Connect with us

Pemerintahan

Sutiaji : Tata Kota Menentukan Kesehatan

Diterbitkan

,

Wali Kota Malang, Sutiaji. (Foto : Istimewa)

KABARMALANG.COM – Wali Kota Malang, Sutiaji menilai tata kota menentukan sanitasi. Semakin tertata kota, semakin terjaga pula sanitasinya.

Semakin bersih sebuah kota, semakin rendah potensi penularan penyakit. Ini yang dipaparkan Sutiaji dalam  webinar di NCC, Selasa (27/10).

Yakni, webinar Hari Kota Dunia : Kota Pasca Corona.

Pandemi semakin meneguhkan. Ada keharusan penataan kota yang kumuh menjadi tidak kumuh. Tujuannya terjaganya kesehatan,” jelasnya.

Ketika kota tidak tertata, potensi terjangkit penyakit lebih besar.

“Ada kaitannya dengan pandemi. Yaitu penyakit menular melalui transmisi barang dan transmisi orang,” lanjutnya.

Penataan kawasan menjadi sebuah keharusan. Terutama, infrastuktur kawasan dan jaringan.

Dalam masa pandemi, justru kota besar banyak terpapar. Contohnya Kota Malang.

“Karena Kota Malang padat dan ada kawasan urban,” imbuhnya.

Karena itu, diperlukan ketangguhan personal dan komunal.

“Caranya adalah tangguh RT/RW dan orang per orang,” jelasnya.(fat/yds)

Advertisement
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Dapat Rp 500 Ribu, PKL Terdampak Kayutangan Heritage Belum Puas

Diterbitkan

,

Dapat Rp 500 Ribu, PKL Terdampak Kayutangan Heritage Belum Puas
Simbolis penyerahan dana apresiasi kepada PKL yang terdampak penutupan Jalan Basuki Rahmat, November 2020 lalu (Foto: Fathi)

 

KABARMALANG.COM – PKL terdampak Kayutangan Heritage dapat Rp 500 ribu. Dana tersebut adalah apresiasi Pemkot Malang.

Karena, PKL rela tutup saat pembangunan November 2020 lalu. Pemkot bekerja sama dengan Baznas Kota Malang.

Sementara, ada 54 PKL yang dapat masing-masing Rp 500 ribu. Pemkot menyerahkan dana apresiasi itu di Kantor Kelurahan Kauman.

Kabar Lainnya : Kayutangan Wisata Heritage di Kota Malang.

Wali Kota Malang, Sutiaji membenarkan. Dana itu bentuk apresiasi kepada PKL dan para pelaku usaha. Karena, sudah mendukung pembangunan Kota Malang.

“Merek terdampak dan mereka mempunyai kesabaran. Maka kita berikan reward. Jadi memang harus ada apresiasi,” ujar Sutiaji kepada wartawan, di Kantor Kelurahan Kauman, Kamis (4/3).

“Caranya kan APBD gak mungkin. Ya kita carikan Baznas. Saya minta solusi ini bisa terlaksana. Baznas dananya ada,” tambahnya.

Sutiaji sedikit membocorkan gambaran destinasi Kayutangan Heritage nanti. Bahwa tidak ada PKL di sepanjang Jalan Basuki Rahmat.

“Jadi masyarakat di sana gak usah khawatir. Nanti pengunjung atau wisatawan biar masuk di kampung heritagenya,” jelas politisi Demokrat tersebut.

Sutiaji menambahkan setiap sisi Kayutangan akan ada stand musik.

Sementara itu, Chulfia Ningsih, Koordinator PKL Kayutangan berkomentar. Dia belum puas dengan dana apresiasi Rp 500 ribu.

“Sebenarnya itu gak seberapa. Karena kita penghasilannya minimal Rp 50 ribu per hari. Kali 30 hari berarti Rp 1,5 juta. Itu gak ada setengahnya kan,” jelasnya.

Menurut Ulfa, sapaannya, dana tersebut penting. Tetapi, ada yang lebih penting lagi. Yaitu nasib PKL ke depannya ketika Kayutangan Heritage resmi.

“Mungkin ke depannya kita bicarakan. Masalah kompensasi itu urusan ke belakang ya. Yang penting jalan ke depannya ini bagaimana (PKL). Mulai hari ini dan seterusnya,” tegasnya.

“Nanti akan kita bicarakan langsung. Kita datang ke Pak Wali sendiri, minta kejelasannya. Bakal cari waktu untuk audiensi dengan Wali Kota,” tambah pedagang toko kelontong tersebut.

Sebab, sampai saat ini PKL belum mendapatkan kejelasan nasib. Belum tahu juga masa depannya di kawasan Kayutangan Heritage.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Kapolresta Dandim Resmikan Kampung Tangguh Semeru Tasikmadu

Diterbitkan

,

Kapolresta Dandim Resmikan Kampung Tangguh Semeru Tasikmadu
Kapolresta dan Dandim bersama jajaran serta penggerak KTS Bentis Tasikmadu meninjau kebun sayur. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Kapolresta Malang Kota dan Dandim meresmikan Kampung Tangguh Semeru (KTS). Kali ini, peresmian terhelat di Jalan Tenis Meja, Tasikmadu.

