Connect with us

Peristiwa

Geger Video Gus Idris Tertembak, Eh, Ternyata Akting Konten Youtube

Diterbitkan

,

WhatsApp Image 2021 03 02 at 21.35.46
Kapolres Malang saat mengunjungi kediaman Gus Idris, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang, Selasa (2/3). (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Warganet sempat geger dengan beredarnya video penembakan kepada salah satu tokoh agama dan Youtuber. Yakni Idris Al-Marbawi atau Gus Idris, sapaannya, warga Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.

Tentu saja, masyarakat bertanya-tanya kebenaran tayangan video Gus Idris ini. Seseorang misterius menembak Gus Idris.

Bahkan, untuk membuktikan kebenaran video itu, Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar menyambangi kediamannya. Selasa (2/3) siang, Hendri mengklarifikasi kebenaran insinden tersebut.

Alhasil, setelah klarifikasi, penembakan itu tidak benar-benar terjadi. Sedangkan video yang sempat viral itu hanya untuk kebutuhan konten Youtube.

“Bahwa Gus Idris ini tidak pernah tertembak dan tidak pernah mengalami luka apapun juga. Terkait video yang mereka lakukan ini adalah murni konten video cerita berseri untuk kepentingan YouTube,” ungkapnya saat berkunjung ke kediaman Gus Idris, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang pada Selasa (2/03).

“Saya juga sudah ketemu langsung dengan Gus Idris. Tidak ada sama sekali bekas luka tembak atau apapun di seluruh tubuh beliau,” sambungnya.

Sebelumnya, Hendri mengaku sudah memerintahkan jajarannya. Yakni terdiri dari Satuan Intelejen dan satuan Satreskrim Polres Malang. Serta Polsek setempat untuk melakukan penyelidikan terkait video tersebut.

“Terkait video yang sudah beredar, kita lakukan upaya-upaya penyelidikan. Agar tidak ada berita simpang siur. Kita akhirnya melakukan upaya-upaya. Sehinnga, mengetahui kejadian sebenarnya dari kejadian ini,” terangnya.

Setelah penyelidikan, ternyata benar jika video tersebut hanyalah untuk kebutuhan konten. Tidak ada penembakan dari orang misterius.

Atas dasar itu, Perwira kelahiran Solok, Sumatera Barat itu mengaku belum memastikan apakah kejadian ini akan terjerat hukum atau tidak.

Yang pasti Hendri akan melakukan tindakan klarifikasi dan menyelidiki akun-akun yang pertama kali menyebarkan isu penembakan tersebut.

“Saya belum bisa memastikan apakah ada proses hukum atau tidak. Tetapi yang pasti saya tetap akan mengambil langkah klarifikasi terhadap setiap pihak yang terlibat langsung dalam kegiatan ini,” ujarnya.

“Termasuk Gus Idris kita akan meminta klarifikasi langsung dan orang-orang yang ada dalam kejadian tersebut,” tuturnya.

Kabar Lainnya : Usai Geger Kecelakaan Kereta Api Di Sumberpucung, Satu Hari Kemudian Di Kromengan Ketemu Mayat.

“Kita juga akan melakukan penyelidikan terhadap akun yang pertama kali menyebarkan terkait berita penembakan ini,” tukasnya.

Sementara itu, Gus Idris juga memberikan statement bahwa dirinya tidak pernah menyebutkan kata penembakan dalam videonya tersebut.

“Saya Idris Al-Marbawi alhamdulilah sehat wal afiat, atas ijin Allah kita di sini diberikan kesehatan. Yang ingin saya sampaikan bahwa tidak ada unsur penembakan, karena saya dalam video ini tidak mengeluarkan penembakan,” tegasnya.

Ia bahkan mengatakan jika pihak-pihak yang mengatakan adanya penembakan adalah orang-orang tidak bertanggung jawab.

“Adapun yang menyampaikan ada unsur penembakan adalah orang-orang yang tidak bertanggung jawab, mungkin ada kepentingan yang lain,” ungkapnya.

Gus Idris menjelaskan jika video tersebut hanya untuk pembelajaran kepada masyarakat bahwa ilmu hitam tidak bakal bisa mengalahkan ilmu putih.

“Adapun dalan video tersebut mengandung pembelajaran bahwa yang mempercayai ilmu hitam tidak akan pernah menang melawan ilmu putih,” ucapnya.

Pria berkacamata ini juga mengatakan jika ia mendapatkan banyak pembelajaran dari video yang menyebabkan banyak perdebatan tersebut.

“Dan dari kejadian ini ada hikmah yang diambil khusus untuk saya sendiri dengan mengetahui siapa kawan dan siapa lawan,” tutupnya.(im/yds)

Iklan

Terpopuler