Connect with us

Pemerintahan

Festival Batik Dihelat di Makam Londo Sukun

Diterbitkan

,

IMG 20201003 WA0003
KEARIFAN LOKAL : Wali Kota Malang Sutiaji saat meninjau Festival Batik di Makam Londo Sukun (2/10).

 

KABARMALANG.COM – Taman Makam “Londo”, Sukun turut memperingati Hari Batik Nasional. Sabtu (2/10), Festival Batik dihelat di  pemakaman kuno itu. Gagasan muncul dari pokdarwis dan karang taruna setempat.

Wali Kota Malang, Sutiaji sangat apresiatif pada kreativitas ini. “Ini perkawinan yang menarik. Festival Batik dengan lokasi heritage makam. Kesan angkernya hilang dan itu bagus,” pesan Sutiaji kala membuka Festival Batik.

Karena, lanjut Sutiaji, makam ini petilasan banyak keluarga Belanda. Maka hidupkan teruskan kreativitas di sini. Jadikan ini penyangga wisata Malang.

Sutiaji mendorong pegiat batik Sukun untuk eksplorasi. Perajin batik diminta mengambil inspirasi dari buah sukun. Supaya, muncul motif lokal khas batik wilayah Sukun.

“Bisa ambil buahnya, daunnya, serat pohonnya, rantingnya, dan lainnya. Saya yakin sentuhan seni akan melahirkan motif menarik,” ujar Sutiaji didampingi Ketua Umum Dekranasda Kota Malang, Ny. Widayati Sutiaji.

Sementara, panitia setempat berharap batik Sukun makin dikenal luas. “Kami masih mengenalkan produk batik dari mulut ke mulut. Meskipun sudah ada pesanan dari Malaysia juga,” ungkap Eko Zainuddin, Ketua Panitia Festival Batik.

Makam Londo sendiri menjadi lokasi yang melegenda. Warga Malang menyebutnya sebagai “Kuburan Londo”.

Karena, makam ini hanya dikavling untuk londo era kolonial. Sekarang, makam ini bukan milik londo. Warga Malang pun dimakamkan di situ. Terutama warga non muslim. (yds/fir)

Iklan
Iklan

Terpopuler