Pemerintahan
Tembus Rp303 Miliar, SILPA APBD Kota Malang 2025 Jadi Sorotan Penyerapan Anggaran Pemkot

KABARMALANG.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang mencatatkan Anggaran Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) APBD tahun anggaran 2025 yang mengendap dan tidak terserap hingga mencapai nominal fantastis Rp303 miliar.
Angka sisa anggaran belanja daerah yang dilaporkan resmi pada Sabtu, 25 Juli 2026 ini memicu sorotan publik serta jajaran legislatif terkait efektivitas perencanaan program kerja dan daya serap dinas-dinas di lingkungan Pemkot Malang.
Masih tingginya dana menganggur tersebut disebabkan oleh kombinasi faktor teknis pelaksana program, seperti keterlambatan proses lelang pengadaan barang dan jasa, kendala administratif perizinan proyek fisik di lapangan, hingga sisa efisiensi belanja kegiatan.
Pemkot Malang bersama DPRD kini didesak untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta mempercepat pengintegrasian dana SILPA Rp303 miliar tersebut ke dalam formulasi APBD Perubahan (APBD-P) agar dapat segera dialokasikan untuk sektor prioritas publik.
Seperti infrastruktur jalan, perbaikan fasilitas kesehatan, dan program pengetasan pengangguran.
Poin Evaluasi dan Faktor Pemicu Tingginya SILPA
​Untuk mempermudah analisis publik mengenai penyebab besarnya dana APBD yang tidak terserap, berikut adalah beberapa pilar penyebab utama di lapangan:
​Keterlambatan Lelang Pengadaan: Proses tender proyek fisik dan jasa yang terlambat dieksekusi di awal tahun anggaran menyebabkan sejumlah kegiatan tidak selesai tepat waktu.
​Sisa Efisiensi HPS Belanja: Adanya selisih efisiensi antara Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dengan nilai kontrak pemenang lelang di berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
​Kendala Teknis Administratif: Hambatan regulasi, perizinan lahan, serta penyesuaian petunjuk teknis (juknis) transfer dana pusat yang membuat anggaran tidak dapat dicairkan 100%.
Tabel Pemetaan Analisis Penggunaan dan Alokasi SILPA APBD
​Berikut adalah tabel rincianmengenai kondisi SILPA APBD Kota Malang beserta arah rekomendasinya:
Indikator Keuangan | Data Realisasi & Status Anggaran | Target & Langkah Tindak Lanjut |
|---|---|---|
Nominal SILPA APBD 2025 | Rp303 Miliar (Dana Mengendap) | Dievaluasi oleh DPRD & Pemkot Malang. |
Faktor Utama Penyebab | Kendala Lelang, Administrasi, & Efisiensi Belanja | Percepatan jadwal lelang & pembenahan perencanaan OPD. |
Solusi Pengalokasian | Formulasi APBD Perubahan (APBD-P) | Dialokasikan ke sektor prioritas jalan, kesehatan, & vokasi. |
Tujuan Akhir | Penguatan Daya Serap & Manfaat Bagi Warga | Mencegah penumpukan sisa anggaran berulang di tahun berikutnya. |
Hukrim4 minggu yang laluKecelakaan Maut di Kromengan Malang Pengemudi Pikap Jadi Tersangka Diduga Alami Microsleep
Serba Serbi4 minggu yang laluHarga Emas Batangan Antam Hari Ini 14 Agustus 2026 Turun Ke Posisi Rp2.664.000 Per Gram
Pemerintahan4 minggu yang laluPendaftaran Portal Perlindungan Sosial Perlinsos Digital Kota Malang Diperkuat Lewat Kolaborasi Lintas Sektor
Pemerintahan4 minggu yang laluPidato Presiden Prabowo Subianto Hari Ini Disampaikan dalam Sidang Tahunan MPR dan DPR RI
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini Didominasi Cerah Berawan dan Hujan Ringan
Peristiwa4 minggu yang laluPolres Malang Ajak Masyarakat Bangun Ruang Digital Sehat Lewat Dialog Kebangsaan
Pemerintahan4 minggu yang laluPeninjauan Kebakaran Hutan Bromo Dilakukan Bupati Malang Sanusi Beserta Jajaran Pemkab Malang
Serba Serbi4 minggu yang laluPromo JSM Superindo Akhir Pekan Ini Hadirkan Diskon Spesial Anniversary