Nama kawasan ini yaitu Kampung Tangguh Semeru Bentis. Sementara, pendirinya adalah warga RW 03 Kelurahan Tasikmadu.

Peresmian tergelar pada Rabu (3/3) kemarin. Kapolresta dan Dandim juga menyuplai bantuan untuk KTS ini.

Kabar Lainnya : Bung Edi Sambang Kelurahan Tasikmadu, Cermati Proses Pelayanan.

Kapolresta dan Dandim pun turut meninjau KTS Bentis Tasikmadu. Mulai dari pengecekan ruang isolasi.

Kemudian, peninjauan kebun sayur. Serta, pemberian edukasi tentang protokol kesehatan kepada masyarakat.

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata membenarkan. Dia mengatakan akan terus mendorong kelahiran KTS.

“Karena, sekarang Kota Malang sudah keluar dari zona 5 besar. Tren paparan covid-19 terus menurun. Kita patut bersyukur. Tetapi, tidak boleh lengah juga,” ujar Leo.

Karena itu, Kapolresta dan Dandim siap sosialisasi secara masif. Dia bakal menggenjot promosi kesehatan 5M kepada masyarakat.

Yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan. Serta, mengurangi mobilitas di luar rumah.

Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona sepakat. Dia sangat mengapresiasi berdirinya KTS RW 03 Tasikmadu.

Dia berharap warga bisa menekan penyebaran virus covid-19. KTS ini juga bentuk dukungan kesuksesan program pemerintah. Yaitu vaksinasi untuk masyarakat.

“Oleh sebab itu mari dukung program pemerintah mengenai vaksinasi. Dukung juga pelaksanaan protokol kesehatan agar terhindar dari covid-19,” pungkas Ferdian.

Turut hadir dalam peresmian KTS, antara lain jajaran Polresta. Kemudian, jajaran Kodim 0833.

Kabar Lainnya : Jembatan Kedungkandang Resmi Beroperasi Hari Ini.

Hadir juga Kecamatan Kedungkandang dan jajaran. Serta, para relawan dan tokoh masyarakat sekitar.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Sosialisasi Vaksinasi Tahap 2, Dinkes Libatkan Posyandu di Kota Malang

Diterbitkan

,

Sosialisasi Vaksinasi Tahap 2, Dinkes Libatkan Posyandu di Kota Malang
Latifah Hanun, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Malang (Foto: Fathi)

KABARMALANG.COM – Dinkes Kota Malang gencar sosialisasi vaksinasi tahap 2. Pesan kesehatan terus tergaung di tengah masyarakat.

Sosialisasi vaksinasi tahap 2 sudah berjalan sejak awal 2021. Tetapi, pelaksanaan suntik vaksinnya sendiri mulai akhir Februari lalu.

Hingga kini vaksinasi masih berlangsung. Dengan sasaran para petugas layanan publik.

Latifah Hanun, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Malang membenarkan. Dia bergerak bersama Diskominfo Kota Malang.

“Kita melaksanakan promosi kesehatan yang gencar. Juga bekerja sama dengan Kominfo. Kami melaksanakan edukasi masyarakat mengikuti vaksinasi covid-19,” ujar Hanun, kepada Kabarmalang.com, Rabu (3/3).

Kabar Lainnya : Pemkab Malang Ingin Libatkan Influencer dalam Vaksinasi Covid-19.

Dinas Kesehatan dan Diskominfo gencar melakukan sosialisasi. Yakni melalui media online dan platform media sosial masing-masing.

Hanun menuturkan, pekan depan akan keliling. Dia mengagendakan sosialisasi hingga April 2021. OPD kesehatan ini akan keliling  ke tiap posyandu. Dengan tujuan untuk sosialisasi vaksinasi tahap 2.

“Kita akan mensosialisasikan kepada posyandu-posyandu. Kami ingin mengajak masyarakat. Supaya, mau datang ke tempat-tempat vaksinasi  covid-19 ini,” ujarnya.

Karena, pedagang pasar, lansia dan sebagainya harus tercover semua. “Kita libatkan kader posyandu untuk mensukseskan sosialisasinya,” tambahnya.

Memang, ada muncul pro dan  kontra terkait vaksinasi. Tetapi, OPD kesehatan Kota Malang terus mengedukasi masyarakat.

Supaya, mau menghadiri layanan vaksinasi. Sehingga, masyarakat bisa sehat.

“Karena vaksinasi secara total bisa memunculkan herd imunity. Minimal bisa terbentuk 70 persen,” terangnya.

Menurutnya reaksi vaksin hampir sama dengan imunisasi bayi. Asalkan tidak ada keluhan. Badan dalam kondisi sehat jadi syarat utama.

“Jadi kami mengimbau kepada masyarakat. Jangan takut akan vaksinasi covid-19 ini. Selain itu, vaksin ini gratis, pemerintah yang menanggung,” ungkap Kabid Kesehatan Masyarakat.

“Takut memang wajar tapi jangan berlebihan. Asalkan badan kita mantap dan sehat. Insyallah tidak ada reaksi,” tutupnya.(fat/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com