Pemerintahan
Kafe di Malang Ini Wajibkan Aparat dan PNS Bayar 3 Kali Lipat

KABARMALANG.COM – Sebuah kafe di Kota Malang bernama Atitud Coffee membuat promo unik selama PPKM Darurat agar tetap survive di masa pandemi.
Kafe yang terletak di Kelurahan Dinoyo Kota Malang itu membuat big promo khusus. Bagi aparat dan pegawai pemerintahan atau PNS bayar 3 kali harga normal untuk layanan take away.
Cahya Sinda, 24, owner Atitud Coffee mengamini. Usia Atitud Coffee sendiri sebenarnya baru seumur jagung, resmi beroperasi mulai tanggal 28 Juni 2021 lalu.
Tak berselang lama kebijakan PPKM Darurat muncul pada 3 Juli 2021, sehingga berdampak secara ekonomi pada Atitud Coffee. Big promo itu berjalan dari tanggal 13 Juli 2021 kemarin.
“Terus kita mau bikin promo yang ngasih diskon segalam macam itu susah. Kita juga gak ada budget buat itu, karena kemarin sudah habis buat rencana event-event,” ujar Cahya kepada media, Jumat (16/7).
“Ternyata mikir-mikir, kalau promo itu gak harus motong harga, ternyata naikin (harga) juga bisa. Akhirnya lihat situasi sekarang kan banyak orang yang ekonominya susah, dan ngomongin bansos buat UKM,” sambungnya.
Dari pertimbangan-pertimbangan itulah akhirnya Cahya bersama timnya membuat promo bayar tiga kali harga normal buat aparat dan pegawai pemerintahan.
“Lumayan kalau tiga kali lipat, soalnya aku lihat orang tuaku kan sendiri PNS, kakakku itu pegawai kesehatan. Dari sampel itu saja mereka punya penghasilan tetap, beda dengan yang lain. Perekonomian (PNS) bisa stabil,” ungkapnya.
Kabar Lainnya : Mahasiswa UT Serukan Pembentukan BEM.
Di samping itu, Cahya mengakui bahwa big promo itu bagian dari protes atau sindiran tentang betapa susahnya berjualan di masa PPKM Darurat. Sekaligus juga untuk marketing kafenya.
“Secara teknis kita gak berharap untuk itu (PNS dan Aparat bayar tiga kali lipat). Kita sebenarnya maunya kedai baru kita itu banyak orang tahu,” terangnya.
“Kita mikir marketingnya, memang kalau secara langsung kita gak dapat dampak signifikan. Tapi lumayan rame di media sosial, teman-teman banyak yang mendukung,” tutur pria asli Malang itu.
Sehingga Cahya sangat berharap atensi dari netizen bisa membantu keberlangsungan kedainya di masa mendatang.
“Harapannya setelah PPKM ini paling gak kafe baru ini, yang namanya orang gak tahu, jadi bisa tahu lewat promo di sosial media itu. Dan semoga PPKM Darurat gak ada perpanjangan,” akhirnya.(fat/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























