Connect with us

Pemerintahan

Puncak HAN ke-42 di MCC, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Ajak Anak Berani Bersuara dan Jadi Pelopor Perlindungan Hak

Diterbitkan

,

IMG 20260726 230650
Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mengajak seluruh anak di Kota Malang untuk berani bersuara (istimewa)

KABARMALANG.COM – Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang mengajak seluruh anak di Kota Malang untuk berani bersuara serta menjadi pelopor perlindungan hak anak.

Ajakan strategis tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Donny Sandito Widoyoko, pada kegiatan puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 yang berlangsung meriah di Malang Creative Center (MCC), Kota Malang, pada Sabtu, 25 Juli 2026.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” serta semangat “Anak Kota Malang Hebat, Terlindungi, Berdaya dan Bahagia”,

Pemkot Malang menegaskan komitmennya untuk memberikan ruang partisipasi yang setara bagi anak, memicu kesadaran masyarakat dalam mencegah tindakan kekerasan.

Serta menjadikan keluarga dan sekolah sebagai garda terdepan lingkungan yang aman, inklusif, dan ramah anak.

Poin Penting Peran Anak dan Tanggung Jawab Masyarakat

​Berdasarkan arahan Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, berikut adalah pilar utama penyelenggaraan perlindungan anak di Kota Malang:

​Pelopor dan Pelapor (2P): Mendorong anak-anak agar aktif menyampaikan aspirasi, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, serta berani melaporkan segala bentuk tindakan kekerasan yang dialami atau disaksikan.

​Peran Utama Keluarga & Sekolah: Menjadikan keluarga sebagai ruang pertama yang memberikan kasih sayang serta memastikan sekolah menjadi lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, inklusif, dan bebas dari perundungan (bullying).

​Kepedulian Aktif Masyarakat: Imbauan tegas kepada warga untuk tidak bersikap pasif jika melihat indikasi kekerasan terhadap anak serta segera berkoordinasi dengan pihak berwenang.

Pernyataan Resmi Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang

​”Momentum HAN ke-42 tahun 2026 menjadi pengingat bahwa anak-anak tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga harus dilibatkan”.

“Melalui Dinsos-P3AP2KB, pemerintah mengajak anak-anak di Kota Malang untuk berani menyampaikan pendapat maupun melaporkan apabila melihat tindakan kekerasan. Tidak boleh ada seorang pun yang melakukan kekerasan terhadap anak.”

​”Keluarga diharapkan menjadi ruang pertama yang memberikan kasih sayang dan perlindungan, sementara sekolah harus menjadi tempat yang aman dan ramah anak”.

“Perlindungan tidak hanya berarti melindungi, tetapi juga memberikan ruang bagi mereka untuk didengar, dihargai, dan dilibatkan,” kata Donny Sandito Widoyoko, Kepala Dinsos-P3AP2KB Kota Malang.

Tabel Rangkuman Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Kota Malang

​Berikut adalah tabel rincian teknis pelaksanaan dan fokus kegiatan HAN ke-42. (Adv)

Indikator Kegiatan

Rincian Ketentuan & Pelaksanaan

Target & Dampak Sosial

Penyelenggara & Lokasi

Dinsos-P3AP2KB Kota Malang | Malang Creative Center (MCC)

Memperkuat ruang partisipasi kreatif & aman bagi anak.

Momentum & Tema

Puncak HAN ke-42 (25 Juli 2026) | “Sayang Anak, Lindungi & Bangun Masa Depan”

Penegakan hak pendidikan, bermain, & perlindungan hukum.

Tagline Gerakan

“Anak Kota Malang Hebat, Terlindungi, Berdaya dan Bahagia”

Mewujudkan Kota Layak Anak (KLA) yang berkelanjutan.

Fokus Penanganan

Pencegahan Kekerasan & Penguatan Peran Keluarga/Sekolah

Memutus rantai kekerasan anak melalui partisipasi aktif warga.

Iklan

Terpopuler