Serba Serbi
Mendengar Kritik Anak dengan Bijak, Begini Cara Orangtua yang Tepat

KABARMALANG.COM – Saat anak mengungkapkan kritik, banyak orangtua yang merasa bingung atau bahkan terkejut.
Reaksi orangtua yang tepat terhadap kritik anak sangat berpengaruh pada perkembangan emosional dan intelektual mereka.
Namun, sering kali tanggapan orangtua yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif pada hubungan orangtua dan anak.
Lalu, bagaimana seharusnya orangtua merespons kritik yang di sampaikan anak?
Menurut psikolog, Prof. Dr. Rose Mini Agoes Salim, MPsi, penting bagi orangtua untuk tidak bereaksi berlebihan terhadap kritik anak.
Komentar atau kritik yang di sampaikan anak biasanya adalah respons spontan yang bisa tidak di sukai atau tidak di setujui oleh orang-orang di sekitarnya.
Oleh karena itu, orangtua sebaiknya memahami bahwa kritik tersebut bukanlah serangan pribadi.
Melainkan cara anak untuk menyampaikan perasaan atau pandangannya.
*Jaga Sabar dan Tenang*
Orangtua di sarankan untuk merespons dengan sabar dan pengertian.
Jangan langsung menanggapi kritik dengan emosi yang berlebihan.
Sebaliknya, orangtua perlu memberikan respons yang tenang.
Dan membuka ruang untuk berdiskusi lebih lanjut mengenai alasan anak menyampaikan kritik tersebut.
Hal ini akan membantu orangtua lebih memahami perspektif anak dan memperbaiki komunikasi di antara keduanya.
*Ciptakan Lingkungan yang Aman*
Orangtua juga harus memastikan bahwa anak merasa aman untuk berbicara tanpa takut di hukum atau di marahi.
Kritik yang di sampaikan anak sering kali merupakan bentuk dari rasa ingin di dengar.
Jika anak merasa takut mengungkapkan pendapatnya karena respon negatif dari orangtua atau lingkungan.
Hal ini bisa menghambat kemampuan anak untuk berkomunikasi secara jujur.
*Mendorong Komunikasi Terbuka*
Menciptakan lingkungan yang mendukung bagi anak untuk mengekspresikan diri dengan bebas sangatlah penting.
Dengan merespons kritik secara positif dan terbuka, orangtua dapat memperkuat hubungan dengan anak.
Dan mendorong mereka untuk terus berani menyampaikan pendapat mereka dengan percaya diri.
Hal ini tidak hanya menguntungkan bagi perkembangan anak, tetapi juga memperbaiki hubungan yang lebih sehat antara orangtua dan anak.
Orangtua yang memberikan ruang bagi anak untuk mengungkapkan kritiknya dengan baik.
Akan membantu anak mengembangkan keterampilan komunikasi yang positif dan mendorong mereka untuk berpikir kritis sejak dini. (kis/fir)
Serba Serbi4 minggu yang laluPrakiraan Cuaca Jawa Timur Hari Ini 16 Juli 2026: Puncak Kemarau Didominasi Cerah, Batu Tembus 10°C dan Berpotensi Hujan Ringan
Serba Serbi3 minggu yang laluPromo PLN “Semangat Baru Makin Berdaya” 2026: Diskon Tambah Daya Listrik 50% Lewat PLN Mobile, Cek Syarat dan Cara Klaimnya!
Serba Serbi2 minggu yang laluDaftar Lengkap Hari Libur Nasional 2026: Cek Sisa Tanggal Merah dan Kalender yang Sudah Lewat
Serba Serbi2 minggu yang laluPanduan Seleksi CPNS 2026: Definisi Alur, Persyaratan Umum, dan Pemetaan Formasi Resmi SSCASN BKN
Pemerintahan1 minggu yang laluPembukaan Pusdiklat Paskibraka Kota Malang 2026: Wali Kota Wahyu Hidayat Gembleng 78 Pelajar Terbaik
Olahraga2 minggu yang laluTundukkan Blueblood FC 2-0, SSB Porma FC U-15 Tembus Semifinal Piala Soeratin U-15 2026 Zona Malang
Olahraga3 minggu yang laluPembukaan Manis Piala Soeratin U-15 Zona Malang: SSB Porma FC Cukur Diklat Persema 4-0 di Lapangan ARG Lawang
Pemerintahan4 minggu yang laluTingkatkan Ekonomi Ring I, PT MIP dan PT PPA Boyong Penggerak Sosial Studi Banding UMKM ke Malang dan Blitar































