Edukasi
PMM UMM Berikan Edukasi Soal Lingkungan Sekitar Ke Anak Panti Asuhan An-Nur Pakis

KABARMALANG.COM – Mahasiswa UMM kelompok 93 Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) gelombang 9 tahun 2021 memberikan edukasi mengenai self-awareness terhadap lingkungan.
Kegiatan edukasi ini berlangsung di Panti Asuhan An-Nur, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, selama dua hari. Mulai Minggu (20/6) hingga Senin (21/6) kemarin.
Pesertanya adalah anak-anak panti asuhan tersebut. Hadir secara langsung, Navy, sebagai pengurus panti asuhan. Juga anak-anak panti asuhan yang bersekolah di jenjang SD, jumlahnya ada 11 anak.
Annisa’ Taqiyyatul ‘Azizah, mahasiswa UMM Jurusan Psikologi sebagai peserta kegiatan PMM UMM tersebut berkomentar.
Dia menuturkan tujuan memilih topik self-awareness yaitu sebagai penerapan untuk menanamkan sikap kepekaan terhadap lingkungan bagi anak panti asuhan.
“Self-awareness ini penting untuk tertanam kepada anak-anak panti asuhan agar mereka lebih peka terhadap sekitarnya,” kata Annisa’.
Koordinator Tim PMM, Anita Bilgis mengiyakan. Kegiatan ini juga bertujuan menciptakan kesadaran akan lingkungan sekitar bagi penghuni panti asuhan itu.
“Program kerja ini kami lakukan dengan harapan anak-anak Panti Asuhan An-Nur dapat lebih peduli dan sadar terhadap lingkungan sekitarnya baik di masa sekarang maupun di masa depan,” kata Anita Bilgis.
Untuk materi edukasi di hari Minggu (20/6) mengenai penyebab serta dampak dari pencemaran lingkungan bagi makhluk hidup. Lalu di hari Senin (21/6) tentang pengelolahan sampah.
“Jumlah sampah yang semakin meningkat di Indonesia ini juga berdampak buruk pada lingkungan. Hal ini yang membuat kami mengangkat tema kegiatan edukasi ini,” ucap Anita.
“Dan nantinya kami mengajak anak-anak panti untuk membuat kerajinan tangan dari barang bekas menjadi barang yang berguna,” sambungnya.
Dia mengungkapkan untuk meminimalisir hal tersebut maka perlu adanya program 3R, yakni reuse, recycle, dan reduce.
Reuse merupakan menggunakan kembali sampah yang masih dapat berguna untuk fungsi yang sama.
“Recycle yaitu mendaur ulang produk bekas menjadi produk baru. Dan reduce merupakan mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah,” tutupnya. (fat/fir)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara




































