Connect with us

Hukrim

Pembobol Data Denny Siregar Asal Kalipare, Begini Pengakuan Ibunya

Diterbitkan

,

Suasana di sekitar rumah orang tua FPH di Desa/ Kalipare, Kalipare.

KABARMALANG.COM – Orang tua mana yang tidak terpukul ketika mendengar anaknya tertimpa musibah? Apalagi kabar yang sampai padanya bukan langsung dari anaknya, tapi dari orang lain.

Itulah yang dirasakan oleh Eni, warga Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang. Dia mengaku syok mendengar kabar anaknya, FPH (27) ditangkap oleh Polda Jawa Timur Kamis (11/7/2020), lalu.

Sebagai Informasi, FPH ditangkap pihak kepolisian akibat diduga pihaknya telah melakukan pembobolan data milik pegiat sosial media, Denny Siregar. Sebelumnya, FPH merupakan karyawan kontrak di GraPARI Telkomsel Rungkut, Kota Surabaya.

Mengetahui data pribadinya dibobol, Denny Siregar akhirnya melaporkan ke pihak kepolisian. Sejurus kemudian tagar #boikottelkomsel trending di sosial media twitter.

Sementara itu, usai mendapat laporan dari Denny Siregar, pihak kepolisian langsung menyelidiki pelaku pembobolan. Sampai akhirnya ditemukan terduga pelaku pembobolan tersebut adalah FPH warga asli Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang.

Ketika awak media mengunjungi kediaman tersangka di Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang tampak ibu kandungnya, Eni nampak berkaca-kaca.

Eni membenarkan bahwa FPH adalah anak kandungnya. Ia juga mengaku sudah mendengar kabar terkait penangkapan anaknya di Surabaya Kamis lalu.

“Saya mendengar Jum’at (11/7/2020) kemarin dari media sosial twitter. Memang sudah ramai di Twitter,” tegasnya.

Namun sayang, ia enggan meceritakan secara detail bagaimana perilaku FPH di rumahnya. Hanya saja, ia mengatakan bahwa sulungnya itu kompeten di bidang IT.

“Memang bidangnya ia (FPH) IT. Sekolahnya pun dulu di Kota Malang jurusannya IT,” singkatnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan selama ini FPH bersama istri dan anaknya yang masih berusia 6 bulan merantau ke Surabaya untuk bekerja di sana.”Biasanya kalau pulang ke sini dua pekan sekali,” tukasnya.

Sementara itu, salah satu tetangga yang meminta untuk tidak disebutkan namanya mengatakan FPH merantau ke Surabaya sejak tahun 2018 lalu. “Setahu saya, setelah nikah ia (Febri) langsung merantau ke Surabaya,” katanya.

Ditanya terkait perilaku sehari-harinya FPH ?pihaknya mengaku tidak tahu pasti, sebab FPH termasuk orang baru di desanya, dan selama itu juga tidak pernah berbaur dengan warga di sekitarnya.

“Dia kan sama ibunya (Eni) pendatang dari Desa Putukrejo, Kecamatan Kalipare. Sejak menikah dengan bapak tirinya,” tutupnya. (rjs/fir)

Iklan
Iklan

Terpopuler