Connect with us

COVID-19

Nataru, Polres Malang Larang Kerumunan Perayaan

Diterbitkan

,

Polres Malang saat rapat koordinasi Kesiapan Operasi Lilin 2020 di Sanika Satyawada, Sabtu (19/12). (Foto: Imron Haqiqi).

 

KABARMALANG.COM – Polres Malang, bakal mencegah adanya kerumunan saat nataru. Karena, penyebaran covid-19 bisa terjadi saat perayaan.

“Kami akan patroli 24 jam di tempat keramaian. Tempat ibadah dan tempat wisata juga menjadi sasaran patroli. Ini untuk mencegah adanya kerumunan,” ujar Kapolres Malang, AKBP Hendri Umar usai memimpin rakor Ops Lilin 2020 di Sanika Satyawada, Sabtu (19/12).

Rakor tersebut menggandeng tokoh masyarakat. Para tokoh agama pun hadir. Yaitu, para pimpinan agama kristen yang umatnya merayakan natal.

Hendri pun menggambarkan, protokol kesehatan harus dipatuhi tempat ibadah. Yakni pengurangan pembatasan jumlah orang.

“Gereja biasanya berisi 50 orang. Satat natal, jumlahnya maksimal 50 persen. Juga, harus memperhatikan jaraknya,” ujarnya.

Sementara itu, pelaksanaan tahun baru 2021 malah tanpa kompromi. Hendri memastikan tidak boleh ada perayaan.

Dia melarang perayaan pergantian tahun di sejumlah tempat. Yaitu, Stadion Kanjuruhan, Kebun Teh Wonosari, dan Balekambang.

“Nanti anggota akan stand by di lokasi-lokasi tersebut. Karena, saat ini situasi pandemi covid-19. Jadi itu akan menjadi prioritas pengamanan kami,” tandasnya.

Polres Malang akan melakukan tindakan tegas pada pelanggar. Karena, pemerintah berupaya menekan jumlah sebaran covid-19.

“Kami ingin memastikan perayaan tahun baru tidak terjadi. Sebab itu, kami akan melakukan patroli skala besar.” tutup Hendri.(im/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih