Serba Serbi
Saham BUMI Melonjak 5,66% ke Level Rp168: Sentimen Akuisisi Tambang Emas Australia dan Prospek Dividen Dorong Aksi Beli Masif

KABARMALANG.COM – Harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup melonjak tajam sebesar 5,66% atau naik Rp9 hingga berada di level Rp168 per lembar saham pada penutupan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) per Rabu, 22 Juli 2026.
Performa positif emiten tambang batu bara raksasa milik Grup Bakrie dan Salim ini dipicu oleh akumulasi transaksi masif pasar yang menembus nilai Rp963,74 miliar dengan volume 5,81 miliar saham.
Respons positif para pelaku pasar modal dan investor saham ini didorong oleh katalis strategis akuisisi 100% saham Wolfram Limited di Australia guna memperluas portofolio bisnis ke sektor komoditas emas dan tembaga.
Serta rencana kuasi reorganisasi perseroan untuk mengeliminasi defisit saldo laba demi membuka jalan pembagian dividen di masa mendatang.
Di mana Samuel Sekuritas merekomendasikan beli (buy) dengan target harga Rp300 per saham.
Tabel Rangkuman Indikator Keuangan dan Statistik Saham BUMI
​Untuk mempermudah analisis teknikal dan fundamental portofolio investasi Anda, berikut adalah rincian performa harian saham BUMI:
Indikator Perdagangan | Angka / Capaian Pasar | Catatan & Analisis Parameter |
|---|---|---|
Harga Penutupan (Closing) | Rp168 per Saham (+5,66% / +Rp9) | Bergerak dalam tren bullish harian. |
Rentang Harga Harian (Range) | Low: Rp157 | High: Rp171 | Aktivitas perdagangan bergerak sangat dinamis. |
Volume & Nilai Transaksi | Volume: 5,81 Miliar Saham | Nilai: Rp963,74 Miliar | Mengindikasikan likuiditas pasar yang sangat tinggi. |
Kapitalisasi Pasar (Market Cap) | Rp62,38 Triliun | Bobot signifikan pada sektor pertambangan bursa. |
Rasio Valuasi (PER & EPS) | PER: 39,13x | EPS: Rp4,29 | Menjadi perhatian proyeksi analis di paruh kedua. |
Tiga Katalis Strategis Pendorong Saham BUMI
​Pergerakan impresif saham BUMI didukung oleh tiga faktor fundamental dan teknikal utama:
​Diversifikasi ke Komoditas Emas & Tembaga: Langkah akuisisi 100% saham Wolfram Limited di Australia memperkuat transformasi BUMI dari sekadar produsen batu bara menjadi pemain diversifikasi mineral berharga global.
​Proyeksi Target Harga Rp300 (Samuel Sekuritas): Analis menempatkan BUMI sebagai top pick emiten pertambangan pada paruh kedua tahun 2026 seiring pemulihan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
​Aksi Korporasi Kuasi Reorganisasi: Proses restrukturisasi ekuitas untuk menghapus defisit saldo laba secara bertahap memberikan sinyal positif atas potensi pembayaran dividen berkala kepada para pemegang saham.
Catatan & Prospek Analis Investor
​Rekomendasi Pasar: Sinergi antara diversifikasi aset komoditas emas, perbaikan struktur modal melalui kuasi reorganisasi.
Serta tingginya likuiditas transaksi harian menjadikan saham BUMI salah satu instrumen pertambangan paling atraktif bagi investor momentum maupun jangka panjang di Bursa Efek Indonesia.
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi4 minggu yang laluJadwal Pencairan PKH, BPNT Kuartal III, dan BLT Dana Desa Terbaru
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan3 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































