Kabar Batu
Pemkot Batu Perkuat Sinergi Vokasi Ketenagakerjaan

KABARMALANG.COM – Wali Kota Batu, Nurochman, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia pendidikan, industri, dan UMKM dalam upaya mengatasi tantangan ketenagakerjaan dan memperkuat sektor vokasi di Kota Batu.
Penegasan ini di sampaikan dalam Rapat Pembahasan Koordinasi Tim Daerah Vokasi yang di gelar di Graha Bina Praja, Rumah Dinas Wali Kota.
Dalam pemaparannya, Nurochman menyoroti data ketenagakerjaan Kota Batu, di mana dari 174.706 penduduk usia kerja, masih terdapat 4.667 pengangguran.
Ia juga menggarisbawahi terbatasnya sektor formal di Kota Batu yang di dominasi oleh UMKM dan pertanian.
Oleh karena itu, pembangunan SDM melalui vokasi menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja.
“Partisipasi kerja perempuan juga cenderung menurun, sehingga perlu perhatian khusus,” tegas Nurochman.
Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kota Batu telah menyusun sinkronisasi antara dunia industri, dunia kerja, dan kampus melalui Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV).
“Ini menjadi wadah strategis untuk merumuskan kebijakan yang mendukung link and match antara pendidikan dan kebutuhan pasar,” tambahnya.
Nurochman juga mengungkapkan bahwa sektor pertanian menunjukkan pertumbuhan positif pada Triwulan I 2025, sementara sektor pariwisata masih memerlukan pemulihan.
Ia menekankan pentingnya dukungan terhadap pelaku UMKM dan industri kreatif, termasuk pemanfaatan inovasi seperti pengolahan sampah menjadi produk bernilai ekonomi.
“Kami berkomitmen menjadikan Batu sebagai central hub pertanian dan pariwisata di Jawa Timur,”
“Dengan mengoptimalkan potensi buah, bunga, dan teknologi pengolahan hasil pertanian,” jelasnya, mencontohkan rekomendasi teknologi dari Politeknik yang siap di terapkan.
Di akhir rapat, Nurochman menyatakan kesiapan Pemkot Batu untuk membuka ruang dialog dan kolaborasi dengan semua pihak.
Ia juga mengapresiasi kontribusi SMK dalam melahirkan produk unggulan, seperti minuman dan cemilan, yang bahkan telah menjadi suguhan di Rumah Dinas.
“Pemerintah harus transparan dan proaktif. Kami mendorong terbentuknya Forum Kebijakan Publik untuk merespons kebutuhan masyarakat secara konkret,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa pelatihan vokasi ke depan harus berorientasi pada kompetensi dan kebutuhan industri, bukan sekadar formalitas.
Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Batu akan memprioritaskan pendirian Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).
Dan meningkatkan alokasi pendanaan untuk program vokasi. (*)
Serba Serbi4 minggu yang laluDaftar Tarif Listrik PLN Agustus 2026 Resmi Tidak Naik: Rincian Lengkap Rumah Tangga dan Bisnis
Pemerintahan4 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Hukrim3 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan GAS UMKM KKN MAs Dorong Digitalisasi Pedagang Pasar Jumat Desa Tawangsari Lewat QRIS dan Google Maps
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi3 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi3 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Hukrim3 minggu yang laluKecelakaan Maut di Kromengan Malang Pengemudi Pikap Jadi Tersangka Diduga Alami Microsleep































