Connect with us

Hukrim

Polres Malang Selidiki Video Kekerasan Anak Saat Kerjakan Tugas Sekolah

Diterbitkan

||

Polres Malang Selidiki Video Kekerasan Anak Saat Kerjakan Tugas Sekolah

KABARMALANG.COM – Langkah cepat dilakukan Polres Malang merespon video dugaan kekerasan terhadap anak dibawah umur di media sosial. Identifikasi terhadap korban maupun terduga pelaku telah berhasil dilakukan.

Kasatreskrim Polres Malang AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengaku, pihaknya sudah menyelidiki siapa saja yang terekam dalam video.

Upaya penyelidikan membuahkan hasil, polisi dapat mengungkap identitas mereka. “Malam kemarin, kami berhasil mengidentifikasi orang yang terekam dalam video, termasuk anak yang diduga menjadi korban kekerasan,” terang Andaru, Rabu (2/9/2020).

Seperti keterangan yang disampaikan dalam unggahan video, Andaru turut membenarkan, bahwa lokasi kejadian berada di Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. “Peristiwa terjadi pada 1 September 2020 kemarin, lokasinya di Talok, Turen,” tegas lulusan terbaik Akpol 2029 ini.

Siang ini, Polres Malang bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Malang mendatangi keluarga korban untuk menyelidiki lebih jauh terkait dugaan kekerasan yang terjadi.

“Kami bersama DP3A mendatangi kediaman keluarga, didampingi pamong untuk melakukan pertemuan,” ujar Andaru. Dan untuk proses selanjutnya, terduga pelaku bersama korban akan dibawa ke Mapolres Malang.

Sekedar diketahui, sebuah video berdurasi 4 menit 39 detik beredar di media sosial. Rekaman video diunggah akun Facebook Info Malang Raya 14 jam yang lalu, menggambarkan adanya tindak kekerasan seorang perempuan terhadap anak laki-laki yang disebut masih dibawah umur.

Dengan penuh amarah pelaku berjenis kelamin perempuan menganiaya korban menggunakan selang plastik. Pukulan dilakukan berulangkali diiringi perkataan keras dari pelaku. (rjs/fir)

 

Hukrim

Asyik Nongkrong di Warkop, Kurir Ganja Ditangkap

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata saat konferensi pers

 

KABARMALANG.COM – Satreskoba Polresta Malang Kota menangkap TC (32), kurir narkotika. Dari tangan tersangka disita 3,5 ons sabu-sabu dan 3,5 kilogram ganja kering.

Saat ditangkap, TC kedapatan membawa satu poket plastik berisi sabu-sabu. Kemudian dari hasil penyelidikan, polisi menemukan barang bukti lain dari tangan tersangka.

Yaitu sabu-sabu seberat 3,5 ons dan ganja kering seberat 3,5 kilogram. Kepada polisi, TC mengaku hanya sebagai kurir dengan imbalan antara Rp 300 ribu sampai Rp 500 ribu.

“Tersangka atas nama TC (inisial), kelahiran Kediri, dan kost di wilayah Krian, Mojosari, Mojokerto. Barang diakui berasal dari AS yang sekarang kita jadikan DPO. Tersangka ini memiliki peran sebagai kurir,” kata Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Leonardus Simarmata saat konferensi pers, Kamis (17/09/2020).

Tersangka mengaku, masih tiga bulan menjadi kurir narkotika. Ketika ditangkap, tersangka hendak mengantarkan barang sesuai pesanan dari AS.

“Barang bukti rencananya akan dikirimkan oleh tersangka, sesuai permintaan AS. Setiap pengiriman tersangka mendapatkan imbalan sebesar Rp 300 sampai Rp 500 ribu,” ujar Leonardus.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 112 ayat 2 dan Pasal 111 ayat 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. “Ancaman hukuman paling ringan lima tahun penjara,” tandas Kapolresta. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Selain Anggota, Kapolresta Leo Berikan Penghargaan Satpam yang Gagalkan Perampokan ATM

Diterbitkan

||

Oleh

Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Leonardus Simarmata memberikan penghargaan kepada satpam yang menggagalkan perampokan ATM

 

KABARMALANG.COM – Upacara pemberian piagam penghargaan kepada anggota Polresta Malang Kota yang berprestasi dipimpin Kapolresta Malang Kota Kombes Pol. Leonardus Simarmata, Kamis (17/09/2020) di Halaman depan Polresta Malang Kota.

“Pemberian piagam penghargaan tersebut dalam rangka untuk meningkatkan prestasi personil Polresta Malang Kota,” kata Kapolresta Malang Kota.

