Pemerintahan
56 Orang Penghuni Ponpes Al-Muflihun LDII Mojolangu Positif Covid-19

KABARMALANG.COM – Sejumlah 56 orang penghuni Ponpes Al-Muflihun LDII Mojolangu Lowokwaru Kota Malang, positif covid-19.
Ini merupakan hasil tracing dua kali oleh Satgas Covid-19 setempat. Termasuk, hasil tracing dan swab yang terlaksana kemarin (28/6).
Mulanya, sebanyak 110 santri ponpes Al-Muflihun LDII menjalani swab test antigen. Mereka menjalani tes dalam pengawasan Satgas Covid-19 setempat.
Kabar Lainnya : Kapolsek Klojen Kota Malang, Kompol Nadzir Meninggal Positif Covid-19.
Senin (28/6) kemarin, gabungan dari Kelurahan, Puskesmas, Babinsa dan Babinkamtibmas mengawasi proses swab antigen untuk para santri ini.
Tes swab tergelar pukul 09.00 WIB di Ponpes Al-Muflihun. Yaitu di Jalan Sudimoro V nomor 2 Kelurahan Mojolangu Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.
Hadir dalam tes swab untuk santri, antara lain dr Camelia, Kapuskesmas Mojolangu, Lurah Mojolangu Bambang Mujiono.
Kemudian, Babinsa Mojolangu Serka Suprain dan Sertu Bambang dan Babinmas Mojolangu Aiptu Putu Yuda.
“Jumlah 113 orang, tetapi tidak bisa tes 3 orang. Yaitu terdiri dari 1 orang izin pulang ke Lampung, sementara yang dua anak-anak,” kata Babinsa Mojolangu, Serka Suprain, Selasa (29/6).
Kabar Lainnya : Diduga Karena Miras Oplosan, Tiga Warga Mojolangu Meninggal.
Dari hasil tes swab ini, Satgas Covid-19 menemukan bahwa warga Ponpes Al-Muflihun positif. “Hasil swab, ada 13 orang positif,” tandas Suprain.
Menurutnya, semua yang positif sudah mendapatkan penanganan pondok. “Mereka langsung isolasi mandiri di dalam pondok,” ringkasnya.
Dengan bertambahnya santri positif ini, sekarang jumlah positif covid-19 di sana bertambah. Ponpes Al-Muflihun (LDII) kini harus mengisolasi mandiri sejumlah 56 orang penghuni.
Kabar Lainnya : Kecelakaan Di Sumberpucung Malang, Satu Mobil Tertabrak Kereta Api.
Sebelum ini, Satgas Covid-19 sudah menemukan 43 santri positif. Namun, semuanya Orang Tanpa Gejala.
“Kami masih melaksanakan testing, tracing dan treatment terhadap santri dan pengasuh penghuni Pondok,” ujarnya.
Kedua, Satgas Covid-19 juga melaksanakan penyemprotan disinfektan di area Ponpes Al Muflihun secara rutin.
“Ketiga, kami menghimbau kepada Pengasuh Ponpes Al-Muflihun, agar selalu menerapkan disiplin prokes,” ringkasnya.
Kabar Lainnya : Update SMKN 10 Malang, Kejaksaan Tahan Tersangka Baru Wakasapras.
Kemudian, Satgas Covid-19Â memberikan obat-obatan dan vitamin kepada santri. Baik yang terpapar/positif maupun yang negatif.
Satgas selanjutnya memisahkan tempat/ruangan isolasi antara santri yang positif dengan yang negatif.
“Kami juga melakukan pengawasan dan pembatasan penghuni dan tamu pondok keluar masuk pondok secara ketat,” akhirnya.(carep-04/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























