Connect with us

Kabar Batu

Desa Gunungsari Terima Predikat Desa Damai Dari Wahid Foundation

Diterbitkan

,

Desa Gunungsari Terima Predikat Desa Damai Dari Wahid Foundation
Dewanti Rumpoko Wali Kota Batu saat menandatangani plakat predikat Desa Gunungsari Bumiaji sebagai desa damai. (Foto : Diskominfo Kota Batu)

 

KABARMALANG.COM – Desa Gunungsari terima predikat sebagai Desa Damai Gunungsari dari Wahid Foundation. Deklarasi itu terlaksana Senin (31/5) di Pendopo Kecamatan Bumiaji.

Desa Gunungsari merupakan desa kedua di Kota Batu setelah Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, Kota Batu, yang terima predikat sebagai desa damai.

Format deklarasi sendiri mengusung tajuk “Merangkul Perbedaan, Mewujudkan Perdamaian”. Wahid Foundation bekerjasama dengan UN Women dan BNPT menyelenggarakan acara ini.

Mujtaba Hamdi, Direktur Eksekutif Wahid Foundation, menjelaskan, bahwa program desa damai ini berdasar dari ucapan Gus Dur tentang 3 lapis persaudaraan.

“Persaudaraan yang kita bangun ada tiga lapis. Persaudaraan berdasarkan Ukhuwah Islamiyah, Ukhuwah Wathoniah, persaudaraan kebangsaan dan Ukhuwah Kadariah, yaitu persaudaraan universal sesama manusia,“ kata Mujtaba Hamdi.

Kabar Lainnya : Dusun Brau Gunungsari Surganya Susu Sapi.

Mujtaba Hamdi kemudian menjelaskan ada penanaman nilai-nilai dalam proses pembinaan Desa Damai Gunungsari.

Misalnya nilai perdamaian, 9 nilai Gus Dur, peran perempuan dalam pembangunan perdamaian, dan anti radikalisme.

Sementara itu, Mohammad Zein Alkhalis Nasution, Direktur Kerjasama Regional dan Multilateral Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), mengamini.

Deklarasi ini menjadi momentum yang tepat berhubungan dengan merebaknya intoleransi yang telah menyusup di masyarakat. Terutama di kalangan rentan yakni perempuan.

“Kita melihat, peran perempuan dalam kegiatan ekstrimisme dan terorisme semakin menonjol dan menjadi terang-terangan,” katanya.

Kegiatan berlanjut dengan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Batu, Kades Gunungsari, Kader Desa Gunungsari, dan Direktur Eksekutif Wahid Foundation.

Menutup acara, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko mengatakan bahwa 95 persen masyarakat adalah muslim.

“Kami tetap bisa hidup dengan damai, bahkan acara keagamaan kami saling membantu satu dengan yang lain. Dalam hal sosial kemasyarakatan, tidak ada batasan,” kata Wali Kota.

Wali Kota Batu juga berharap program desa damai bisa tersebar di semua desa yang ada di Kota Batu.

“Semoga kita selalu dalam lindungan Tuhan, dan semakin sejahtera,” pungkasnya.(fir/yds)

Iklan

Terpopuler