Connect with us

COVID-19

Lengkap! Ini Daftar Pos Penyekatan Malang Raya Saat PPKM Darurat

Diterbitkan

,

Lengkap! Ini Daftar Pos Penyekatan Malang Raya Saat PPKM Darurat
Forpimda Kabupaten Malang sidak penyekatan di Exit Tol Singosari. (Foto : carep-04)

 

KABARMALANG.COM – Malang Raya secara lengkap dan serentak menggelar penyekatan dan penutupan di jalan masuk kawasan, untuk semua kendaraan dari luar demi sukseskan PPKM Darurat.

Gabungan pemerintah daerah, polisi dan TNI Malang Raya juga berjaga di puluhan titik penyekatan dan penutupan jalan masuk sejak kemarin (7/7).

Kemudian, baik di Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu, sama-sama menggelar penyekatan dan penutupan jalan. Kapolres Malang, AKBP Raden Bagoes Wibisono Handoyo Koesoemah membenarkan.

Konsentrasi penyekatan ada di pundak Kabupaten Malang sebagai bemper Malang Raya. Karena, wilayah Kabupaten Malang mengelilingi Kota Batu dan Kota Malang.

“Karena itu kami menetapkan 10 titik penyekatan di Kabupaten Malang, dengan 7 pos observasi di stasiun transportasi. Dan 2 pos pembatasan mobilisasi masyarakat,” ujar Bagoes, saat sidak penyekatan di Exit Tol Singosari bersama Forpimda Kabupaten Malang, Kamis siang (8/7).

Kabar Lainnya : Mahasiswi Bunuh Diri Di Jembatan Alun-Alun Malang, Digagalkan Polisi.

Bagoes menegaskan, semua petugas akan bekerja 24 jam untuk penyekatan dan penutupan jalan masuk di Kabupaten Malang ini.

Karena, tujuan utamanya adalah menurunkan angka penyebaran covid-19 di semua wilayah Malang Raya.

Ini sesuai dengan komitmen tiga pimpinan daerah dalam rapat evaluasi bersama Menko Marves kemarin (7/7).

Bupati Malang, Sanusi juga menegaskan pentingnya penyekatan ini. Dia menyebut bahwa upaya yang utama adalah memutar balik orang luar daerah yang positif.

“Karena itu ada penyekatan ini. Kalau tidak bisa menunjukkan surat lengkap, vaksin atau hasil PCR, kami tes di tempat. Begitu ketahuan positif, kami minta balik kanan,” sambung Sanusi.

Dandim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf Yusub Dody Sandra juga mengamini. Dalam beberapa menit penyekatan saat sidak, petugas gabungan menyisir 48 pengendara.

“Dua di antaranya positif covid-19 terbukti dari hasil tes petugas di posko Exit Tol Singosari,” sambung Yusub.

Polisi saat memeriksa kelengkapan surat seperti surat vaksin dan hasil negatif PCR. (Foto : Carep-04)

Penyekatan dan penutupan jalan untuk Malang Raya juga terlaksana di Kota Batu. Setidaknya, ada lima pos di kawasan kota wisata dan sekitarnya.

Sementara itu, Kapolres Batu, AKBP Catur C Wibowo berharap masyarakat luar kota untuk memenuhi persyaratan masuk Malang Raya dan Kota Batu.

“Bagi masyarakat pekerja yang bisa melakukan mobilisasi silahkan lengkapi administrasinya. Sehingga ketika ada penyekatan di jalan tidak menimbulkan perdebatan dengan petugas lagi,” tegas Catur.

Sementara, di Kota Malang, penutupan jalan untuk mendukung PPKM Darurat Malang Raya juga sudah terjadi.

Kasat Lantas Polresta Malang Kota AKP Yoppy Anggi Khrisna membenarkan. Penyekatan tiga titik itu akan berlangsung hingga PPKM Darurat usai pada 20 Juli 2021.

