Pemerintahan
Gedung DPRD Kota Malang Jadi Safe House, Rimzah : Langkah Tepat

KABARMALANG.COM – Di tengah kondisi lonjakan kasus covid-19 yang signifikan, DPRD Kota Malang mempersilahkan gedung dewan untuk jadi safe house. Atau tempat perawatan darurat bagi pasien Covid-19 yang kehabisan uang.
Wakil Ketua DPRD Kota Malang dari Fraksi Gerindra, Rimzah, mendukung terobosan ini. Menurutnya, ini adalah gagasan krusial sebagai langkah untuk membantu masyarakat yang mulai kebingungan.
Mengingat fasilitas kesehatan rujukan perawatan covid-19 mulai penuh.
“Fasilitas kesehatan mulai penuh. Sementara kebutuhan untuk ruang perawatan terus meningkat, mengingat jumlah pasien Covid-19 juga meningkat. Ini langkah tepat untuk kita lakukan,” terang Rimzah pada media, Jumat pagi (9/7).
Kabar Lainnya : Lengkap! Ini Daftar Pos Penyekatan Dan Penutupan Jalan Malang Raya Saat PPKM Darurat.
Rimzah menyampaikan bahwa kekompakan adalah hal terpenting untuk dapat keluar dari kondisi krisis ini. Seluruh elemen masyarakat harus tetap semangat dan saling mendukung antar lembaga.
“Seluruh elemen di Kota Malang harus saling dukung, gotong royong, untuk menghadapi kondisi darurat ini. Kemanusiaan adalah prioritas saat ini,” ujar politisi muda Gerindra ini.
Sebelum ini, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika, memunculkan inisiatif untuk menjadikan gedung dewan sebagai safe house.
Kabar Lainnya : Ketua Dewan Persilakan Gedung DPRD Kota Malang Jadi Safe House.
“Intinya kami siap jika Pemkot Malang memang membutuhkan. Dalam situasi begini, hukum tertinggi adalah keselamatan masyarakat,” ujar Made.
Ide Vaksinasi Hingga Level RW
Di luar wacana menjadikan Gedung DPRD sebagai safe house, Rimzah juga memberi ide terkait program vaksinasi agar lebih cepat terlaksana.
Menurutnya, percepatan program vaksin adalah salah satu langkah yang vital agar lebih cepat keluar dari kondisi darurat ini.
“Masyarakat antusias dengan program vaksin. Tetapi di lapangan ternyata masyarakat masih harus berburu. Jadi saya rasa ada yang perlu ada perbaikan terkait akses terhadap vaksin agar lebih mudah,” terang Rimzah.
Rimzah berharap program vaksinasi ini bisa segera aktif sampai lingkup terkecil stake holder, yaitu tingkat RW.
“Agar masyatakat mudah mendapat vaksin, semua ingin kondisi ini segera teratasi,” akhirnya.(carep-04/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























