Connect with us

Ekbis

Permintaan Pasar Tinggi, Harga Bunga Mawar Naik Drastis

Diterbitkan

,

Suasana keseharian petani bunga mawar di Kota Batu

 

KABARMALANG.COM – Jika dimusim penghujan cukup banyak petani yang mengeluh karena harga varietas tanamannya anjlok, hal ini berbeda dengan petani bunga mawar.

Harga bibit mawar mulai melambung dan permintaan dari luar kota yang cukup tinggi membuat petani tanaman hias ini kewalahan.

“Mungkin karena memang sedang musim wisuda. Kalau permintaan paling besar saat ini masih dari Solo dan Karanganyar,” ungkap Hanifah salah satu petani bunga mawar ketika ditemui dirumahnya, Selasa pagi (17/11).

Hanifah menerangkan bahwa dirinya bahkan bisa mengirim 25 ribu bibit dalam kurun waktu satu hari.

Disinggung terkait harga, Hanifah memaparkan harga bibit per polybag sebelumnya hanya Rp. 2500 namun saat ini harganya mencapai sejitar Rp. 3500 sampai Rp. 4500.

Sedangkan untuk harga satu tangkai mawar yang biasanya dipatok dengan harga Rp. 5000 kini naik menjadi sekitar Rp. 7500 sampai Rp. 10.000 tergantung warna mawarnya.

Senada, Indrawati Rahayu yang juga merupakan petani bunga mawar kawasan Desa Sidomulyo Kecamatan Batu tersebut juga mengaku tengah kesulitan dengan permintaan tanaman bunga mawar dari Yogyakarta dan Surabaya.

Indrawati bahkan mengaku tidak mampu menangani permintaan secara penuh.

“Kalau dari Surabaya masih mampu. Namun Yogyakarta sering minta 50 ribu sampai 75 ribu bibit sedangkan produksi kami hanya bisa sampai 20 ribuan bibit,” paparnya.

Indrawati menilai banyaknya permintaan bunga mawar karena mulai adanya kelonggaran untuk melakukan hajatan sehingga momen pernikahan, wisuda, dan khitan menjadi keadaan yang menguntungkan bagi petani bunga. (arl/fir)

 

 

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekbis

Asosiasi Mal Kota Malang Luncurkan Aplikasi Belanja E-commerce

Diterbitkan

,

Asosiasi Mal Kota Malang Luncurkan Aplikasi Belanja E-commerce
APPBI Kota Malang dan BRI Kawi saat soft launching aplikasi belanjamallonline, Jumat (5/3). (Foto : Carep-04)

 

KABARMALANG.COM – Penurunan ekonomi selama pandemi membuat Asosiasi Mal Kota Malang berinovasi.  APPBI Kota Malang meluncurkan belanjamallonline.com, Jumat (5/3).

Aplikasi ini adalah situs e-commerce untuk mal anggota APPBI. Sehingga, pengunjung langganan mal, bisa belanja ke sini.

“Aplikasinya mirip e-commerce lainnya. Tetapi, produknya milik tenant anggota asosiasi mal kota Malang,” ujar Suwanto, Ketua APPBI Kota malang kepada Kabarmalang.com, di BRI Kawi Kota Malang.

Menurutnya, website belanjamallonline.com adalah ide anggota. Karena, ekonomi mal rontok akibat pandemi.

“Sejak pandemi, traffic kami rontok. Ada yang tinggal 50 persen, ada yang 40 persen,” kata Direktur Lippo Plaza Kota Batu ini.

Kabar Lainnya : Mal Pelayanan Publik adalah Reformasi Kelembagaan.

Menurutnya, ide membuat belanjamallonline.com sudah ada sejak lama. Tetapi, baru tahun 2021 ini APPBI Kota Malang bisa mewujudkannya.

“Tahun 2021 ini, kami baru bisa kumpulkan kerjasama. Sehingga, lahirlah belanjamallonline.com,” sambungnya.

Aplikasi ini sendiri masih dalam pengembangan. Tetapi, dia yakin website tersebut bisa mengangkat transaksi mal.

Karena, asosiasi mal Kota Malang mendapat dukungan BRI. Semua transaksi aplikasi tersebut memakai produk keuangan BRI.

“Ini masih soft launching belanjamallonline.com. Tetapi, akan ada grand launching. Kami akan siapkan sistemnya. Supaya bisa menerima traffic tinggi user,” tutup Suwanto.

Senior Manager Retail Payment And Card Kanwil BRI Malang, Tri Wahyuni mengamini. Menurut Yuni, belanjamallonline.com sesuai dengan kampanye cashless BRI.

“Masyarakat bisa transaksi cashless. Juga meminimalisir penyebaran virus. Dengan begini tak perlu takut belanja mal. Bisa memenuhi kebutuhan yang ingin beli di mal,” ujarnya.

Sehingga, kehadiran website belanjamallonline.com ini bisa menjadi trigger. Supaya, masyarakat semakin melepas ketergantungan pada uang kertas.

