Connect with us

Pemerintahan

Hari Lahir Pancasila Diperingati Forpimda Kota Malang Secara Virtual

Diterbitkan

,

Hari Lahir Pancasila Diperingati Forpimda Kota Malang Secara Virtual
Forpimda Kota Malang saat upacara hari lahir pancasila di NCC Balaikota Malang. (Foto : Istimewa)

 

KABARMALANG.COM – Memperingati Hari Lahir Pancasila, Forkopimda Kota Malang mengikuti upacara secara virtual.

Upacara Hari Lahir Pancasila terselenggara secara online bersama Presiden RI Joko Widodo. Kegiatan tersebut tergelar di NCC Balaikota Malang. Selasa (1/6).

Peringatan lahirnya Pancasila tahun ini mengangkat tema Pancasila Dalam Tindakan Bersatu untuk Indonesia tangguh.

Turut hadir acara tersebut Wali Kota Malang Sutiaji, Kapolresta Malang Kota Kombes Pol Dr. Leonardus Simarmata.

Kemudian, Dandim 0833/Kota Malang Letkol Arm Ferdian Primadhona, Wawali Sofyan Edi Jarwoko.

Selanjutnya, Pj. Sekretaris Daerah Kota malang Hadi Santoso, Kajari Kota Malang Andi Darmawangsa, Bakesbangpol Rinawati serta OPD Kota Malang.

Dalam upacara virtual tersebut, Jokowi menyampaikan Peringatan hari lahir Pancasila di setiap tanggal 1 Juni harus benar-benar bermanfaat bagi keteguhan Pancasila.

“(Terutama) untuk mengokohkan nilai-nilai Pancasila dalam bermasyarakat dalam berbangsa dan dalam bernegara. Walaupun Pancasila telah menyatu dalam kehidupan kita,” tegas Jokowi.

Tantangan Pancasila tidaklah semakin ringan. Globalisasi dan interaksi antar belahan dunia tidak serta merta meningkatkan kesamaan pandangan dan kebersamaan.

“Yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi. Termasuk rivalitas antara pandangan, rivalitas antara nilai-nilai. Rivalitas antar ideologi – ideologi transnasional cenderung semakin meningkat,” ujarnya.

Kabar Lainnya : Pancasila Sebagai Landasan Dasar Negara.

Ideologi transnasional telah memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara. Berbagai strategi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi.

Teknologi juga telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog dalam berinteraksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara.

Ketika konektivitas melanda dunia maka interaksi antar dunia juga akan semakin mudah dan cepat. Kemudian ideologi – ideologi transnasional radikal akan merambah ke seluruh pelosok Indonesia dan seluruh kalangan serta usia.

Ideologi non Pancasila ini tidak mengenal lokasi dan waktu. Kecepatan ekspansi ideologi transnasional radikal juga bisa melampaui standar normal ketika memanfaatkan disrupsi teknologi ini.

Menghadapi semua ini perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dengan cara-cara biasa. Jokowi menilai perlu ada cara-cara baru yang luar biasa memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Terutama revolusi industri 4.0 dan sekaligus Pancasila harus menjadi pondasi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi Indonesia.

“Saya mengajak seluruh aparat pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat para pendidik, kaum profesional, generasi muda Indonesia dan seluruh rakyat Indonesia untuk bersatu padu,” ringkasnya.

“Dan bergerak aktif memperkokoh nilai-nilai Pancasila dalam mewujudkan Indonesia maju yang kita cita-citakan,” tambah Jokowi.

“Selamat memperingati hari lahir Pancasila. Selamat membumikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara,” akhirnya.(carep-04/yds)

Iklan

Terpopuler