“Penyekatan berlaku mulai saat ini, sampai PPKM Darurat berakhir yaitu pada tanggal 20 Juli 2021. Dan penyekatan ini, kami lakukan selama 24 jam,” ujar Yoppy, Kamis (8/7).

Berikut Ini, Daftar Lengkap Pos Penyekatan Malang Raya Selama PPKM Darurat.
Pos Penutupan Jalan Masuk Di Kabupaten Malang Untuk PPKM Darurat Malang Raya

1. PINTU TOL LAWANG.

2. PINTU TOL SINGOSARI.

3. PINTU TOL PAKIS.

Kabar Lainnya : Penyekatan Kota Malang Saat PPKM Darurat, Ini Daftar Penutupan Jalan.

4. POS KARANGKATES SUMBERPUCUNG.

5. SIDORENGGO AMPELGADING.

6. KEMIRI JABUNG.

7. POS NGADAS PONCOKUSUMO.

8. JAMBUWER KROMENGAN.

9. KALIREJO KALIPARE.

10. POS PENYEKATAN SUMBEROTO DONOMULYO.

11. POS OBSERVASI STASIUN KA LAWANG.

12. POS OBSERVASI STASIUN KA SINGOSARI.

13. POS OBSERVASI STASIUN KA KEPANJEN.

14. POS OBSERVASI STASIUN KA SUMBERPUCUNG.

15. POS OBSERVASI BANDARA ABD SALEH PAKIS.

16. POS OBSERVASI TERMINAL LANDUNGSARI DAU.

17. POS OBSERVASI TERMINAL DAMPIT.

Pos Penutupan Jalan Masuk Di Kota Batu Untuk PPKM Darurat Malang Raya.

1.POS PENDEM.

2.POS GARUDA TULUNGREJO

3.POS PANDANREJO

4.POS KASEMBON

5.POS NGANTANG (dari arah Blitar).

Pos Penutupan Jalan Masuk Di Kota Malang Untuk PPKM Darurat Malang Raya.

1.Penutupan jalan di Perempatan Karanglo, yakni akses jalan tapal batas Arjosari, yang menuju ke arah Kota Malang. Letaknya di utara.

2. Jalan Raya Tlogomas yaitu depan Terminal Landungsari. Yaitu di Kecamatan Lowokwaru, berbatasan dengan Dau Kabupaten Malang. Letaknya di barat.

3.Simpang Tiga Kacuk Barat. Yakni di Kecamatan Sukun, berbatasan dengan Pakisaji Kabupaten Malang. Letaknya di selatan.

Meski demikian, masyarakat yang bekerja di sektor esensial dan harus melintas antar daerah tetap bisa melewati pos penyekatan.

Tetapi, ada sejumlah syarat yang harus terpenuhi agar pengendara bisa melintas. Syarat ini seragam berlaku di semua pos penutupan jalan masuk di Malang Raya. Sesuai dengan Inmendagri 2021 tentang PPKM Darurat.

Berikut Syarat Lengkap Melewati Pos Penyekatan Dan Penutupan Jalan Masuk Di Malang Raya Saat PPKM Darurat.
1.Surat Vaksin.

“Syarat pertama adalah wajib menunjukkan bukti sudah ikut suntik vaksin, minimal vaksinasi dosis pertama,” terang Yoppy.

2.Surat hasil Rapid Tes Antigen H-1 dan Swab tes PCR H-2

“Sedangkan syarat kedua, wajib menunjukkan hasil rapid tes antigen H-1 atau swab tes PCR H-2,” tandas Yoppy.

3.Surat keterangan kerja dari instansi atau perusahaan.

“Lalu syarat ketiga, wajib menunjukkan surat keterangan kerja,” akhirnya.(carep-04/yds)

COVID-19

Isoter Pandanwangi Dinonaktifkan, Nihil yang Dirawat

Diterbitkan

,

Oleh

Firmansyah
Isoter Pandanwangi Dinonaktifkan, Nihil yang Dirawat
Isolasi Terpusat (Isoter) Pandanwangi yang berada di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sudah dinonaktifkan. (foto istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Isolasi Terpusat (Isoter) Pandanwangi yang berada di Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) sudah dinonaktifkan.

