Connect with us

Peristiwa

IHSG Hari Ini 4 Maret 2026: Turun 3,44% ke Level 7.666 di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran

Diterbitkan

,

IHSG Hari Ini 4 Maret 2026: Turun 3,44% ke Level 7.666 di Tengah Eskalasi Konflik AS-Iran
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pelemahan tajam pada perdagangan sesi pertama, Rabu (istimewa)

KABARMALANG.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) mengalami pelemahan tajam pada perdagangan sesi pertama, Rabu (4/3).

Hingga pukul 10:15 WIB, IHSG anjlok signifikan sebesar 3,44% atau berkurang 273 poin ke level 7.666,40.

Penurunan drastis ini dipicu oleh kepanikan investor global menyusul eskalasi militer di Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, yang dikhawatirkan mengganggu jalur logistik energi dunia.

Sentimen negatif ini diperparah dengan kebijakan interim freeze dari MSCI terhadap saham-saham Indonesia, yang memicu aksi jual masif (risk-off) oleh investor asing di pasar modal domestik.

Status Terkini IHSG (Sesi I)

Posisi Terakhir: 7.666,40 (Pukul 10:15 WIB)

​Perubahan: -3,44% (-273 Poin)

​Level Pembukaan: 7.896,37

​Nilai Transaksi: Terpantau melonjak akibat aksi lepas saham besar-besaran.

3 Sentimen Utama Pemicu IHSG Merah Membara

​Pasar modal Indonesia menghadapi “badai sempurna” dari kombinasi faktor eksternal dan teknis indeks global:

1. ​Ketegangan Geopolitik Global: Serangan militer di Timur Tengah meningkatkan risiko ketidakpastian ekonomi. Investor cenderung mengalihkan aset ke instrumen safe haven seperti emas.

2. ​Lonjakan Harga Minyak: Kekhawatiran gangguan di Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak dunia, yang berdampak negatif bagi Indonesia sebagai negara importir minyak (net oil importer).

3. Kebijakan MSCI (Interim Freeze): Keputusan MSCI membekukan rebalancing dan kenaikan bobot saham Indonesia terus menekan aliran modal asing (Foreign Outflow), terutama pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Pergerakan Sektor: Energi Jadi Anomali

​Di saat mayoritas sektor terkoreksi dalam, sektor energi justru bergerak melawan arah (anomali):

Kode Saham

Emiten

Perubahan

Sentimen

ENRG

Energi Mega Persada Tbk.

+11,27%

Kenaikan Harga Minyak Global

BBCA

Bank Central Asia Tbk.

(Koreksi)

Tekanan Jual Investor Asing

BBNI

Bank Negara Indonesia Tbk.

(Koreksi)

Tekanan Jual Investor Asing

Analisis Analis: “IHSG saat ini sedang mencari level support psikologis baru. Investor disarankan untuk tetap rasional dan mencermati saham-saham berbasis komoditas energi serta logam sebagai lindung nilai,” ujar pengamat pasar modal.

Iklan

Terpopuler