Pemerintahan
Kabupaten Malang Berpotensi Tsunami, BMKG Siapkan Mitigasi Bencana

KABARMALANG.COM – BMKG sedang menyiapkan sejumlah langkah mitigasi bencana untuk Kabupaten Malang yang berpotensi gempa bumi dan tsunami.
Hal ini menyusul ada potensi gempa bumi berkekuatan 8,7 SR yang akan melanda wilayah selatan Jawa. Dari situ juga Kabupaten Malang berpotensi tsunami.
Kepala BMKG Stasiun Geofisika Karangkates Malang, Ma’muri membenarkan. Pihaknya mengajak pihak pemerintah daerah dan masyarakat untuk mitigasi bencana.
“Kita menyiapkan mitigasi itu sebaiknya persiapan mitigasi adalah pada potensi yang paling buruk, sehingga terjadi yang tidak seburuk itu kita sudah siap,” ujar Ma’muri kepada Kabarmalang.com, Jumat (4/6).
Kabar Lainnya : Simulasi Kewaspadaan Tsunami Tergelar Daring.
Dalam hal ini BMKG menyarankan agar konstruksi bangunan rumah-rumah warga agar sesusai dengan standar rumah tahan gempa.
Selanjutnya BMKG Karangkates Malang juga menggandeng BPBD Kabupaten Malang untuk melakukan pendidikan mitigasi bencana.
“Ada kegiatan- kegiatan sosialisasi, nanti rencananya tgl 8-9 Juni 2021 ada sekolah lapang gempa bumi, artinya memberi edukasi untuk warga di pesisir pantai,” terangnya.
Kabar Lainnya : Perkuat Mitigasi, Siaga Bencana Hidrometrologi.
“Rencananya di Desa Tambakrejo, itu kayak semacam memberi wawasan apa sih gempa bumi dan tsunami. Lalu bagaimana dan apa yang harus kita lakukan ketika ada tsunami,” sambungnya.
BMKG dan BPBD Kabupaten Malang juga akan mengadakan agenda BMKG Goest To School. Untuk waktunya setelah bulan Agustus 2021 nanti.
BMKG dan juga akan melakukan susur jalur evakuasi tsunami. Yakni mencoba mensinkronkan jalur evakuasi yang sudah ada dengan waktu tiba gelombang tsunami yang sesuai dengan permodelan BMKG.
“Itu kira-kira waktu amannya (evakuasi) dengan waktu tibanya tsunami itu seperti apa. Cocok gak atau cukup gak,” tambahnya.
Kabar Lainnya : BMKG Siapkan Gempa Buatan Simulasi Tsunami.
BMKG saat ini juga sedang menggalakkan evakuasi mandiri. Sehingga masyarakat ketika ada gempa bumi atau tsunami, punya inisiatif mengevakuasi diri.
“Jika ada gempa, jangan nunggu warning dan informasi dari Pemda atau BMKG, karena gak cukup waktunya untuk menunggu dan menyelamatkan diri. Lebih baik langsung mengevakuasi diri,” tutupnya. (fat/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