“Sudah satu bulan setengah lewat, tidak ada yang dirawat disana (SKB Pandanwangi),” ujar Kepala Dinas Kesehatan, Kota Malang, Kamis (26/5/2022).

Dinonaktifkan isoter Pandanwangi ini dikarenakan melandai-nya kasus Covid-19 di Kota Malang.

“Sehingga perintah dari Wali Kota Malang itu dinonaktifkan,” ucapnya.

Sementara itu untuk Rumah Sakit (RS) Lapangan sampai sekarang masih tetap disiagakan.

Hal itu dilakukan untuk upaya antisipasi jika sewaktu-waktu ada pasien Covid-19 yang memerlukan tempat isolasi.

“Kalau untuk RS Lapangan masih dibuka,” kata Husnul.

Terpisah, Kepala RSL Ijen Boulevard dr Heri Sutanto, membenarkan jika RS Lapangan sampai saat ini masih tetap beroperasi.

“Jadi, sejak 17 April sudah nol pasien. Meski begitu, RS Lapangan tetap beroperasi dan menerima pasien,” ujarnya.

“Selama masih ada pandemi Covid-19, maka penggunaan RS Lapangan masih akan terus berjalan,” pungkas Heri Sutanto.

Berdasarkan data yang didapat dari akun Twitter resmi Pemprov Jatim, pada Rabu (25/5) kemarin, di Kota Malang hanya ada satu penambahan kasus Covid-19 dan satu kesembuhan.

Sedangkan untuk kematian karena Covid-19 nihil. (carep01/fir)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Pamor Keris Polres Malang Masih Temukan Warga Tidak Patuh Prokes

Diterbitkan

,

Oleh

Carep-04
Pamor Keris Polres Malang Masih Temukan Warga Tidak Patuh Prokes
Iptu Taufik saat menegur warga dan memberikan masker gratis. (foto : Humas Polres Malang for Kabarmalang.com)

 

KABARMALANG.COM – Tim Patroli Motor Penegak Protokol Kesehatan di Masyarakat terus beraksi dalam menegakkan prokes di tengah masyarakat.

Kali ini tim yang berisikan personil gabungan dari semua stakeholder Forkopimda Kabupaten Malang tersebut menyasar tempat wisata yang ada di wilayah Kepanjen, Kabupaten Malang, Selasa (8/2).

“Kita masih menemui masyarakat yang tidak pakai masker di Taman Puspa, Kepanjen,” ucap Iptu Taufik selaku perwira pengendali (Padal) kegiatan kali ini.

Sedikitnya kurang lebih ada dua puluh orang yang kedapatan tidak mematuhi protokol kesehatan saat beraktivitas di tempat umum.

“Kita mengedepankan langkah preventif dan humanis. Dengan tujuan agar masyarakat sadar dan tidak kendor dalam menerapkan prokes,” tutur perwira polisi yang juga menjabat sebagai Kasihumas Polres Malang ini.

Dia menyebutkan, dalam menghadapi penyebaran virus Covid-19 varian Omicron, pemerintah Kabupaten Malang telah berkomitmen untuk melangkah lebih awal dalam pencegahan.

“Bapak Kapolres bersama Forkopimda Kabupaten Malang telah berkomitmen untuk menjaga dan mengendalikan penyelenggaraan virus Omicron ini secara bersama-sama,” jelas Taufik.

