Connect with us

Politik

Lookh Mahfudz Ketua DPD PAN Kota Malang 2020-2025

Diterbitkan

,

Lookh Mahfudz Ketua DPP PAN Kota Malang 2020-2025
Lookh Mahfudz saat menerima SK DPP untuk penunjukannya sebagai Ketua DPD PAN Kota Malang. (foto : istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Lookh Mahfudz menerima SK dari DPP untuk penunjukannya sebagai Ketua DPD PAN Kota Malang 2020-2025.

Penunjukan ini sekaligus menjawab teka-teki siapa pengisi jabatan Ketua DPD PAN Kota Malang.

DPP PAN mengeluarkan SK nomor PAN/A/Kpts/KU-SJ/406/V/2021 yang berisi tentang susunan kepengurusan partai berlambang matahari itu di Kota Malang untuk periode 2020-2025.

Ketua DPW PAN Jawa Timur, Ahmad Rizki Sadig menyerahkan langsung SK tersebut kepada Lookh Mahfudz.

Lookh datang bersama Eko Hadi Purnomo selaku perwakilan dari DPD PAN Kota Malang pada Rabu (25/8) di Kantor DPW PAN, Surabaya.

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan menandatangani SK tersebut.

SK ini menegaskan Lookh Mahfudz mendapat amanah memegang jabatan Ketua DPD PAN Kota Malang pada periode 2020-2025.

Lookh menggantikan H Pujianto yang kini mendapat tugas menjadi bendahara partai.

Sedangkan Eko Hadi Purnomo menduduki posisi Sekertaris DPD PAN Kota Malang.

Kabar Lainnya : Tak Puas Kinerja DPD, DPC PAN Kota Malang Ingin Kembalikan Kejayaan PAN.

Menurut Ketua DPD Kota Malang terpilih, Lookh Mahfudz proses pemilihan struktur partai ini berlangsung cukup panjang.

Proses pemilihan mulanya terjadi pada saat 13 Februari 2021 di Rumah Makan Ringin Asri. Kala itu, DPP PAN menyelenggarakan Musyawarah Daerah V PAN.

Hasil Musda tersebut akhirnya mengerucut kepada lima nama formatur yang mendapat restu DPP PAN.

Yaitu Lookh Mahfudz, Pujianto, Eko Hadi Purnomo, Mukhlis Diagama dan Ferry Adha.

“Setelah itu kami melakukan rapat dan akhirnya mengusulkan nama kepada DPW dan DPP lengkap dengan susunan struktur partai sesuai AD/ART,” kata Lookh, Jumat (26/8).

Lookh menjelaskan proses terbitnya SK DPP untuk menentukan susunan struktural partai ini memakan waktu cukup lama yakni sampai 7 bulan.

Hal ini terjadi lantaran kondisi partai yang sangat dinamis dan mengedepankan azas demokrasi.

Padahal, menurut Lookh, seharusnya pada tanggal 31 Mei sudah keluar SK DPP.

“SK itu menyebut saya mendapat amanah sebagai Ketua DPD PAN Kota Malang, Pak Eko sebagai sekertaris partai dan Pak Pujianto selaku bendahara,” katanya.

Namun dalam perjalanan ada dinamika di dalam partai sehingga prosesnya mundur sampai bulan Agustus.

Dinamika partai tersebut yakni sebagian anggota formatur bersikeras menganulir SK yang terbit pada tanggal 31 Mei 2021 itu.

Padahal, DPW sudah mengesahkan SK tersebut sebelum masuk proses ke DPP.

“Akhirnya melalui agenda Musran di YPAC tanggal 1 Juni 2021, ada yang mencoba menggagalkan (SK 31 Mei),” ungkapnya.

Anggota DPRD Kota Malang itu menambahkan, ini sekaligus menjadi upaya agar semua kader PAN Kota Malang mengetahui kronologi dinamika partai yang sebenarnya.

Bahwa, penunjukannya telah resmi pada 31 Mei 2021 lalu.

Kabar Lainnya : Forum DPC, Ingatkan DPP Jangan Salah Pilih Di Musda V DPD PAN Kota Malang.

Tetapi, Lookh Mahfudz menegaskan bakal merangkul semua pihak untuk menjadikan PAN Kota Malang kembali menjadi partai besar dalam jagat dunia perpolitikan.

“SK DPP sudah terbit dan sifatnya sudah tidak bisa diganggu gugat. Saatnya sekarang kita merapatkan barisan untuk membesarkan partai,” tandasnya.

Terkait program dan visi – misi PAN Kota Malang pada periode mendatang, Lookh Mahfudz menegaskan jika saat ini partai sedang fokus menyusun strategi dan mempersiapkan diri untuk perhelatan politik.

Yakni Pemilu Legislatif pada tahun 2024 dan berlanjut dengan Pemilukada pada November di tahun yang sama.

“Saat proses klarifikasi SK, ketua umum PAN sempat bertanya, berapa target pemilu 2024? Saya jawab, 5 kursi sebagai target rasional dan optimis untuk mengembalikan 2 kursi yang hilang. 5 kursi berarti kita bisa membentuk fraksi sendiri di DPRD Kota Malang,” tuturnya.

Lookh sudah merancang strategi dan roadmap untuk meraih 5 kursi pada Pileg tahun 2024 itu.

“Tentu bukan persoalan mudah, tapi dengan semangat dan energi terbarukan kader milineal, saya yakin masih terbuka peluang besar untuk peningkatan kursi dari 3 ke 5 kursi,” ucapnya

Beberapa langkah strategis antara lain mengajak para bakal calon anggota legislatif harus sejak dini bekerja dan bekerja untuk rakyat.

“Termasuk para kader harus meningkatkan elektabilitas,” kata Lookh,

Strategi lainnya, menurut Lookh, yakni struktur partai yang bekerja sesuai hasil rakerda harus mempunyai kerja keras dan kerja cerdas dalam upaya menata infrastruktur partai hingga level sayap partai.

“Tujuan kita sama dengan visi DPW Jatim yaitu Jatim basis PAN. Dan kami juga menegaskan visi besar menjadikan Kota Malang Basis PAN. Insya Allah pasti ada harapan,” pungkasnya.(carep-04/yds)

Iklan

Terpopuler