“Bisa jadi trigger menggunakan BRI untuk belanja di 9 mal Kota Malang. Semua kartu bisa. Kartu debit, kredit, Brizzi sampai Qris,” tutupnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

Hujan Deras Gagalkan Panen, Harga Cabai Semakin Pedas Di Malang

Diterbitkan

,

Hujan Deras Gagalkan Panen, Harga Cabai Semakin Pedas Di Malang
Transaksi cabai oleh pedagang dan pembeli di Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang. (Foto: Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Hujan deras gagalkan panen cabai. Masyarakat Kabupaten Malang pun harus puasa lombok.

Karena, harga cabai sudah sama pedasnya dengan rasanya. Harga cabai rawit di Kabupaten Malang rata-rata Rp 90 ribu.

Kabar Lainnya : Hujan Datang, Apel Batu Terancam Gagal Panen.

Kabid Perdagangan Disperindag Kabupaten Malang, Hasan Tuasikal membenarkan. Naiknya harga cabai itu akibat stok cabai minim.

“Sentra-sentra cabai seperti di Ngantang, Blitar, dan Kediri kabarnya banyak gagal panen,” ungkapnya, Kamis (4/3).

Lebih lanjut, penyebab gagal panen tersebut akibat cuaca. Yakni hujan deras yang gagalkan panen. Kenyataannya, hujan terjadi terus menerus akhir-akhir ini.

Hanya saja, stok cabai Kabupaten Malang masih terbilang aman. Cuma harganya saja yang melambung.

Kabar Lainnya : Musim Hajatan, Harga Cabai Semakin Pedas.

“Kini, kami tengah berkomunikasi mencari solusi. Supaya harga cabai ini bisa terkontrol,” ujarnya.

Sementara, Disperindag Kabupaten Malang pun tak berdaya. Disperindag juga tidak bisa operasi pasar. Karena, tidak ada gudang tertentu untuk cabai.

“Sementara, tidak mungkin ada oknum yang menimbun cabai. Karena, komoditas ini kan mudah busuk,” pungkasnya.

Beberapa petani Desa Ngantru, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang pun mengeluh. Padahal, wilayah ini adalah sentra cabai. Tetapi, sampai saat ini petani belum panen.

Kabar Lainnya : Gagal Panen, Harga Cabai Kota Batu Melambung Tinggi.

Di sana biasanya panennya bulan 5. Sedangkan untuk wilayah Blitar gagal panen cabai.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Ekbis

Ibu Rumah Tangga di Pagelaran Pelatih UMKM Kepercayaan Kementan

Diterbitkan

,

Ibu Rumah Tangga di Pagelaran Pelatih UMKM Kepercayaan Kementan
Endang Tri Pujiastuti, 54, warga Desa Suwaru, Kecamatan Pagelaran saat menunjukkan salah satu makanan olahan miliknya. (Foto: Imron Haqiqi)

 

KABARMALANG.COM – Ibu rumah tangga bernama Endang Tri Pujiastuti, 54 sukses. Dia serius menggeluti usaha pengolahan makanan ringan.

Warga Desa Suwaru, Pagelaran itu sukses usaha jajanan oleh-oleh. Bahkan, keseriusannya mengelola jajanan ringan itu mendapat apresiasi.

Dia menjadi kepercayaan Kementan RI untuk pelatihan mengolah pangan. Yakni, Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya P4S Kementan.

“Banyak yang datang ke sini belajar mengolah makanan ringan. Baik itu masyarakat umum maupun kedinasan,” ungkapnya, Kamis (4/3).

Kabar Lainnya : Tanam Ganja di Kost, Mahasiswa Asal Lamongan Ditangkap Polisi.

Ibu rumah tangga ini mengolah buah-buahan di sekitarnya. Yakni salak dan pisang.

Dia menceritakan, usaha itu warisan kedua orang tuanya. Yakni Sugeng Setyowadi dan Setiti Andrian.

“Tahun 2011, bapak mempercayai saya menjadi pelatih P4S,” katanya.

Dia pun merinci teknik mengolah buah-buahan itu. Tiap buah, memiliki metode pengolahan sendiri.

“Salak kita jadikan dodol. Untuk pisang kita jadikan pisang dengan aneka rasa,” tuturnya.

Kini produk hasilnya mengolah sudah terjual ke berbagai daerah. Dia juga memiliki distributor yang tersebar di Malang Raya.

Ibu rumah tangga ini berbagi tips untuk calon pengusaha. Da berpesan agar siapapun tidak ragu dalam memulai usaha.

Kuncinya adalah kemauan, kreativitas mengolah dan memaksimalkan kualitas produk.

“Tidak perlu ide usaha yang muluk-muluk. Carilah komoditas usaha yang murah tetapi jarang tersentuh oleh orang lain,” katanya.

Dia mencontohkan biji salak. Bagi kebanyakan orang, biji salak tidak berfungsi.

“Tetapi saya menemukan biji salak bisa menurunkan kolesterol. Bisa juga untuk asam urat, dan tekanan darah. Itu hasil penelitian mahasiswa,” ujarnya.

“Akhirnya saya mengolah biji salak, tumbuk sampai halus. Kemudian saya jual seperti bubuk kopi. Puji Tuhan, peminatnya banyak, dan terbukti ampuh,” pungkasnya.(im/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com