Leo sapaan akrabnya dipanggil mengucapkan selamat kepada 9 anggota Polsek Sukun atas mengungkap Kasus penyalahgunaan ganja, serta 2 orang PT TAG telah berhasil menggagalkan pencurian dengan kekerasan di ATM mandiri Jl. Kawi atas Kec. Klojen Kota Malang

“Hal ini pencapaian prestasi luar biasa yang mana di pandemi Covid-19, anggota masih bisa mengungkap kasus dengan mengorbankan tenaga dan pikiran,” ujarnya.

Berikut nama – nama yang menerima piagam penghargaan adalah Anggota Polresta Malang Kota: Kompol Suyoto,SH.MH, Iptu Ma’ruf, S. Ap, Aiptu Eko Setyo Budi, Aiptu Lasmono, Aipda Musa Subana,

Kemudian Bripka Bagus Utoro, S. Psi, Bripka Randy Kusuma Afandi, Brigadir Sutanto dan Indra Kurnia Wardana Satpam PT. Tunas Artha Gardatama dan Riko Yurizal manitenant PT Aryha Gardatama.

Sebelum menutup sambutan Leo juga menyampaikan beberapa penekanan yaitu :

1. Tingkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa

2. Jangan sekali sekali mencoba, mendekati dan bermain dengan narkoba

3. Tingkatkan disiplin pribadi dan kesatuan

4. Pelihara Sikap dan tingkah laku dan Jalin hubungan baik dengan rekan dan Masyarakat

5. Bangun rasa sinergitas dengan TNI dan masyarakat

6. Anggota tetap melaksanakan protokol kesehatan dengan tetap memakai masker, cuci tangan, olahraga, dan menjaga jarak. (tik/fir)

 

 

 

Lanjutkan Membaca

Hukrim

Bila Terbukti Lalai, Polisi Siapkan Jerat Pidana di Laka Kerja RSI Unisma

Diterbitkan

||

KABARMALANG.COM– Polresta Malang Kota terus mendalami insiden kecelakaan kerja di proyek RSI Unisma yang menewaskan 4 pekerja. Pihak yayasan akan dipanggil untuk dimintai keterangan terkait proyek tersebut.

Selain yayasan, pelaksaan proyek juga turut akan dihadirkan. Kesemuanya dimintai keterangan sebagai saksi. “Pihak yayasan Unisma maupun kontraktor akan segera dipanggil, kemungkinan dalam minggu ini,” ujar Kasatreskrim Polresta Malang Kota AKP Azi Pratasa Guspitu, Kamis (17/9/2020).

Satreskrim Polresta Malang Kota telah mengantongi identitas pelaksana proyek, yakni PT. Dwi Ponggo Seto yang disebut berdomisili di wilayah Ponorogo.

“Kontraktornya adalah PT. Dwi Ponggo Seto, domisili di Ponorogo, surat panggilan sudah kami kirimkan,” ujar Azi.

Menurut Azi, pemanggilan pihak yayasan untuk menggali keterangan seputar proyek yang dikerjakan. Mulai dari perencanaan, proses lelang, hingga sampai penunjukkan pemenang tender.”Kan yayasan yang melelang, proses tendernya bagaimana,” tuturnya.

Azi mengaku, pihaknya juga menunggu hasil olah TKP oleh Tim Labfor yang sudah digelar satu hari setelah kejadian. Labfor telah membawa sejumlah alat bukti untuk diselidiki.

“Kita juga menunggu hasil penyelidikan Labfor, saat olah TKP sejumlah barang bukti ikut dibawa. Yakni kabel seling dan rangka lift,” beber Azi.

Penyidik sendiri menyiapkan jeratan pidana, apabila dalam insiden kecelakaan kerja tersebut, ditemukan adanya kelalaian. Pasal yang dikenakan adalah 359 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama lima tahun penjara. “Jika terbukti ada kelalaian, maka bisa dijerat Pasal 359 KUH Pidana,” tegas Azi.

Seperti diketahui, proyek pembangunan gedung RSI Unisma menelan korban jiwa (8/9/2020). Empat orang pekerja tewas setelah terjatuh dari lantai empat gedung yang tengah dalam pembangunan. Sementara enam orang pekerja lainnya mengalami luka berat, dan satu pekerja berhasil selamat.

Kejadian tersebut terjadi saat para pekerja akan naik ke lantai lima. Saat itu mereka menumpangi lift proyek. Namun ketika sampai di lantai empat, tiba-tiba tali sling dari lift tersebut putus sehingga menyebabkan para pekerja langsung jatuh dan menyebabkan empat pekerja tewas dan enam luka berat. (rjs/fir)

Lanjutkan Membaca
Advertisement Iklan Sosialisasi Perwali Kota Batu
Advertisement Iklan cukai Pemkot Batu

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com