Serba Serbi
IHSG Ditutup Melonjak 1,74% ke Level 6.340 Hari Ini 21 Juli 2026: Sektor Energi Memimpin Reli Pasar

KABARMALANG.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melonjak signifikan sebesar 1,74% atau meroket 108,24 poin hingga menembus level 6.340,02 pada akhir perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari Selasa, 21 Juli 2026.
Penguatan tajam bursa saham domestik ini dipicu oleh aksi beli masif para investor yang didorong oleh optimisme pasar menjelang pengumuman keputusan suku bunga acuan dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pekan ini.
Selain itu, keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat utang (sovereign credit rating) Indonesia di level BBB dengan outlook stabil sukses meredam spekulasi negatif pasar.
Di mana reli penguatan bursa hari ini dipimpin oleh sektor energi yang melonjak hingga 3,49% disokong oleh lompatan saham DSSA dan DEWA dengan total nilai transaksi pasar mencapai Rp21,55 triliun.
Tabel Rangkuman Performa Pasar dan Statistik Perdagangan Harian
​Untuk memberikan gambaran menyeluruh mengenai dinamika pergerakan IHSG pada perdagangan 21 Juli 2026, berikut adalah rincian statistik resminya:
Indikator Perdagangan | Angka / Nilai Capaian | Rincian Pergerakan & Saham |
|---|---|---|
Nilai Penutupan (Closing) | 6.340,02 (+1,74% / +108,24 Poin) | Berada di level tertinggi harian. |
Rentang Perdagangan | Low: 6.247,35 | Open: 6.273,57 | High: 6.340,02 | Tren pergerakan menguat sepanjang hari. |
Nilai & Volume Transaksi | Nilai: Rp21,55 Triliun | Volume: 47,80 Miliar Lembar | Frekuensi perdagangan mencapai 2,90 Juta kali. |
Breadth Pergerakan Saham | 439 Saham Menguat | 221 Saham Melemah | 305 Stagnan | Dominasi mutlak oleh saham-saham zona hijau. |
Penggerak Sektoral Utama (Sectoral Movers)
​Pergerakan bursa hari ini didominasi oleh penguatan di hampir seluruh kelompok sektoral:
Sektor Energi (+3,49%): Memimpin penguatan bursa berkat lonjakan tajam saham-saham penopang utama seperti DSSA (+15,3%) dan DEWA (+10,6%).
Sektor Barang Baku (+2,76%): Menyusul di posisi kedua disokong akumulasi pada saham-saham komoditas utama.
Sektor Infrastruktur (+2,68%): Menguat signifikan menopang pergerakan indeks.
Sektor Kesehatan (-1,33%): Menjadi satu-satunya kelompok sektoral yang mencatatkan koreksi di tengah aksi profit taking.
Katalis Utama dan Proyeksi Analisis Teknikal Besok
​Sentimen Pendorong & Prediksi: Selain respons positif terhadap pertahanan peringkat utang Indonesia oleh S&P Global Ratings dan penantian hasil RDG Bank Indonesia,
Phintraco Sekuritas menganalisis bahwa pembentukan histogram positif pada indikator MACD memberikan sinyal bullish yang kuat. Kondisi teknikal ini membuka peluang besar bagi IHSG untuk melanjutkan tren penguatannya menuju rentang resisten 6.375–6.400 pada perdagangan Rabu (22/7/2026).
Hukrim4 minggu yang laluPelaku Penganiayaan di Gedangan Malang Berhasil Ditangkap Polres Malang Usai Sempat Buron
Serba Serbi3 minggu yang laluSosialisasi Olahan Daun Kelor KKN MAs Kelompok 109 Dorong Gizi dan Ekonomi di Desa Tumpang
Serba Serbi4 minggu yang laluGerakan SEHATI Kelompok 99 KKN MAs Dorong Kesehatan Lansia dan Balita di Desa Tawangsari
Serba Serbi4 minggu yang laluInformasi Cuaca Jawa Timur Hari Ini Rabu 12 Agustus 2026 Cerah Berawan Tanpa Potensi Hujan
Serba Serbi4 minggu yang laluHarga Emas Antam Hari Ini Melonjak di Level Rp2.690.000 per Gram
Hukrim3 minggu yang laluKecelakaan Maut di Kromengan Malang Pengemudi Pikap Jadi Tersangka Diduga Alami Microsleep
Serba Serbi3 minggu yang laluLaman dtsen-form.bps.go.id Menjadi Portal Resmi Pengecekan Desil Kesejahteraan BPS
Pemerintahan3 minggu yang laluPeringatan Hari Veteran Nasional LVRI Kota Malang Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Suropati































