19 bagi masyarakat. Khususnya santri pondok seperti di PP Miftahul Ulum.
Ilham Fahmi Rama, 14 tahun, santri remaja PP Miftahul Ulum asal Bumiayu antusias mengikuti vaksinasi.
Dia datang mengikuti vaksinasi dengan beberapa sesama santri. Antara lain, Atfal Jaya, 17 tahun, alamat Jambangan, Surabaya dan Lutfi Wildan, 14 tahun, alamat Bantur, Kabupaten Malang.
“Terima kasih Polres Malang, saya sudah vaksin. Mudah-mudahan dengan vaksinasi ini sistem kekebalan tubuh saya terjaga dan semoga saya terhindar dari penyebaran covid-19,” kata Ilham.
Ilham, Atfal dan Lutfi datang bersama untuk mengikuti vaksinasi atas kemauanya sendiri. Mereka ingin vaksin tanpa ada paksaan dari orang tua ataupun pengasuh PP Miftahul Ulum.
“Saya vaksin atas kemauan saya sendiri. Karena saya takut virus corona,” kata Ilham.
Kapolres Malang AKBP Bagoes Wibisono menegaskan vaksinasi untuk para santri remaja bakal terus bergulir.
Pelayanan serbuan vaksinasi di gerai vaksinasi serentak pesantren dan rumah ibadah hari ini mempunyai kuota 500 dosis. Sementara, vaksinasi memakai jenis Sinovac.
“Semoga dengan adanya Vaksinasi ini, adik-adik santri PP Miftahul Ulum terhindar dari penularan covid-19,” terang Bagoes.
Kabar Lainnya : Berselingkuh, Wanita di Malang Dijebloskan ke Lapas.
“Dengan vaksin, imun adik-adik semakin tinggi. Sehingga, sulit ketularan dan menularkan virus kepada orang lain. Karena adik-adik ini adalah generasi penerus bangsa, jadi harus kita utamakan,” tambahnya.
Bagoes menyampaikan vaksinasi ini untuk semua kalangan. Peserta bukan hanya dari Pondok Pesantren saja.
Ada juga peserta berasal dari beberapa sekolahan lain, yang ada di wilayah Kecamatan Gondanglegi.
“Vaksinasi ini bukan hanya dari siswa-siswi Pondok Pesantren saja. Namun juga ada dari sekolah lain yang dekat dengan pelaksanaan vaksinasi,” kata Bagoes
Adapun tahapan-tahapan dalam proses vaksinasi, pertama yaitu pendaftaran, yang kedua screening, ketiga vaksinasi, dan yang terakhir observasi.
Buapati Malang Sanusi menambahkan, remaja yang melaksanakan vaksin tetap patuhi protokol kesehatan.
“Tetap patuhi protokol kesehatan, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan jangan berkerumun,” tuturnya.(carep-04/yds)
Peristiwa4 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa4 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara
Olahraga4 minggu yang laluManchester United Menang 4-0 atas Sabah FK di Liga Champions 2026/27
Olahraga4 minggu yang laluDewa United vs Bhayangkara FC Berakhir 2-2, Denilson Junior Jadi Penyelamat di Menit 85
Serba Serbi3 minggu yang laluCoway Indonesia Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat IBT 2026 dan CSR
Pemerintahan2 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Perlindungan Anak dari ABH dan Terorisme
Pemerintahan3 minggu yang laluDinsos Kota Malang Minta HRD Pabrik Rokok Kawal Penyaluran BLT DBHCHT 2026
Pemerintahan2 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Perkuat Layanan Penanganan Kekerasan Perempuan dan Anak
