Taufik berharap agar masyarakat tidak lengah. “Walau sudah melaksanakan vaksinasi, mari kita tetap melaksanakan prokes secara baik dan benar,” tandasnya.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

COVID-19

Ngaku Positif Covid-19, Pasutri Ini Malah Wisata Di Malang

Diterbitkan

,

Oleh

Carep-04
Ngaku Positif Covid-19, Pasutri Ini Malah Wisata Di Malang
Postingan pasutri yang mengaku positif covid-19 tetapi malah jalan-jalan di Lai Lai Jalan Semeru, dan berwisata di sejumlah obyek wisata Malang. (foto : ist)

 

KABARMALANG.COM – Pasangan suami istri yang mengaku positif covid-19 viral karena mengunggah postingan sedang berjalan-jalan di Lai Lai, Jalan Semeru Kota Malang.

Pada 27 Januari 2022 lalu, RFA dan AW mengunggah informasi bahwa mereka batal ke Bali lewat Facebook.

Mereka batal berlibur ke pulau dewata karena positif covid-19. Tetapi bukannya langsung isolasi, mereka malah jalan-jalan di Kota Malang.

Salah satunya, mereka jalan jalan di dalam Lai Lai Jalan Semeru.

“Batal ke Bali karena mau menyeberang feri Ketapang Gili malah positif covid-19. Akhirnya keliling Batu-Malang dan sekitarnya,” kicau mereka dalam akun bernama Adrian.

Dia juga mengaku merasakan semua gejala covid-19, tetapi tetap mengaku terus jalan-jalan.

Sejumlah netizen di media sosial pun mengutuki kedua pasangan itu. Netizen juga menautkan unggahan ini kepada akun media sosial Pemkot Malang.

Pasangan RF dan AW yang mengaku positif covid-19 tetapi jalan-jalan di Lai Lai. (foto : ist)

Pemkot Malang bergerak cepat melakukan tes usap terhadap seluruh karyawan Lai Lai di Jalan Semeru, Senin (7/2).

Hal ini merespon cuitan viral wisatawan berstatus positif Covid-19.

Wali Kota Malang Sutiaji mengemukakan, pihaknya menemukan sejumlah catatan dari pengelola.

Yaitu terkait kondisi protokol kesehatan (prokes) di supermarket tersebut dan telah melakukan tindak lanjut.

“Tadi kita temukan aplikasi PeduliLindungi tidak terpakai. Sehingga saya minta berita acara pemeriksaan (BAP) oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP),” jelasnya.

Kabar Lainnya : Suami Gergaji Istri, Tewas Setelah Lompat Dari Atap Rumah.

“Untuk swab sudah kami lakukan, dari 30 sampel ada satu yang positif. Berikutnya kami tracing bersama puskesmas terkait,” ungkap Sutiaji.

Atas beberapa temuan tersebut, Satpol PP Kota Malang langsung memasang segel penutupan sementara.

Lai Lai tutup terhitung mulai 7-21 Februari 2022 demi menghindari penularan lebih lanjut.

Akibat pasutri yang ngaku positif covid-19, Lai Lai Jalan Semeru disegel Pemkot Malang. (foto : ist)

Pemkot Malang meminta Lai Lai memperbaiki pengelolaan protokol kesehatan selama masa tutup itu.

Sutiaji menambahkan, temuan hari ini seyogyanya menjadi pengingat bersama.

Masyarakat dan para pengelola tempat usaha harus disiplin menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan prokes lainnya.

“Saya mengimbau kepada semua pengunjung yang sempat berbelanja di sini beberapa hari terakhir untuk aktif melakukan swab,” ujarnya.

“Bagi masyarakat luas saya mengimbau kesadarannya untuk menerapkan prokes. Juga bagi dunia usaha agar ekonomi sama-sama bangkit tolonglah prokes kuatkan. Termasuk pakai aplikasi PeduliLindungi,” urai Sutiaji.

Terkait penanganan terhadap oknum yang mengaku berstatus positif Covid-19, Polresta Malang Kota sudah mengidentifikasi.

Polresta melakukan langkah pemanggilan kepada yang bersangkutan.(carep-04/yds)

Lanjutkan Membaca

Terpopuler

WeCreativez WhatsApp Support
Marketing Kabarmalang.Com