Connect with us

Serba Serbi

IHSG Menguat 0,20 Persen pada Penutupan Sesi I, Investor Cermati Pidato Presiden dan MSCI

Diterbitkan

,

IMG 20260424 164843
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik 0,20 persen atau bertambah 12,73 poin ke posisi 6.314,49 setelah sempat bergerak di zona merah (istimewa)

 

KABARMALANG.COM – IHSG hari ini berhasil berbalik menguat pada penutupan sesi I perdagangan Jumat, 14 Agustus 2026.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat naik 0,20 persen atau bertambah 12,73 poin ke posisi 6.314,49 setelah sempat bergerak di zona merah pada awal perdagangan.

Penguatan tersebut terjadi di tengah perhatian investor terhadap pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto dan dampak penyesuaian indeks MSCI terhadap pasar saham Indonesia.

Berdasarkan data perdagangan hingga pukul 11.20 WIB, IHSG bergerak dalam rentang harian antara 6.267,40 hingga 6.318,29.

Sebelumnya, indeks ditutup pada level 6.301,77 dan berhasil mempertahankan tren positif menjelang berakhirnya sesi pertama perdagangan.

Dari sisi pergerakan saham, sebanyak 254 saham tercatat menguat, sementara 358 saham melemah dan 351 saham bergerak stagnan.

Total nilai transaksi yang terjadi pada sesi I mencapai sekitar Rp5,60 triliun, menunjukkan aktivitas perdagangan yang cukup tinggi di tengah berbagai sentimen yang memengaruhi pasar.

Investor Soroti Pidato Presiden Prabowo

Salah satu faktor utama yang menjadi perhatian pelaku pasar adalah penyampaian Nota Keuangan dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 oleh Presiden Prabowo Subianto di Gedung DPR RI.

Investor mencermati arah kebijakan fiskal pemerintah, termasuk strategi investasi, belanja negara, serta berbagai program ekonomi yang berpotensi memengaruhi iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi nasional dalam beberapa tahun mendatang.

Rebalancing MSCI Masih Membayangi Pasar

Selain sentimen domestik, pasar juga masih merespons hasil MSCI August 2026 Index Review yang diumumkan sebelumnya.

Penyesuaian bobot saham Indonesia dalam indeks global tersebut memicu berbagai aksi penyesuaian portofolio oleh investor institusi, khususnya investor asing.

Keluarnya sejumlah emiten besar dari MSCI Global Standard Index turut memberikan tekanan pada beberapa saham unggulan dan memicu aksi pengurangan risiko di kalangan pelaku pasar.

Tekanan Profit Taking Masih Terjadi

Pergerakan IHSG juga masih dibayangi aksi ambil untung (profit taking) setelah indeks mengalami fluktuasi sepanjang pekan ini.

Sebagian investor memilih merealisasikan keuntungan jangka pendek sambil menunggu kepastian arah kebijakan ekonomi dan perkembangan sentimen global.

Meski demikian, penguatan yang terjadi pada sesi I menunjukkan bahwa minat beli masih cukup kuat untuk menahan tekanan jual yang muncul di pasar.

 

 

Iklan
Klik untuk berkomentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Iklan

Terpopuler