Connect with us

Pemerintahan

Kayutangan Heritage Uji Beban Jelang Pembukaan

Diterbitkan

,

Kayutangan Heritage Uji Beban Jelang Pembukaan
Proses demo pembebanan jalan di proyek pembangunan Kayutangan Heritage (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Proyek pembangunan Kayutangan Heritage nyaris rampung. Karena itu, pengembang melakukan pengujian pembebanan jalan, Sabtu, (19/12).

Warjo, Konsultan Supervisi NSUP membenarkan. Pengujian tersebut memakai tiga tes. Truk dengan beban 14 ton bakal melintasi jalanan itu.

Pertama, jalan mengalami pengujian traksi. Yakni sentuhan antara permukaan jalan dengan ban kendaraan truk.

“Caranya, truk dengan kecepatan tertentu langsung rem mendadak. Sehingga, itu akan menguji perubahan bentuk jalan. Ternyata tidak ada perubahan di jalan Kayutangan Heritage,” ujar Warjo kepada wartawan, Sabtu (19/12).

Tes kedua adalah tes lendutan Kayutangan heritage. Yaitu memasang alat water pass untuk mengukur kelurusan jalan. Water pass terpasang sepanjang 120 sentimeter.

Begitu ban menyentuh jalan, bannya akan naik turun. Karena, jalan tersebut mengalami lendutan.

“Jika lendutannya sering terjadi, maka ikatan jalan itu patah. Saat pengujian, ternyata tidak lendut dan tidak ada perubahan,” sambungnya.

Tes yang ketiga adalah tes tumbuk. Truk naik di atas ketinggian 20 sentimeter.

Setelah itu, truk berjalan dan anjlok. Karena, ini untuk menguji ketahanan material jalan Kayutangan Heritage.

“Setelah pengujian tumbuk, jalan tidak ada kerusakan sama sekali. Materialnya juga tidak bergetar,” jelasnya.

Warjo bersyukur karena desain awal bisa lolos pengujian. Desainnya juga sesuai dengan metode.

“Semoga ini bisa awet, tidak seperti jalan-jalan lainnya. Karena, jalan Tugu Jogja bisa 5 tahun tanpa perawatan,” harapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Malang, Sutiaji telah mengultimatum pengembang. Sutiaji meminta proyek bisa tuntas sesuai deadline. Yakni, pada 20 Desember 2020.(fat/yds)

Terpopuler

// width=
Marketing Kabarmalang.Com
Aktifkan Notifikasi OK Tidak Terimakasih