Pemerintahan
Catatan Karir Musisi Nusantara Pecinta Alam Terpanjang Di Balaikota

KABARMALANG.COM – Kolaborasi Pemkot Malang dan Museum Musik Indonesia bersama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang bergulir.
Kolaborasi ini mengusung tema hari Lingkungan Hidup. Sehingga, MMI menampilkan musisi musisi Indonesia yang getol menyuarakan pesan pesan alam dan lingkungan.
“Di antaranya Ully Sigar Rusadi, Gombloh, The Rollies, Iwan Fals, The Gembells, Rita Ruby Hartland, Koes Plus, Frankie and Jane, Deddy Stanzah dan Tina Silvana yang arek Malang,”kata Hengki Herwanto, Ketua MMI Kota Malang, Sabtu (12/6).
Berpusat di lobi Balaikota Malang, seperti putaran putaran sebelumnya, menampilkan catatan perjalanan musisi tanah air menyesuaikan tema.
Wali Kota Malang Sutiaji merespon positif dan mewadahi semangat ini. Dia sekaligus memberi penajaman bahwa lobi bak etalase gedung balaikota.
Banyak kunjungan di Balaikota Malang. Sehingga pameran ini bisa menjadi wahana dan duta infografis maupun informasi tentang ragam isu.
“Dan ini menurut saya bagus, mengawinkan antara literasi musisi nusantara dengan isu isu kekinian, “ujar Sutiaji.
Inilah Potret Musisi Dalam Kolaborasi Pemkot Malang dan MMI
ULLY SIGAR RUSADY
Rulany Indra Gartika Wirahaditenaya adalah nama asli dari musisi dan aktivis lingkungan hidup kelahiran Garut, 4 Januari 1952. Sebuah lagu ciptaannya berjudul Harmoni Kehidupan juga terpilih menjadi Duta Indonesia ke Festival Pop Singer di Jepang tahun 1978.
IWAN FALS
Virgiawan Listanto lahir di Jakarta 3 September 1961, terkenal dengan nama panggungnya Iwan Fals adalah seorang penyanyi, musisi, pencipta lagu, dan kritikus yang menjadi salah satu legenda di Indonesia.
TINA SILVANA
Tina Silvana adalah penyanyi asal kota Malang yang bersuara khas dan unik. Debutnya mencuat setelah melahirkan album pertamanya berjudul “Di Bukit Panderman” (sebuah bukit yang elok di kaki Gunung Kawi Kota Batu) oleh Duba Record. Namun sayang setelah album perdana tersebut kemudian menghilang dan dia sekarang berdomisili di Kota Rennes –Perancis.
THE ROLLIES
The Rollies adalah sebuah grup musik jazz rock, pop, soul funk asal Bandung yang terbentuk pada tahun 1967. Sebagai musisi, The Rollies juga berhasil menorehkan tinta emas saat lagu Kemarau menerima penghargaan Kalpataru di tahun 1979.
RITTA RUBBY HARTLAND
Ritta Rubby Hartland adalah seorang penyanyi country Indonesia yang terkenal di era 80-an. Lahir di Bandung, 13 April 1960. Sudah banyak albumnya, antara lain: Kepada Alam dan Penciptanya, Suara Kecil Dari Panti Asuhan, Nyanyian Sawah, dan masih banyak lagi yang semua lagu-lagu dan liriknya bertemakan tentang alam, sosial dan lingkungan hidup.
KOES PLUS
Band legendaries Koes Plus telah membuat sebuah danau bernama Kolam Susuk semakin terkenal melalui sebuah lagu. Kolam Susu, atau aslinya bernama Kolam Susuk benar-benar ada. Yakni di Belu, Nusa Tenggara Timur. Melihat keindahan yang alami dan keunikan kolam tersebut, salah satu personelnya Yon Koeswoyo terkesima. Semenjak itu, dia kemudian mengabadikan kolam tersebut dalam lagu berjudul “Kolam Susu”
GOMBLOH
Gombloh adalah pencipta lagu balada sejati. Berita Cuaca adalah album dari Gombloh bersama Lemon Tree’s Anno ’69. Album ini rilis dalam format kaset oleh Indra Record pada tahun 1982. Selain itu, lagu Lestari Alamku (Berita Cuaca) adalah sebuah maha karya dari almarhum Gombloh yang mengingatkan bahwa kita harus menjaga dan merawat kembali kelestarian alam di negeri tercinta kita ini.
THE GEMBELL’S
The Gembells merupakan grup musik asal Surabaya yang berdiri pada akhir 1960-an. Nama TheGembells merupakan akronim dari kata GemarBelajar. Mereka mulai merekam album pertama yang berjudul “Pahlawan yang Dilupakan” pada 1971.
Balada Kalimas sendiri direkam pada tahun 1972. Kalimas merupakan nama sungai yang melintas di tengah kota Surabaya. Sungai ini memiliki banyak fungsi bagi kehidupan masyarakat. Karya lagu-lagu The Gembells banyak yang bertema tentang kritik sosial, dan salah satu judul lagu Peristiwa Kaki Lima yang seraya terkena cekal pada saat itu.
FRANKY & JANE
Franky Hubert Sahilatua & Jean Mauren Sahilatua atau Franky & Jane, biarpun irama musik country sangat terasa dalam karya mereka, tetapi jiwa musik yang mereka bawakan mengandung atmosfer budaya indonesia.
Selanjutnya, kelebihan Franky & Jane terlihat pada penulisan lirik mereka yang naratif dengan tema pemujaan akan alam. Tema tentang alam ini bisa terdengar dari salah satu lagu mereka yang berjudul “Kepada Angin dan Burung Burung”.
Melalui lagu “Sepercik Air”, Deddy Stanzah mengucapkan salam bagi dunia. Begitu penggalan lirik lagu karya Iman A Bharata dalam album “10 Pencipta Lagu Remaja” yang dirilis Prambors dan menjadi hit tahun 1979. Deddy lalu diundang ke Malang oleh mahasiswa Fak. Hukum UB untuk manggung di GOR Pulosari Malang. Tahun 1973 dia tampil di GOR Tenun bersama The Rollies seperti terlihat dalam foto.(fir/yds)
Olahraga4 minggu yang laluJalan Sehat Desa Tirtomoyo Kabupaten Malang Berlangsung Meriah Dihadiri Ratusan Warga
Serba Serbi4 minggu yang laluBakti Sosial Peduli Veteran Malang Raya 2026 Sukses Dikelola Berkat Sinergi Donatur
Pemerintahan4 minggu yang laluDinsos P3AP2KB Kota Malang Catat Tren Kasus KDRT Tembus 121 Kasus Hingga Agustus 2026
Serba Serbi3 minggu yang laluSusu Formula AceKid Perluas Jangkauan Pasar Surabaya Lewat Ajang WILBEX 2026
Pemerintahan3 minggu yang laluGandeng Masyarakat Gencarkan Gempur Rokok Ilegal
Peristiwa3 minggu yang laluBapanas dan Satgas Pangan Polres Malang Pantau Stok Beras SPHP Pasar Kepanjen
Peristiwa3 minggu yang laluBeredar Isu Kota Malang Sepakat Hentikan MBG, Wakil Ketua DPRD Tegaskan Isu Tidak Benar
Peristiwa2 minggu yang laluSatreskrim Polres Malang Raih Dua Penghargaan Polda Jatim Berkat Ungkap 3C dan Selesaikan 957 Perkara






























